Kesenjangan Mutu Pendidikan Tinggi di Indonesia: Faktor Penyebab dan Arah Reformasi Pengendalian Mutu
Abstract
Kesenjangan mutu pendidikan tinggi di Indonesia masih berlangsung akibat ketimpangan sumber daya manusia, perbedaan kapasitas pendanaan, lemahnya budaya mutu, serta implementasi sistem penjaminan mutu yang cenderung administratif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan dengan menganalisis jurnal ilmiah, regulasi, laporan akreditasi, dan kajian empiris untuk mengidentifikasi faktor penyebab kesenjangan, efektivitas SPMI–SPME, dan arah reformasi mutu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian mutu belum optimal karena masih dominan berbasis kepatuhan (compliance-based), sementara disparitas kualitas dosen dan infrastruktur memperkuat ketimpangan antarwilayah. Reformasi yang diperlukan mencakup desentralisasi pengelolaan mutu, peningkatan kompetensi SDM akademik, pendanaan berbasis kinerja yang berkeadilan, serta penguatan akreditasi berbasis capaian (outcome-based). Pendekatan reformasi yang holistik, adaptif, dan kontekstual dinilai mampu menekan kesenjangan mutu dan memperkuat daya saing pendidikan tinggi secara nasional.
References
Banunu, N. (2021). Ketimpangan Pendidikan di Nusa Tenggara Timur: Evaluasi Kurva Kuznet dan Determinannya. Jurnal Statistika Terapan (JSTAR), 1(1), 1–20. https://doi.org/10.5300/jstar.v1i1.9
Fadhli, M. (2020). Sistem Penjaminan Mutu Internal Dan Ekstenal Pada Lembaga Pendidikan Tinggi. AL-TANZIM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 53–65. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v4i2.1148
Handayani, Y., & Sukari. (2025). Problematika Sistem Pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial (Jupendis), 3(1), 168–179. https://doi.org/10.54066/jupendis.v3i1.2851
Hujaimah, S., Fadhilah, A. A., Fiqri, R., Sasmita, P., Salsabila, N., Mariani, M., Nugraha, D. M., & Santoso, G. (2023). Faktor, Penyebab, dan Solusi Kesenjangan Sosial Dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan Transformatif ( JPT ), 02(06), 142–148.
Irma, D., & Suparto. (2025). Peran Akreditasi dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Tinggi: Kajian Kebijakan di Indonesia. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 513–520. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1264
Juventia, D., & Yuan, S. A. (2024). Ketimpangan Sosial dalam Bidang Pendidikan dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi Dan Arsitektur, 2(1), 420–427.
Kurniawati, F. N. A. (2022). Meninjau Permasalahan Rendahnya Kualitas Pendidikan Di Indonesia Dan Solusi. Academy of Education Journal, 13(1), 1–13. https://doi.org/10.47200/aoej.v13i1.765
Lorensius, Warman, & Tresia, Y. (2021). Kajian Literatur: Implementasi Performance-Based Budgeting Pada Institusi Pendidikan Tinggi di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kewirausahaan, 9(1), 118–131. https://doi.org/10.47668/pkwu.v9i1.172
Mesiono, Wasiyem, Zakiah, N., Fahrezi, M., Nursikah, I., & Azhari, M. T. (2024). Dinamika Kepemimpinan Perguruan Tinggi: Tantangan dan Strategi Manajemen untuk Menanggapi Perubahan Cepat di Era Globalisasi. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(3), 3146–3153. http://jiip.stkipyapisdompu.ac.id
Monica, S. Y. H., & Ravanti, N. F. P. (2024). Pelanggaran Hak atas Pendidikan di Indonesia: Diskursus mengenai Student Loan sebagai Solusi Komersialisasi Perguruan Tinggi. Padjadjaran Law Review, 12(2), 196–211. https://doi.org/10.56895/plr.v12i2.1833
Nirmayanthi, A., Abdalla, M. A. F., Hasan, M., & Syamsudduha, S. (2023). Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah. Cognoscere: Jurnal Komunikasi Dan Media Pendidikan, 2(3), 116–125.
Nuraeni, A., Lindasari, A., Rahmawati, R., Amalia, S. N. A., & Kholik, A. (2025). Analisis Transformasi Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Berdasarkan Tinjauan Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi No. 53 Tahun 2023. Karimah Tauhid, 4(6), 3756–3772. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i6.18275
Panggarti, U., Zumaeroh, Purnomo, S. D., Retnowati, D., & Adhitya, B. (2022). Studi Komparatif Ketimpangan Antar Pulau di Indonesia. Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 24(2), 288–298. https://doi.org/10.29264/jfor.v24i2.10988
Purwaningrum, E. K. (2025). Analisis Kesenjangan dan Rekomendasi Peningkatan Kualitas PendidikanTinggi. JPM: Jurnal Pengembangan Mutu, 1(1), 34–43.
Putra, S. P., Juharis, M., Ramli, M., & Mardhiah. (2025). Peran, Tantangan dan Strategi Pusat Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi Islam di Indonesia. Jurnal Mappesona, 8(2), 55–65.
Ramadhan, M. A., Setyaningsih, R., & Irawati. (2025). Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Di Perguruan Tinggi. Jurnal Kependidikan Islam, 15(1), 23–34. https://doi.org/10.15642/jkpi.2025.15.1.23-33
Romdloni, M., Saiban, K., & Hazin, M. (2021). Problematika Pendidikan Tinggi, Kurikulum Dan Pendidik Di Indonesia. Jurnal Al-Murabbi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(1), 116–125. https://doi.org/10.35891/amb.v7i1.2939
Sihombing, R. (2022). Pemerataan Pendidikan: Studi Kasus 34 Provinsi di Indonesia. Parahyangan Economic Development Review (PEDR), 1(2), 143–151. https://doi.org/10.26593/pedr.v1i2.6670
Sulaiman, A., & Wibowo, U. B. (2016). Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan di Universitas Gadjah Mada. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 4(1), 17–32.











