ANALISIS FASILITAS BELAJAR SISWA DI SD MIT FATHRIZK PEKANBARU
Penelitian Deskriptif
Abstract
This qualitative study analyzed the condition of learning facilities at MIT Fathrizk Elementary School, Pekanbaru, through observation, interviews, and documentation. Results showed that most facilities, such as classrooms, the library, and the sports area, were adequate, with good lighting and ventilation. However, limitations were found in digital teaching aids, the school's health and safety room being integrated with the administration, and the less-than-ideal toilet ratio. Good facilities have been shown to increase learning motivation, while deficiencies hinder learning effectiveness. It was concluded that the school needs to improve learning technology and the quality of supporting facilities. Recommendations include the development of learning media and regular evaluation of facilities.
References
Ayu Novitasari, Syarifuddin Sida, M. M. (2022). Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS di UPTD SDN Wilayah I Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros. EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 8(2), 224–234. https://doi.org/10.30596/edutech.v8i2.11409
Azwar, A. (2001). Pengantar administrasi kesehatan. Binarupa Aksara.
Damanik, B. E. (2019). Pengaruh Fasilitas Dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar. Publikasi Pendidikan, 9(1), 46. https://doi.org/10.26858/publikan.v9i1.7739
Danim, Sudarwan. (2010). Manajemen dan kepemimpinan transformasional kekepalasekolahan. Rineka Cipta.
Departemen Kesehatan RI. (2004). Pedoman penyelenggaraan usaha kesehatan sekolah (UKS). Depkes RI.
Earthman, G. I. (2002). School Facility Conditions and Student Academic Achievement. UCLA’s Institute for Democracy, Education, & Access University, 2002(October), 1–18. http://escholarship.org/uc/item/5sw56439
Herawati, N., Negeri, S., Raja, T., Kunci, K., dan Prasarana Pendidikan, S., & Dasar, S. (2020). Analisis Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 20 Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4 No.2(19), 1684–1690.
Khairunisa, R. (2020). Pengaruh Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V Di Sdn 001 Samarinda Utara. Pendas Mahakam: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 146–151. https://doi.org/10.24903/pm.v4i2.404
Lutan, R. (2001). Manajemen pendidikan jasmani dan olahraga. Direktorat Jenderal Olahraga.
Mulyasa, E. (2007). Menjadi Guru Profesional. Remaja Rosdakarya.
Prastowo, A. (2012). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Rahmananda, S. S., Arief, M., Yulianti, L., & Indonesia, U. P. (2024). Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh ( Studi Persepsional pada Mahasiswa Pendidikan Akuntansi UPI ). 3(1), 67–78.
Rosmalah, Nurdin, M., & Abdul Salam, A. (2022). Hubungan Ketersediaan Sarana dan Prasarana di Sekolah dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas V SD. Jppsd, 1(3), 311–318.
Saputra, P. A., & Yanuarita, P. (2017). Hubungan Fasilitas Belajar Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Ips Siswa Kelas V. Joyful Learning Journal, 6(1), 37–44.
Sedarmayanti. (2001). Sumber daya manusia dan produktivitas kerja. Mandar Maju.
Suyanto, S. (2003). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Departemen Pendidikan Nasional.
Yunus, R. S. A., Djafar, F., Pratiwi, W., Fitk, P., Sultan, I., Gorontalo, A., Iain, F., Amai, S., Fitk, P., Sultan, I., & Gorontalo, A. (2021). Pengaruh Fasilitas Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Siswa, . 2(2), 123–138.











