PENGARUH SIKAP PILIH KASIH ORANG TUA TERHADAP KONDISI EMOSIONAL DAN HUBUNGAN SOSIAL ANAK PADA MAHASISWA

  • Eliana Dewi Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Khodijah Ratu Qistina Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Siti Fadilah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Said Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Islamiyah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Hunainah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Keywords: pilih kasih, kondisi emosional, hubungan keluarga, hubungan sosial

Abstract

Sikap pilih kasih orang tua merupakan salah satu bentuk pola asuh yang dapat memengaruhi perkembangan emosional dan hubungan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk sikap pilih kasih orang tua serta dampaknya terhadap kondisi emosional, hubungan keluarga, dan kehidupan sosial anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan sepuluh mahasiswa berusia 18–21 tahun sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap pilih kasih ditunjukkan melalui perbedaan perhatian, penghargaan, dukungan, dan kebebasan yang diberikan kepada anak. Dampak yang muncul berupa perasaan sedih, kecewa, iri, rendah diri, menjauh dari keluarga, serta kesulitan dalam hubungan sosial. Meskipun demikian, sebagian informan menilai bahwa perbedaan perlakuan dapat diterima apabila disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya keadilan, kasih sayang yang seimbang, dan dukungan emosional dalam keluarga.

References

Bowlby, J. (1988). A secure base: Parent-child attachment and healthy human development. New York: Basic Books.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Hurlock, E. B. (2017). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi Terjemahan). Jakarta: Erlangga.

Jensen, A. C., & McHale, S. M. (2015). What makes siblings different? The development of sibling differences in academic achievement and interests. Journal of Family Psychology, 29(3), 469–478. https://doi.org/10.1037/fam0000090

Lestari, S. (2018). Psikologi keluarga: Penanaman nilai dan penanganan konflik dalam keluarga. Jakarta: Kencana.

McHale, S. M., Updegraff, K. A., & Whiteman, S. D. (2012). Sibling relationships and influences in childhood and adolescence. Journal of Marriage and Family, 74(5), 913–930. https://doi.org/10.1111/j.1741-3737.2012.01011.x

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2021). Experience human development (14th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Santrock, J. W. (2018). Life-span development (17th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Published
2026-07-23
How to Cite
Eliana Dewi, Khodijah Ratu Qistina, Fadilah, S., Said, Islamiyah, & Hunainah. (2026). PENGARUH SIKAP PILIH KASIH ORANG TUA TERHADAP KONDISI EMOSIONAL DAN HUBUNGAN SOSIAL ANAK PADA MAHASISWA. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(03), 395 - 406. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i03.16430