KETEPATAN IDENTIFIKASI KESULITAN PESERTA DIDIK DAN ANALISIS RANCANGAN BIMBINGAN EFEKTIF DI SEKOLAH
Abstract
This study highlights the importance of accuracy in identifying students’ learning difficulties and designing effective guidance services in schools. Findings reveal that internal factors such as low motivation, academic anxiety, and cognitive differences, along with external factors including family support, teaching methods, and limited school facilities, significantly contribute to academic barriers. Accurate diagnosis of learning difficulties through observation, interviews, and diagnostic instruments enables interventions tailored to students’ needs. Furthermore, the analysis of guidance program design emphasizes that services based on students’ actual needs can enhance motivation, foster positive character development, and strengthen social skills. These findings underline the necessity of a holistic approach and supportive educational systems to optimize students’ academic potential and personal growth
References
Aminudin. (2024). Peran strategis bimbingan konseling dalam pembentukan karakter positif siswa. Jurnal Konseling Pendidikan, 12(2), 145–158.
Aminudin, D. (2024). Pentingnya membangun karakter positif peserta didik melalui bimbingan dan konseling. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 325–334.
Azima, R., Kustanti, M., Amelia, R., & Gusmirawati. (2025). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar peserta didik tingkat sekolah dasar. Variable Research Journal, 7(1), 45–56.
Azima, R., Pratama, D., & Lestari, M. (2025). Metode pembelajaran adaptif untuk mengatasi kesulitan belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 15(1), 33–47.
Hidayat, A., Rahmawati, S., & Nugroho, T. (2025). Faktor psikologis dalam keberhasilan belajar siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 18(3), 201–215.
Hidayat, H., Firdaus, A., Anas, R., Pratiwi, R., & Rahmadhani, S. (2025). Menguak tirai kesulitan belajar dalam strategi diagnosis dan intervensi. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(2), 112–124.
Nanda, F., & Handayani, R. (2025). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap kesulitan belajar siswa. Jurnal Pendidikan Anak dan Remaja, 10(1), 55–70.
Nanda, R. D., & Handayani, D. (2025). Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar peserta didik. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(3), 233–244.
Purnomo, A., Huda, M. A., Agnesti, S. A. D., & Fathoni, T. (2025). Mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan peserta didik sebagai solusi bimbingan konseling di sekolah. AL-MIKRAJ: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(2), 628–640.
Purnomo, B., Santoso, H., & Wijaya, L. (2025). Analisis kebutuhan peserta didik dalam rancangan bimbingan konseling di sekolah. Jurnal Konseling dan Psikologi, 14(2), 89–104.
Yuliana, D., & Sisno, M. (2024). Efektivitas layanan klasikal dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(4), 221–235.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suryosubroto, B. (2010). Manajemen pendidikan di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya dalam bidang pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Usman, H. (2013). Manajemen: Teori, praktik, dan riset pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Wahjosumidjo. (2011). Kepemimpinan kepala sekolah. Jakarta: RajaGrafindo Persada











