PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA
PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA
Abstract
ABSTRAK
Pendekatan pembelajaran yang sering digunakan oleh guru di dalam kelas lebih cenderung menggunakan pembelajaran biasa, sehingga siswa sangat sedikit diberikan kesempatan untuk mengaktualisasikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam soal matematika. Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang dibutuhkan siswa dalam belajar matematika, untuk mendapatkan hasil belajar siswa menjadi optimal kemampuan berpikir kritis siswa diperlukan suatu pendekatan pembelajaran Open-Ended guna memperkuat keyakinan siswa dalam berpikir kritis masalah soal matematika. Pembelajaran dengan pendekatan Open-Ended memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.
Kata Kunci : Berpikir Kritis Siswa, Pendekatan Open-Ended
ABSTRACT
The learning approach that is often used by teachers in the classroom is more likely to use ordinary learning, so that students are given very few opportunities to actualize students' critical thinking skills in math problems. Critical thinking ability is the ability needed by students in learning mathematics, to get student learning outcomes to be optimal, students' critical thinking skills need an Open-Ended learning approach to strengthen students' confidence in critical thinking about math problems. Learning with an Open-Ended approach has a significant effect on increasing students' critical thinking skills.
Keywords: Students' Critical Thinking, Open-Ended Approach
References
Arifin, M. (1997). Dinamika Berpikir Siswa SD dalam Mengantsipasi Perkembangan Sains dan Teknologi. Disertasi Pasca Sarjan. UPI Bandung: Tidak diterbitkan.
Arikunto, S. (2008). Dasar-Dasar evaluasi Pendidikan, Bumi Aksara.
Asikin, W. (2006). Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Konsep Pencemaran Tanah Melalui Praktikum Berpbasis Inkuri Terbimbing. Skripsi Jurusan Pendidikan Biologi. UPI Bandung: Tidak diterbitkan.
Costa, Arthur. (1985). Developing Mends A Resource Book For Teaching Thingking. Virginia USA: ASCD Publication.
Dahar, Ratna Wilis. (1989). Teori-teori Belajar. Jakarta: Erlangga.
Dahlan, Jarnawi, A. (2004). Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Pemahaman Matematika Siswa SLTP Melalui Pendekatan Open-Ended. Disertasi Program Pasca Sarjana. UPI Bandung: Tidak diterbitkan.
Depdikbud. (1994). Kurikulum Pendidikan Dasar Garis-garis Besar Program Pengajaran Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama. Jakarta: Depdikbud.
Hamaliq, Oemar. (1984). Media Pendidikan. Bandung: Alumni.
Iradat, Laode. (2002). Pengaruh Pemberian Soal Terbuka Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMU dalam pembelajaran Matematika. Skripsi Sarjana Pendidikan Matematika. FMIPA UPI Bandung: Tidak diterbitkan.
Mcintosh, R. And Jarrett, D., (2000). Teaching Mathematical Problem Solving Implementing The Vision. Tersedia dalam http://www.nwrel.org/msec/images/mpm/pdf/monograph.pdf#search=”openended%20learning%20mathematics
Nasrudin, Endin. (2008). Psikologi Pembelajaran. UIN Sunan Gunung Djati; Bandung.
Noer, Hastuti. (2007). Pembelajaran Open-Ended Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dan Kemampuan Berpikir Kreatif. Tesis Pasca Sarjana. UPI Bandung: Tidak diterbitkan.
Nurgana, E. (1993). Statistik Penelitian. Bandung: Permadi
Ruseffendi, E.T. (1984). Dasar-dasar Matematika Modern dan Komputer untuk Guru. Bandung ; Tarsito.
Ruseffendi, E.T. (1998). Pengantar Kepada Pembantu Guru Mengembangkan Kompetensi Dalam Pendidikan matematika Untuk meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. (2012). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kualitatif, Kuantitatif, Kombinasi, R & D dan Penelitian Tindakan Kelas). Bandung: Alfabeta
Shohibul, Kahfi, M. (2003). Model-model Pembelajaran Matematika dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi. FMIPA Universitas Negeri Malang : Tidak diterbitkan.
Sulianto, Joko. (2008). Pendekatan Konstektual dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis. Tersedia dalam: http://www.google.com.
Suripin, Pipin. (2004). Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement di Kelas 1 SMA Negeri 12 Kota Bandung. Skripsi Sarjana Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pasundan Bandung: Tidak diterbitkan.
Suherman, Erman dan Sukjaya, Jaya. (1990). Petunjuk Prakis Untuk Melaksanakan Evaluasi Matematika. Bandung: Wijaya Kusumah.
Suryabrata, S. (2007). Psikologi Pendidikan, Jakarta; PT. Raja Grapindo Persada.
Syaban. (2008). Menggunakan Open-Ended Untuk Memotivasi Berpikir Matematik. Tersedia dalam http://educare.e-fkipunla.net
Utama, R. (2003). Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMU. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. UPI Bandung: Tidak diterbitkan.
Vos, Jennette & Dryden, Gordon. (2004). Revolusi Cara Belajar (The Learning Revolution), Kaifa ; PT. Mijan Pustaka.
Wardhani, Eva. (2006). Pengaruh Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Dis
Copyright (c) 2021 Publisher STKIP Subang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




