IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PAUD: PELUANG, TANTANGAN, DAN STRATEGI PENGUATAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi guru, tujuan penerapan kurikulum, serta strategi yang digunakan dalam mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen berupa perencanaan pembelajaran serta asesmen perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mulai menerapkan pembelajaran berpusat pada anak yang menekankan minat, eksplorasi, dan partisipasi aktif melalui kegiatan berbasis proyek, permainan sensorik, dan pembelajaran luar ruang. Namun demikian, ditemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan fasilitas pembelajaran, kesulitan guru dalam memetakan capaian pembelajaran dan merancang asesmen autentik, serta minimnya pemahaman orang tua terhadap filosofi Kurikulum Merdeka. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru mengembangkan strategi adaptif, seperti memanfaatkan bahan alam, mengoptimalkan lingkungan sekitar, memperkuat komunitas belajar profesional, serta mengintegrasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas dan peluang inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik guru, ketersediaan sarana, dan kolaborasi antara orang tua dan sekolah.
References
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE.
Direktorat PAUD. (2023). Pedoman pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada PAUD. Direktorat Jenderal PAUD.
DuFour, R. (2011). Professional learning communities at work: Best practices for enhancing student achievement. Solution Tree Press.
Hapsari, R. D., & Widodo, A. (2022). Kesiapan guru PAUD dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 115–128.
Hurlock, E. B. (2011). Child development (6th ed.). McGraw-Hill.
Juliani, N. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka pada PAUD dan tantangan kolaborasi dengan orang tua. Jurnal Golden Age, 7(1), 45–56.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Pedoman pengembangan pembelajaran PAUD. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kolb, D. A. (2014). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Pearson Education.
Lestari, A. (2023). Pembelajaran berbasis minat dalam Kurikulum Merdeka di PAUD. Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 21–33.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
NAEYC. (2020). Developmentally appropriate practice in early childhood programs. National Association for the Education of Young Children.
Nurhayati, S. (2021). Penggunaan bahan alam dan barang bekas dalam pembelajaran PAUD. Jurnal Kreativitas Anak Usia Dini, 3(2), 89–97.
Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2012). Human development (12th ed.). McGraw-Hill.
Ramadhani, T. (2022). Pemahaman orang tua tentang pembelajaran holistik pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3098–3110.
Rohmah, L. (2022). Dampak pembelajaran berbasis proyek pada kreativitas anak usia dini. Jurnal Anak Cerdas, 2(1), 33–40.
Sari, M. (2023). Tantangan guru PAUD dalam menyusun modul ajar pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 101–112.
Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill.
Suryana, D. (2022). Problematika implementasi Kurikulum Merdeka pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 56–70.
Wulandari, R., & Prasetyo, A. (2023). Ketersediaan sarana PAUD dalam menunjang pembelajaran eksploratif Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 13(1), 77–90.











