Strategi terapi dan rehabilitasi terpadu untuk ODGJ korban penyalahgunaan obat terlarang : studi pada pusat rehabilitasi
Manuscript submission
Abstract
Prevalensi gangguan jiwa di Indonesia terus meningkat seiring dengan bertambahnya kasus perlindungan obat terlarang. Keduanya sering muncul secara bersamaan dan saling menguntungkan satu sama lain, menciptakan kondisi yang dikenal sebagai diagnosis ganda. Artikel ini membahas strategi terapi dan rehabilitasi terpadu bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) korban perlindungan obat terlarang dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus pada salah satu pusat rehabilitasi di Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi rehabilitasi yang efektif menekankan asesmen komprehensif, terapi perilaku seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Dialectical Behavior Therapy (DBT), serta Motivational Interviewing (MI), didukung dengan pendekatan spiritual dan suasana kekeluargaan. Tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya dukungan keluarga, keterbatasan sumber daya profesional, dan tingginya risiko kekambuhan. Pendekatan non-farmakologis yang fokus pada aspek psikologis dan sosial terbukti mampu membantu pasien dalam proses pemulihan. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi multidisipliner dan dukungan sosial dalam keberhasilan rehabilitasi ODGJ korban konservasi obat terlarang.
References
Beck, J. S. (1995). Cognitive Therapy: Basics and Beyond. New York: Guilford Press.
Engel, G. L. (1977). The need for a new medical model: A challenge for biomedicine. Science, 196(4286), 129–136.
Leshner, A. I. (1997). Addiction is a brain disease, and it matters. Science, 278(5335), 45–47.
Miller, W. R., & Rollnick, S. (2013). Motivational Interviewing: Helping People Change (3rd ed.). New York: Guilford Press.
Linehan, M. M. (1993). Cognitive-Behavioral Treatment of Borderline Personality Disorder. New York: Guilford Press.
Nadhira, Y. F. (2021). Penanganan pasien gangguan jiwa di Yayasan Dhira Suman Trihora melalui pendekatan rehabilitasi berbasis komunitas. Skripsi. Universitas Islam Negeri
Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Syafitri, D., & Nuryono, W. (2020). Efektivitas Cognitive Behavioral Therapy dalam menurunkan perilaku adiktif pada remaja pengguna zat. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 8(1), 44–52.
Volkow, N. D., Koob, G. F., & McLellan, A. T. (2016). Neurobiologic advances from the brain disease model of addiction. The New England Journal of Medicine, 374(4),
363–371











