PENGARUH PEMBELAJARAN DIFERENSIASI BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI MATERI BANGUN DATAR BERBASIS BUDAYA MELAYU TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II DI SD NEGERI 1 TELUK BELITUNG
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran diferensiasi berbantuan media video animasi materi bangun datar berbasis budaya melayu terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen. Sampel penelitian ini adalah dua kelas dari kelas II. Kelas-kelas tersebut dibagi menjadi dua kelompok yang berbeda. Salah satu kelas tersebut adalah kelompok eksperimen dan yang lainnya adalah kelompok kontrol. Peneliti melakukan pembelajaran diferensiasi berbantuan media video animasi materi bangun datar berbasis budaya melayu untuk kelompok eksperimen sedangkan peneliti melakukan pembelajaran konvensional untuk kelompok kontrol. Pengetahuan siswa tentang materi bangun datar diukur dengan menggunakan soal tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis dengan Perhitungan uji-t dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS Statistik 20. Dengan rumus Analyze-Compare Means Independent T-test. Hasil uji-t dilihat pada kolom t-test for equaly of means jika sig (2-tailed) < 0,05 maka ha dan h0 ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran diferensiasi berbantuan media video animasi materi bangun datar berbasis budaya melayu terhadap hasil belajar siswa.
References
Aisyah Nindy, J. A., & Alpusari, M. (2022). Pengembangan Video Animasi Materi Bangun Datar Berbasis Budaya Melayu Di Sekolah Dasar. Indonesian Journal of Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics Education, 1 (1) : 45-60.
Apriansyah, M. R. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Video Berbasis Animasi Mata Kuliah Ilmu Bahan Bangunan di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. JurnalPensil, 9(1), 9–18. https://Doi.Org/10.21009/Jpensil.V9i1.12905
Fauzi, K. M. A., Dirgeyase, I. W., & Priyatno, A. (2019). Building Learning Path of Mathematical Creative Thinking of Junior Students on Geometry Topics by Implementing Metacognitive Approach. International Education Studies, 12(2), 57.
Herwina, W. (2021). Optimalisasi Kebutuhan Siswa dan Hasil Belajar dengan Pembelajaran Berdiferensiasi. Perspektif Ilmu Pendidikan. 35 (2), 176 Kurniaman, O., & Noviana, E. (2017). Penerapan Kurikulum 2013 dalamMeningkatkan Keterampilan, Sikap, dan Pengetahuan. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(2), 389
Muhassanah, N., Sujadi, I., & Riyadi. (2014). Analisis Keterampilan Geometri Siswa Dalam Memecahkan Masalah Geometri Berdasarkan Tingkat Berpikir Van Hiele. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 2(1), 54– 66.
Nurhasanah, F., Kusumah, Y. S., & Sabandar, J. (2017). Concept of Triangle: Examples of Mathematical Abstraction in Two Different Contexts. International Journal on Emerging Mathematics Education, 1(1), 53.
Permatasari, I. S., Hendracipta, N., & Pamungkas, A. S. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Hands Move dengan Konteks Lingkungan Pada Mapel IPS. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 6(1), 34–48. https://Doi.Org/10.24042/Terampil.V6i1.4100
Ranang, d. (2010). Jakarta: PT. Indeks. Animasi Kartun dan Analog Sampai Digital.
Widayanti, L. (2014). Peningkatan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa dengan Metode Problem Based Learning pada Siswa Kelas VIIA MTs Negeri Donomulyo Kulon Progo Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Fisika Indonesia, 17(49).











