HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI PENERIMA DAN PENGEMBANG ILMU PENGETAHUAN

  • Fadhilah Universitas Negeri Padang
  • Yeni Erita
  • Desyandri
Keywords: Hakikat, Manusia, Ilmu Pengetahuan

Abstract

Manusia sejak dilahirkan ke dunia ini, mereka harus mengembangkan pengetahuan mereka. Pengetahuan ini dapat dikembangkan dengan menggunakan bahasa dan keterampilan berpikir yang dapat mentransfer pengetahuan. Manusia memiliki banyak karakteristik, seperti kemampuan menyerap dan mengembangkan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat manusia sebagai penerima dan pengembang informasi. Manusia adalah makhluk Tuhan yang diberi kesempatan untuk berusaha dan berkarya di dunia agar kelak kembali kepada Tuhan. Manusia terdiri dari dua unsur, fisik dan psikis. Kedua unsur tersebut memiliki potensi masing-masing yang saling melengkapi untuk memperkuat fitrah manusia sebagai hamba dan khalifah Tuhan di muka bumi. Menurut Al-Qur'an, fitrah manusia adalah bahwa manusia terdiri dari unsur fisik, intelektual dan spiritual. Sedangkan Sifat manusia adalah hamba dan khalifah Allah di muka bumi, yang terdiri dari tiga unsur yaitu:unsur jasmani, unsur intelektual dan unsur rohani. Orang memikirkan hal-hal baru karena mereka tidak hanya hidup untuk bertahan hidup, mereka hidup untuk lebih baik. Artinya manusia memiliki tujuan hidup yang lebih tinggi, sehingga manusia terus mengembangkan ilmu yang diterimanya, untuk menjadi makhluk lain yang berbeda. Ilmu Pengetahuan berasal dari berbagai sumber yaitu pengalaman, akal, lembaga pendidikan, wahyu dari Tuhan melalui para nabi. Untuk itu, manusia harus mencari ilmu.

Metrics

Metrics Loading ...

References

Abidin, Zainal. 2009. Filsafat Manusia: Memahami Manusia Melalui Filsafat. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Abdullah, D. (2017). KONSEP MANUSIA DALAM AL- QUR’AN (Telaah Kritis tentang Makna dan Eksistensi). 6(2), 331–344.
Amin, M. (2021). Manusia Dalam Pandangan Islam. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 1(2), 64–85. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/tadzkiyyah/article/view/1498
Anugrah, M. N., & Radiana, U. (2022). Filsafat Rasionalisme Sebagai Dasar Ilmu Pengetahuan. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(3), 182–187
Bakhtiar, Amsal. 2012. Filsafat Ilmu. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Jalaluddin. 2011. Filsafat Pendidikan Islam: Telaah Sejarah dan Pemikirannya. Jakarta: Kalam Mulia.
Ramayulis, Samsul Nizar. 2011. Filsafat Pendidikan Islam: Telaah Sistem Pendidikan dan Pemikiran para Tokohnya. Jakarta: Kalam Mulia.
Suriasumantri, Jujun S. 2009. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sianar Harapan.
Syaikh Abu Bakar..Kifayat Al-Atqiya. Ma’had Al Islami as Salafi
Tim Penyusun.(2001). Buku Teks Pendidikan Agama Islam Pada Perguruan Tinggi Umum.Malang:Depag RI
Widyawati, S. (2018). Filsafat ilmu (1st ed.). Surakarta : ISI PRESS
Published
2023-01-08
How to Cite
Fadhilah, Yeni Erita, & Desyandri. (2023). HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI PENERIMA DAN PENGEMBANG ILMU PENGETAHUAN. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2), 2482 - 2490. https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i2.563

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>