ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN SCAFFOLDING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: STUDI LITERATUR

  • Misa Febriana Universitas Jambi
  • Salsa Bila Putri Universitas Jambi
  • Aizya Flora Universitas Jambi
  • Helty Universitas Jambi
  • Liza Septa Wilyanti Universitas Jambi
Keywords: perancah, literasi, pembelajaran Bahasa Indonesia, ZPD, Kurikulum Merdeka, studi sastra sistematis

Abstract

Students' literacy skills in Indonesia remain a serious challenge, particularly in the Indonesian Language subject, with PISA 2022 placing Indonesia at a score of 359, well below the OECD average of 476. This systematic literature study aims to critically analyze scaffolding concepts, map prior research findings, formulate an implementation model, identify multidimensional impacts on literacy, and identify research gaps and pedagogical implications. Data were collected through searches on Google Scholar, SINTA, DOAJ, Garuda, Scopus, and ERIC using thematic keywords, yielding 112 initial sources that were then selected through a stepwise PRISMA-adapted protocol (deduplication, title-abstract screening, and full-text eligibility assessment) to 28 final sources (20 national, 8 international). Results indicate: (1) scaffolding is proven effective in enhancing reading, writing, critical, and digital literacy; (2) scaffolding effectiveness is contextual and depends on teacher TPACK competence; (3) scaffolding in the Indonesian context faces unique challenges of student ability heterogeneity and infrastructure limitations; (4) research gaps exist in long-term scaffolding studies, standardized measurement, and hybrid digital-conventional models. This study produces a novel six-stage conceptual implementation model synthesized from national and international literature, along with an optimal conditions framework and a future research agenda.

References

Abidin, Y. (2021). Pengembangan literasi dalam konteks pembelajaran. Refika Aditama.

Alibali, M. W., Nathan, M. J., Church, R. B., Wolfgram, M. S., Kim, S., & Knuth, E. J. (2021). Gesture and speech, what makes them so effective? A transfer-appropriate processing account. Journal of Educational Psychology, 113(4), 701–720. https://doi.org/10.1037/edu0000515

Anggraini, P., & Suryadi, A. (2024). Think aloud modeling sebagai scaffolding dalam pembelajaran membaca pemahaman di SMP. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(1), 45–58. https://doi.org/10.21009/JPBSI.v13i1

Cahyani, I., & Permata, R. D. (2023). Dampak scaffolding terhadap motivasi dan kepercayaan diri peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 892–904. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4832

Eriyanto. (2023). Analisis isi: Pengantar metodologi untuk penelitian ilmu komunikasi dan ilmu-ilmu sosial lainnya (Edisi revisi). Kencana Prenadamedia Group.

Fitriani, D., & Rahmawati, A. (2021). Zone of Proximal Development dan implikasinya dalam desain pembelajaran bahasa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(1), 12–22. https://doi.org/10.17977/um048v27i1p12

Hapsari, T., & Sari, N. A. (2022). Efektivitas strategi scaffolding dalam meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 22(1), 78–92. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v22i1.48760

Hartono, B., & Novitasari, E. (2022). Penerapan scaffolding terstruktur dalam pembelajaran menulis teks argumentasi di SMA Kota Yogyakarta. Litera: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 21(2), 215–230. https://doi.org/10.21831/ltr.v21i2.45390

Helty, H., Nazurty, N., & HSB, M. H. E. (2025). Analysis of communication patterns and teachers’ language politeness in improving basic literacy of students in senior high schools (SMA) in Jambi City. Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 21(1), 85–96. https://doi.org/10.32939/tarbawi.v21i1.4959

Hernawati, D., & Aziz, F. (2022). Scaffolding melalui teknik Questioning the Author untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa SMP. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(1), 34–48.

Kadir, M. A. (2022). Vygotsky dan relevansi ZPD dalam praktik pendidikan kontemporer. Jurnal Pedagogika dan Dinamika Pendidikan, 10(2), 155–168.

Kemendikbudristek. (2023). Panduan implementasi literasi dan numerasi dalam Kurikulum Merdeka. Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Kemendikbudristek RI.

Kim, M. C., & Hannafin, M. J. (2023). Scaffolding digital literacy skills in technology-enhanced learning environments: A systematic review. Educational Technology Research and Development, 71(2), 445–472. https://doi.org/10.1007/s11423-023-10188-5

Kusuma, A. F., & Lestari, P. (2023). Genre-based scaffolding dalam pembelajaran menulis teks di sekolah menengah: Sebuah kajian sistematis. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 1–16. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.2564

Mulyani, S., & Hidayat, R. (2023). Guiding questions sebagai scaffolding dalam analisis teks sastra: Studi pada peserta didik SMA. Jurnal Educative: Journal of Educational Studies, 8(1), 67–80.

Nugraha, D. A., & Pramuditha, K. (2024). Scaffolding berbasis diskusi untuk mengembangkan literasi kritis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan, 24(1), 112–126. https://doi.org/10.17509/jpp.v24i1.64231

Nurjanah, S., Rofi’i, A., & Sari, M. (2023). Implementasi scaffolding dalam meningkatkan kemampuan literasi peserta didik: Tinjauan sistematis. Jurnal Basicedu, 7(3), 1823–1835. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5409

Pratiwi, A., Dewi, R., & Astuti, S. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi peserta didik di Indonesia: Kajian komprehensif. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 8(4), 245–260.

Putri, H. E., & Wahyudi, A. (2022). Karakteristik scaffolding efektif dalam pembelajaran berbasis konstruktivisme. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(5), 6543–6553. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i5.3298

Rahayu, S., & Kurniawan, E. (2024). Indikator dan instrumen pengukuran kemampuan literasi membaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 14(1), 23–36.

Santoso, H., Purnama, D., & Yanti, N. (2023). Hard scaffolding dan soft scaffolding: Integrasi dan implementasinya dalam pembelajaran. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 7(2), 389–401.

Setiawan, R., & Maharani, A. (2024). Digital scaffolding dalam pembelajaran literasi Bahasa Indonesia: Peluang dan tantangan di era Society 5.0. Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(1), 58–74. https://doi.org/10.21009/jtp.v26i1.34512

Siregar, M. A., & Harahap, F. (2024). Implementasi scaffolding dalam kerangka Kurikulum Merdeka: Strategi dan rekomendasi praktis. Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesia, 3(1), 78–94.

van de Pol, J., Volman, M., Oort, F., & Beishuizen, J. (2016). The relation between the quality of adaptive teaching and differentiation in teacher–student interaction in small groups. Teaching and Teacher Education, 55, 215–225. https://doi.org/10.1016/j.tate.2015.12.006

Wahyuni, S., & Susanti, R. D. (2023). Pengembangan literasi multidimensi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 201–215.

Wulandari, B., Setyaningsih, E., & Kurniawan, M. (2024). Kemandirian belajar pasca-scaffolding: Studi pada peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 4(1), 35–50.

Zed, M. (2022). Metode penelitian kepustakaan (Edisi ketiga). Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Published
2026-07-23
How to Cite
Febriana, M., Bila Putri, S., Flora, A., Helty, & Septa Wilyanti, L. (2026). ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN SCAFFOLDING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: STUDI LITERATUR. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(03), 417 - 436. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i03.16425