PERAN DAN KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH PEMERINTAH KALIMANTAN TIMUR DALAM PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN: ANALISIS HUKUM ADMINISTRASI NEGARA
Abstract
Regional autonomy as regulated in Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government gives regional governments broad authority in administering educational affairs as a basic service. In East Kalimantan, geographic challenges, disparities between regions, and the distribution of educational resources demand adaptive and responsive policies. This research aims to analyze the role and policies of the East Kalimantan Regional Government in equalizing access to education through the perspective of State Administrative Law, by examining aspects of authority, discretion, general principles of good governance (AUPB), as well as monitoring and accountability mechanisms. The research method used is normative juridical with a statutory and conceptual approach. Data was obtained through literature study of regulations, regional policies, and educational planning documents. The analysis was carried out qualitatively to assess the suitability of regional policies with the principles of legality, effectiveness and administrative justice. The research results show that local governments have a strategic role in planning, budgeting and supervising secondary education services, including the construction of infrastructure, distribution of teachers and the provision of educational assistance. However, policy implementation still faces coordination obstacles, budget limitations, and disparities in remote areas. Therefore, it is necessary to strengthen governance based on transparency, public participation and continuous evaluation in order to realize equitable and sustainable access to education.
References
Asrul, Nurdin. (2013) Implementasi KebijakanPeraturan Daerah No.2 Tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis, Dan Pengamen di Kota Makassar. http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/6042.
Baro’ah, S. (2020). Kebijakan Merdeka Belajar Sebagai Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan. In Jurnal Tawadhu (Vol. 4, Issue 1).
Budiman, J., Irfan, M., & Malino, T. M. M. (n.d.). Implementasi Program Sekolah Penggerak (PSP) Tahun 2021 di SDN 23
Menyumbung Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. JPDP, 8(2), 87–104.
Suharjono, M. (2014, februari). Pembentukan Peraturan Daerah Yang Responsif Dalam Mendukung Otonomi Daerah, 10(19), 21-37.
Solihin, A., & Lesatri, N. A. (2010). Analisis Ketimpangan Fiskal di Indonesiaang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta: Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Sugiyono. (2014). Metedo Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Alfabeta, Ed.).
Suyanto dan Djihad Hisyam. (2000). Refleksi dan Reformasi Pendidikan di Indonesia Memasuki Milenium III. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.
Sibagariang, D., Sihotang, H., & Murniarti, E. (2021). Peran Guru Penggerak Dalam Pendidikan Merdeka Belajar Di Indonesia.
Sardjono, A., et al. (2022). Unmul Hebat, Kalimantan Timur Berdaulat, IKN Kuat: Kontribusi Pemikiran Universitas Mulawarman di Usia 60 Tahun. Mulawarman University Press.
Undang-Undang
Presiden Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretaris Negara Republik Indonesia.
Presiden Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik. Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Presiden Republik Indonesia. (2015). Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
Presiden Republik Indonesia. (2018). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Standar Pelayanan Minimal. Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Thoha, Miftah. (1991). Beberapa Aspek Kebijakan Birokrasi. Yogyakarta: Media Widya Mandala.
Thomas, H. (2010). Tinjauan daya inovasi pemerintah daerah dalam pelaksanaan desentralisasi di provinsi kalimatan timur. Jurnal Burneo Administrasi, 6(3), 2161-2174.
Wardana, D. P. (2016). Pengaruh pembangunan ekonomi terhadap pembangunan manusia di kalimantan timur. INOVASI, 12(2), 179-191.











