PENDIDIKAN TRANSAKSIONAL SEBAGAI MODEL INTERAKSI: KAJIAN INTERDISIPLINER PENDIDIKAN DAN HUKUM
Abstract
This study aims to analyze transactional education as an interaction model between teachers and students from both pedagogical and juridical perspectives. Transactional education is understood as a reciprocal communication process that emphasizes active participation from both parties. The research method employed a qualitative approach with a case study in secondary schools, using observation, interviews, and documentation. The findings reveal that transactional education fosters a democratic learning atmosphere, enhances student motivation, and strengthens teacher-student relationships. Nevertheless, its implementation faces challenges such as differences in student characteristics and power dynamics within the classroom. From a juridical standpoint, transactional education has clear legal legitimacy through Law No. 20 of 2003 on the National Education System and Law No. 14 of 2005 on Teachers and Lecturers. These regulations affirm students’ rights to actively participate and teachers’ obligations to conduct professional and ethical teaching. Therefore, transactional education can be regarded as an interaction model that is pedagogically relevant and legally valid.
References
Arifin, Z. (2022). Manajemen kelas berbasis interaksi transaksional. Jurnal Pendidikan Humaniora, 7(2), 55–70.
Dewi, N. (2023). Demokratisasi pembelajaran melalui pendekatan transaksional. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(1), 77–89.
Hasanah, U. (2021). Hak-hak siswa dalam perspektif hukum pendidikan. Jurnal Hukum dan Kebijakan Publik, 5(3), 144–158.
Hidayat, A., Yusuf, M., & Laili, R. (2023). Motivasi belajar siswa dalam model interaksi transaksional. Jurnal Pendidikan Dasar, 18(3), 221–234.
Hidayati, R. (2023). Etika profesi guru dalam perspektif pendidikan transaksional. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 15(2), 112–124.
Kartika, S. (2022). Kode etik guru dan relevansinya dalam pembelajaran interaktif. Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(1), 45–59.
Nurhadi, A., Santoso, B., & Lestari, D. (2022). Transactional communication in classroom learning: A pedagogical approach. International Journal of Education Studies, 8(3), 210–225.
Prasetyo, B. (2022). Relasi kuasa dalam interaksi kelas: Kajian kritis pendidikan. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 11(2), 200–215.
Putri, M., Rahman, A., & Dewi, L. (2025). Digital ethics in transactional education: Challenges and opportunities. Jurnal Teknologi Pendidikan, 19(1), 33–47.
Rahmawati, D. (2024). Kajian interdisipliner pendidikan dan hukum dalam praktik pembelajaran. Jurnal Interdisipliner Pendidikan, 6(1), 33–49.
Ramadhan, F. (2024). Kesetaraan akses pendidikan dalam perspektif hukum pendidikan. Jurnal Hukum dan Pendidikan, 12(2), 88–101.
Siahaan, J., & Sihotang, M. (2021). Komunikasi transaksional dalam pembelajaran. Jurnal Psikologi Pendidikan, 13(2), 98–110.
Suryana, T. (2021). Hak peserta didik dalam regulasi pendidikan nasional. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 9(4), 301–315.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.











