EKSPLORASI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PESISIR DALAM PEMBENTUKAN NILAI KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR MAYANGAN 4: STUDI KUALITATIF
Abstract
This study was motivated by the weakening of communal practices and social solidarity among elementary school students, a condition influenced by rising individualism and rapid technological change in the 21st century. Character education in Indonesia places gotong royong (mutual cooperation) as one of the core dimensions of the Pancasila Student Profile, yet this value increasingly needs contextual reinforcement outside the classroom. This study aims to: (1) describe the forms of coastal community local wisdom that contain the value of gotong royong, (2) analyze the practice of gotong royong carried out by elementary school students in the school and coastal community environment, and (3) analyze the process of instilling gotong royong values rooted in coastal community local wisdom in shaping students' social solidarity. This study used a qualitative approach with a descriptive-exploratory case study design, conducted at SDN Mayangan 4, Probolinggo City, a coastal-area school. Research informants consisted of the school principal, a fifth-grade teacher, students, parents, and education staff, selected through purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed thematically through coding, categorization, and theme interpretation. Data validity was established through source triangulation, technique triangulation, member checking, and persistent observation. The results show that: (1) coastal community local wisdom related to gotong royong is reflected in communal clean-up activities, cooperative fishing-boat repair, coastal environmental clean-ups, and other collective social traditions passed down across generations; (2) students practice gotong royong through class picket duty, group work, helping classmates who face difficulties, and participation in community social activities; and (3) the internalization of gotong royong values occurs through consistent habituation, modeling by teachers and parents, direct social experience, and the school's integration of local culture into character education, which together foster students' cooperation, empathy, collective responsibility, and social solidarity.
References
Wahyudi, W. (2022). Budaya
gotong royong dalam
kehidupan masyarakat pesisir.
Jurnal Sosiologi Maritim dan
Budaya Pesisir, 5(1), 23–38.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023).
Qualitative inquiry and
research design: Choosing
among five approaches (5th
ed.). SAGE Publications.
Gunawan, H. (2022). Pendidikan
karakter: Konsep dan
implementasi. Bandung:
Alfabeta.
Hidayat, A. (2023). Pengaruh
lingkungan sosial terhadap
pembentukan karakter siswa
sekolah dasar. Jurnal
Pendidikan Dasar Nusantara,
8(2), 112–125.
Hidayat, A., & Lestari, R. (2024).
Peran pengalaman sosial
dalam pendidikan karakter di
sekolah dasar. Jurnal
Pendidikan Karakter, 14(1),
20–35.
Irsan, I., Nurmaya, A. L., Nurlaila, M.,
& Syamsurijal, S. (2024).
Kearifan lokal sebagai pilar
utama dalam pembentukan
karakter siswa: Eksplorasi
dalam konteks pembelajaran di
sekolah dasar. Edukatif: Jurnal
Ilmu Pendidikan, 6(2), 1814–
1825.
Istiqomah, F., Faiz, M., & Rosmilawati,
I. (2024). Memaknai kearifan
lokal dalam kegiatan gotong
royong untuk membentuk
budaya positif siswa SD Negeri
Kebaharan 1 Kota Serang.
Jurnal Karya Ilmiah Guru
(Ideguru), 9(2), 457–465.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi
penelitian kualitatif (Edisi
revisi). PT Remaja
Rosdakarya.
Muhajirin, M., Sumiati, S., & Arafah, A.
(2024). Pendekatan kearifan
lokal masyarakat pesisir
terhadap pemanfaatan
sumberdaya perikanan
berkelanjutan. Jurnal Kelautan
dan Perikanan Sosial, 3(1), 45–
62.
Mustaghfiroh, V., & Listyaningsih, L.
(2022). Strategi sekolah dalam
menginternalisasikan nilai
karakter gotong royong pada
siswa di SMP Negeri 1
Prambon Nganjuk. Kajian
Moral dan Kewarganegaraan,
11(1), 382–397.
Muttaqin, M. F., & Rohyana, H. (2023).
Internalisasi karakter gotong
royong dalam pembelajaran
PKN di SD. Jurnal Elementaria
Edukasia, 6(3), 1205–1215.
Prayoga, A., & Dewantara, J. A.
(2022). Kearifan lokal
masyarakat pesisir sebagai
sumber pendidikan karakter di
sekolah dasar: Kajian
konseptual. Jurnal Pendidikan
Sosial dan Humaniora, 1(2),
75–90.
Putri, D. (2021). Adaptasi interaksi
sosial siswa sekolah dasar
terhadap solidaritas sosial.
Jurnal Psikologi Pendidikan,
9(2), 101–115.
Rahmawati, S. (2023). Peran
lingkungan sosial masyarakat
dalam pembentukan perilaku
sosial siswa sekolah dasar.
Jurnal Pendidikan Dasar
Nusantara, 7(1), 55–68.
Sari, R. F., & Nugroho, A. T. (2022).
Pendidikan karakter berbasis
budaya lokal: Kajian terhadap
nilai gotong royong dan
kepedulian sosial. Jurnal
Pendidikan dan Kebudayaan
Nusantara, 9(1), 67–82.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian
kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Wagiran, W. (2022). Kearifan lokal
dalam pembangunan karakter
bangsa. Yogyakarta: Tiara
Wacana.
Wibowo, T. (2022). Pendidikan
karakter berbasis pengalaman
sosial siswa. Jurnal Pendidikan
Karakter Nusantara, 6(2), 44–
58.
Wulandari, I., Handoyo, E., Yulianto,
A., Sumartiningsih, S., &
Fuchs, P. X. (2024). Integrasi
nilai kearifan lokal dalam
pendidikan karakter siswa di
era globalisasi. Pendekar:
Jurnal Pendidikan Berkarakter,
7(2), 58–73.
Yuliana, Y. (2024). Budaya lokal dan
pembentukan karakter sosial
siswa sekolah dasar. Jurnal
Pendidikan dan Kebudayaan,
10(1), 15–29.











