OPTIMALISASI PEMBELAJARAN BAGI PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ADHD) MELALUI PENDEKATAN INKLUSIF DAN ADAPTIF DI SEKOLAH DASAR
Abstract
translatorPeserta didik dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) sering mengalami hambatan dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah dasar, terutama pada lingkungan kelas yang kurang adaptif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pembelajaran bagi peserta didik ADHD melalui pendekatan inklusif dan adaptif. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel nasional dan internasional, terutama karya-karya Hermita (2021–2023) yang relevan dengan pembelajaran berdiferensiasi, project-based learning (PBL), STEM, serta pola pengajaran peserta didik berkebutuhan khusus. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran inklusif dan adaptif perlu melibatkan diferensiasi instruksi, media pembelajaran interaktif, aktivitas berbasis proyek, serta dukungan lingkungan sekolah yang kolaboratif. Implementasi strategi tersebut terbukti meningkatkan fokus belajar, partisipasi akademik, kemampuan kolaborasi, dan motivasi belajar siswa ADHD. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif tidak hanya bergantung pada kurikulum, tetapi juga pada kompetensi guru, desain pembelajaran adaptif, dan budaya sekolah yang suportif.
- Afrikaans
- Albanian - shqipe
- Arabic - العربية
- Armenian - Հայերէն
- Azerbaijani - azərbaycanca
- Basque - euskara
- Belarusian - беларуская
- Bengali - বাংলা
- Bulgarian - български
- Catalan - català
- Chinese - 中文(简体中文)
- Chinese - 中文 (繁體中文)
- Croatian - hrvatski
- Czech - čeština
- Danish - dansk
- Dutch - Nederlands
- English
- Esperanto - esperanto
- Estonian - eesti
- Filipino
- Finnish - suomi
- French - français
- Galician - galego
- Georgian - ქართული
- German - Deutsch
- Greek - Ελληνικά
- Gujarati - ગુજરાતી
- Haitian Creole - kreyòl ayisyen
- Hebrew - עברית
- Hindi - हिन्दी
- Hungarian - magyar
- Icelandic - íslenska
- Indonesian - Bahasa Indonesia
- Irish - Gaeilge
- Italian - italiano
- Japanese - 日本語
- Kannada - ಕನ್ನಡ
- Korean - 한국어
- Latin - Lingua Latina
- Latvian - latviešu
- Lithuanian - lietuvių
- Macedonian - македонски
- Malay - Bahasa Melayu
- Maltese - Malti
- Norwegian - norsk
- Persian - فارسی
- Polish - polski
- Portuguese - português
- Romanian - română
- Russian - русский
- Serbian - Српски
- Slovak - slovenčina
- Slovenian - slovenščina
- Spanish - español
- Swahili - Kiswahili
- Swedish - svenska
- Tamil - தமிழ்
- Telugu - తెలుగు
- Thai - ไทย
- Turkish - Türkçe
- Ukrainian - українська
- Urdu - اردو
- Vietnamese - Tiếng Việt
- Welsh - Cymraeg
- Yiddish - יידיש
References
Hermita, N. (202 1). Inovasi pembelajaran abad 21. Global Aksara Pers.
Hermita, N. (2023). Analisis pola pengajaran peserta didik berkebutuhan khusus di kelas V SDN 117 Pekanbaru.
Hermita, N. (2023). Eksperimen mobil bertenaga balon sebagai media pembelajaran interaktif dalam memahami konsep energi di SD.
Hermita, N. (2023). Implementasi pembelajaran berbasis masalah untuk mendorong berpikir kritis siswa pada materi metamorfosis.
Hermita, N. (2023). Mengenalkan energi angin melalui pembuatan kincir angin sederhana: Praktik pembelajaran IPAS berbasis PBL di kelas 3 SD 147 Pekanbaru.
Hermita, N. (2023). Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan pemahaman konsep perubahan wujud zat pada siswa kelas 4 SD 105 Pekanbaru.
Hermita, N. (2023). Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar.
Hermita, N. (2023). Penerapan pembelajaran berbasis PBL menggunakan video pembelajaran dalam memfasilitasi pemahaman konsep perubahan wujud zat siswa kelas 4 SD.
Hermita, N. (2023). Pengembangan LKPD STEM berbasis MIKiR materi periskop.
Hermita, N. (2023). Validation and testing of STEM project-based virtual learning modules to improve higher-level thinking skills.
Hermita, N. (2023). The effect of STEM autonomous learning city map application on students’ critical thinking skills.
Hermita, N., Erlisnawati, Alim, J. A., Putra, Z. H., Mahartika, I., & Sulistiyo, U. (2024). Hybrid learning, blended learning or face-to-face learning: Which one is more effective in remediating misconception? Quality Assurance in Education, 32(1), 64–78.
Wijaya, T. T., Hidayat, W., Hermita, N., Alim, J. A., & Talib, C. A. (2024). Exploring contributing factors to PISA 2022 mathematics achievement. Infinity Journal, 13(1), 139–156.











