ANALISIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR
Abstract
Character education based on Pancasila in elementary schools is an important foundation in shaping a generation with noble morals, integrity, and a strong sense of nationalism. This study aims to analyze the implementation of Pancasila values in learning at the elementary school level, specifically through the subject of Pancasila and Citizenship Education (PPKn). The research method uses a descriptive qualitative approach with observation, interviews, and documentation techniques with teachers and fifth-grade students at a public elementary school. The analysis results show that character education implementation is carried out through three main stages: planning, implementation, and evaluation. In the planning stage, teachers have integrated Pancasila values into the Lesson Plan (RPP), although it is still limited to normative aspects. The implementation stage is seen in learning activities that emphasize the values of mutual cooperation, discipline, and attitudes.
References
Artikel ini menggunakan 15 sumber referensi yang terdiri atas 13 artikel jurnal ilmiah terindeks SINTA dan 2 buku referensi. Seluruh artikel jurnal yang dikaji memiliki rentang tahun terbit 2020–2026, sehingga menjamin kebaruan dan relevansi informasi dengan kondisi terkini. Beberapa referensi kunci antara lain Nugraeni et al. (2024) dan Yulianti et al. (2025) yang membahas perencanaan dan evaluasi pendidikan karakter dalam pembelajaran Pancasila, serta Kinesti & R. D. A. (2025) yang mengkaji implementasi nilai religius dan mandiri di Madrasah Ibtidaiyah. Artikel ini juga didukung oleh Hartini et al. (2025) tentang hambatan pembentukan karakter tanggung jawab, Nur et al. (2025) tentang internalisasi nilai Pancasila yang masih bersifat hafalan, serta Putu et al. (2025) dan Nurhayati et al. (2026) yang mengevaluasi Kurikulum Merdeka dan pendekatan lintas mata pelajaran. Untuk memperkuat analisis, artikel ini mengintegrasikan temuan lapangan dari Sujatmiko, Arifin, & Sunandar (2019) yang berjudul "Penguatan Pendidikan Karakter di SD" dengan pendekatan studi kasus kualitatif di dua sekolah dasar, serta dua buku referensi dari Nurrahman (2025) dan Utomo (2021). Secara keseluruhan, referensi yang digunakan representatif, mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hambatan, dan solusi pendidikan karakter, sehingga mendukung analisis yang seimbang, komprehensif, dan aplikatif.











