IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PERILAKU MORAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR

  • Anggun Setiawan Universitas PGRI Semarang
  • Arri Handayani Universitas PGRI Semarang
  • Dini Rahmawati Universitas PGRI Semarang
Keywords: Implementation, Character Education, Student Behavior, School Environment

Abstract

This article aims to describe the essence of the implementation of character education through learning activieis in school environment. Character education has an important role in the moral cultivating of students relating to moral knowing, moral feeling, and moral behavior. The three aspects must be developed in order to realize students with noble character. In connection with the concept of school management, character education ought to be internalized through learning activities, extracurricular activities, and intracuricular activities. The formation of character through environmental factors can be done through several strategies, including modelling, intervention, habituation that is done consistently and reinforcement. In other words, developments in character formation require exemplary transmission, interventions through learning, training, continuous long- term habituation that is carried out continuously and reinforced, and must be balanced with noble values.

References

Agus Wibowo. (2012). Pendidikan Karakter Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ahmad, T., & Ahmad, B. (2013). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: CV Pustaka Setia.
Asmani, J. M. (2011). Buku panduan internalisasi pendidikan karakter di sekolah. Diva Press. Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Jakarta:
Dewi, A. K. T., Degeng, I. N. S., & Hadi, S. (2019). Implementasi Pendidikan Nilai Karakter di Sekolah Dasar Melalui Budaya Sekolah. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian Dan Pengembangan, 4(2), 247–255. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v4i2.12011.
Fadlillah, M. Lilif Mualifatu Khorida, 2013. Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Jogjakarta Ar-Ruzz Media.
Faradiba, A. T., & Royanto, L. R. M. (2018). Karakter Disiplin, Penghargaan, dan Tanggung Jawab dalam Kegiatan Ekstrakurikuler. Jurnal Sains Psikologi, 7(1), 93–98. https://doi.org/ 10.17977/um 023v7i12018p93.
Hanafy, M. S. (2014). Konsep Belajar Dan Pembelajaran. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 17(1), 66–79. https://doi.org/10.24252/lp.2014v17 n1a5.
Harsono, H. (2002). Implementasi Kebijakan dan Politik. Bandung: PT. Mutiara Sumber Widya.
Hartati, W. (2017). Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin Di SD Negeri 7 Tanjung Raja. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan), 2(2). https://doi.org/10.31851/jmksp.v2i2.1470.
Istiyono, E., Mardapi, D., & Suparno, S. (2014). Pengembangan tes kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika (pysthots) peserta didik SMA. Jurnal penelitian dan evaluasi pendidikan, 18(1), 1-12.
Kementerian Pendidikan Nasional. 2010. Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Pusat Kurikulum, Badan Penelitian dan Pengembangan.
Kurniawan, Syamsul. 2016. Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Implementasi secara Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Mulyasa, H. E. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Akara.
Musfiroh, T. (2008). Pendidikan karakter. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Naili, S. (2021). Implementasi model pembelajaran STEAM pada pembelajaran daring. Jurnal Review Pendidikan Dasar, 7(2), 123-128.
Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar Dan Pembelajaran. Fitrah:Jurnal Kajian Ilmu Ilmu Keislaman, 3(2),333. https://doi.org/10.24952/fitrah.v3i2. 945.
Pohan, I. S. (2020). Penerapan Nilai-Nilai Keteladanan Oleh Guru Serta Implikasinya Bagi Perilaku Siswa Di Sekolah Dasar Negeri 054874 Desa Selayang Kecamatan. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat UISU, 9(2). https://jurnal. uisu.ac.id/index.php/wahana/article/ view/3561/2448.
Pratiwi, I. D., & Laksmiwati, H. (2016). Kepercayaan Diri dan Kemandirian Belajar Pada Siswa SMA Negeri “X.” Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 7(1) 43. https://doi.org/10.26740/jptt.v7n1.p4 3-49.
Pratiwi, U., & Fasha, E. F. (2015). Pengembangan instrumen penilaian hots berbasis kurikulum 2013terhadap sikap disiplin. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA, 1(1), 123-142.
Setiawan, G. (2004). Implementasi dalam birokrasi pembangunan. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Sugiarto, A. P., Suyati, T., & Yulianti, P.D. (2019). Faktor Kedisiplinan Belajar pada Siswa Kelas X SMK Larenda Brebes. Jurnal Mimbar Ilmu, 24(2), 232–238. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.2 3887/mi.v24i2.21279.
Usman, N. (2002). Konteks implementasi berbasis kurikulum. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Wardhani, N. W., & Wahono, M. (2017). Keteladanan Guru Sebagai Penguat Proses Pendidikan Karakter. Untirta Civic Education Journal, 2(1). https://doi.org/ 10.30870/ucej.v2i1.2801.
Yuhana, A. N., & Aminy, F. A. (2019). Optimalisasi Peran Guru Pendidikan Agama Islam Sebagai Konselor dalam Mengatasi Masalah Belajar Siswa. Jurnal Penelitia Pendidikan, 7(1). https://doi.org/ 10.36667/jppi.v7i1.357.
Yusuf, M., Ritonga, M., & Mursal, M. (2020). Implementasi Karakter Disiplin dalam Kurikulum 2013 Pada Bidang Studi PAI di SMA Islam Terpadu Darul Hikmah. Jurnal Tarbiyatuna, 11(1), 49–60. https://doi.org/ 10.31603/tarbiyatuna.v11i1.3437.
Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter:Konsepsi dan Aplikasinya dalam lembaga Pendidikan . Jakarta:Kencana.
Zubaidah, S., & UM, J. (2017). Pembelajaran kontekstual berbasis pemecahan masalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis di Universitas Muhammadiyah Makasar, Makasar (Vol. 6).
Published
2024-03-21
How to Cite
Anggun Setiawan, Arri Handayani, & Dini Rahmawati. (2024). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PERILAKU MORAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1), 1949 - 1962. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i1.2746

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>