PERENCANAAN PENDIDIKAN GURU DI SEKOLAH DASAR
Abstract
Basic education serves as a strategic foundation for character building, the
strengthening of literacy and numeracy skills, and the social-emotional development
of learners, positioning elementary school teachers as key actors in the success of
the learning process. Improving the quality of basic education cannot be separated
from systematic, well-directed, and sustainable educational planning for teachers.
Such planning includes identifying needs, setting objectives, formulating strategies,
and developing teacher competencies to respond to the dynamics of modern
learning, particularly in the implementation of the Merdeka Curriculum, which
requires mastery of differentiated instruction, formative assessment, technology
integration, and project-based learning. Without careful planning, teachers’
professional development may become ineffective and have minimal impact on
learning quality. Furthermore, the rapid advancement of science and technology
demands that elementary school teachers possess adaptive pedagogical,
professional, social, and personal competencies to address the diverse
characteristics of learners. Therefore, teacher education planning grounded in
philosophical, psychological, and juridical foundations is essential to ensure that
teachers receive relevant training and mentoring, enabling them to create
meaningful, inclusive, and holistic learning experiences.
References
Anggraeni, D. (2021). Perencanaan
berbasis
data
dalam
pengembangan guru sekolah
dasar.
Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(2),
–125.
Dewi, R. (2021). Landasan filosofis
perencanaan pendidikan guru di
sekolah dasar. Jurnal Pendidikan
Dasar Indonesia, 4(1), 33–47.
Hadi, S., & Mulyani, L. (2020).
Perspektif
psikologis
dalam
perencanaan kompetensi guru sekolah dasar. Jurnal Psikologi dan
Pembelajaran, 3(2), 89–101.
Hanum, N., & Pramesty, T. (2021).
Komunitas
belajar
profesional
kolaboratif untuk pengembangan
guru. Jurnal Peningkatan Sekolah,
(3), 144–159.
Kartini, M., & Sari, D. (2023). Model
evaluasi
pengembangan
profesional berkelanjutan bagi guru
sekolah dasar. Jurnal Evaluasi
Pendidikan, 8(1), 55–72.
Kemendikbudristek. (2022). Peraturan
Menteri Pendidikan, Kebudayaan,
Riset,
dan Teknologi tentang
Standar Kompetensi Guru. Jakarta:
Kemendikbudristek.
Latifah, A. (2020). Beban administrasi
dan
dampaknya
terhadap
pengembangan profesional guru.
Jurnal Pengembangan Guru, 7(2),
–110.
Mahfud, F., & Safitri, N. (2022).
Peningkatan literasi digital guru
sekolah dasar melalui platform
pembelajaran
daring.
Jurnal
Teknologi Pendidikan, 10(1), 77
Ningsih,
H.
(2021).
Dampak
perencanaan pengembangan guru
terhadap kualitas pembelajaran di
sekolah dasar. Jurnal Peningkatan
Pembelajaran, 5(1), 22–36.
Prasetyo, A., & Nugraheni, R. (2023).
Kompetensi
guru
dalam
implementasi Kurikulum Merdeka
pada sekolah dasar. Jurnal
Pendidikan Dasar Nusantara, 8(2),
–66.
Putri, W. (2022). Supervisi akademik
berbasis
coaching
meningkatkan kinerja guru.
untuk
Jurnal Kepemimpinan Pendidikan,
(3), 120–135.
Rahman,
T.
kebutuhan
(2022).
Analisis
program
pengembangan guru sekolah
dasar. Jurnal Riset Pedagogik,
(1), 60–74.
Saputra, Y. (2023). Perumusan tujuan
SMART dalam perencanaan
pengembangan guru.
Jurnal Strategi Pendidikan, 7(2), 48
Siregar, D. (2024). Penguatan PLC
(Professional Learning Community)
dalam meningkatkan kompetensi
guru
SD.
Jurnal
Pendidikan
Kolaboratif, 12(1), 15–29.
Suyanto,
Y.
(2021).
Kerangka
kompetensi guru untuk pendidikan
sekolah dasar yang efektif.
Jurnal Penelitian Sekolah Dasar, 4(2),
–103.
Utami, S. (2023). Kesiapan guru
terhadap transformasi digital di
sekolah dasar. Jurnal Pendidikan
Digital, 9(1), 10–24.
Wahyudi, A., & Bastian, I. (2022).
Perencanaan
strategis
pengembangan
guru
dalam
pendidikan dasar. Jurnal Kebijakan
Pendidikan, 6(3), 132–147.
Yuliani,
D.
kepemimpinan
dalam
(2022).
Praktik
pembelajaran
pelaksanaan
program
pengembangan guru sekolah
dasar.
Jurnal
Kepemimpinan
Sekolah, 5(4), 200–215.











