MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PERMAINAN BALOK DI PAUD ISLAM HAWARI TANJUNG GANTI I
Abstract
This study aims to improve early childhood creativity through block play activities at PAUD Islam Hawari Tanjung Ganti I. The research was motivated by initial observations indicating that children’s creativity levels were relatively low, with approximately 60% of children showing limited active engagement in block play activities. The observed issues included low ability to express ideas, limited variation in creations, and a tendency to imitate peers’ work. This study employed a Classroom Action Research (CAR) design using the Kemmis and McTaggart model, which consists of planning, action, observation, and reflection stages conducted in two cycles. The participants consisted of 15 early childhood learners. Data were collected through observation and documentation based on creativity indicators, namely fluency, flexibility, originality, and elaboration. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques. The findings revealed a significant improvement in children’s creativity from Cycle I to Cycle II. In Cycle I, the average creativity score was 2.35, categorized as “Beginning to Develop,” while in Cycle II it increased to 3.45, categorized as “Very Well Developed.” The improvement was observed across all creativity indicators, with an overall increase of 1.1 points. These results indicate that block play activities are effective in enhancing children’s creativity by providing opportunities for exploration, experimentation, idea generation, and imaginative construction. The study suggests that block play can be used as an alternative learning medium to stimulate creativity in early childhood education settings.
References
Alfira, D., & Siregar, M. F. Z. (2024). Pentingnya peran orang tua dalam memajukan keterampilan berbahasa anak usia dini melalui komunikasi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(4), 15.
Anjani, R., & Mashudi, E. A. (2024). Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak usia dini perspektif orang tua dan guru. Kumarottama: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 110–127.
Apriliyani, D. (2020). Peningkatan kreativitas melalui permainan balok pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Ardiana, R. (2022). Pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dalam pendidikan anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–12.
Basori, B. (2024). Peran guru pendidikan anak usia dini dalam membangun karakter pada anak. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 2(1), 58–63.
Dewi, C. S., Putri, M. A., & Amrillah, R. (2024). Integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pendidikan anak usia dini dalam perspektif Muhammad Amin Abdullah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(3), 8.
DINI, A. H. P. A. U. (2025). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Micro Teaching di PAUD Menjadi Guru Asyik dan Menyenangkan, 5.
Fitri, N. (n.d.). Peranan guru dan penghambat pengembangan kreativitas anak usia dini.
Gea, A., & Zega, R. F. W. (2025). Metode pembelajaran kreatif dalam pendidikan anak usia dini. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 209–219.
Guilford, J. P. (1967). The nature of human intelligence. McGraw-Hill.
Harahap, N., & Hasibuan, H. B. (2023). Implementasi standar pengelolaan pendidikan anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 470–481.
Hastuti, D. P., & Iswatiningsih, D. (2025). Pentingnya peran guru dalam peningkatan kualitas pembelajaran pada anak usia dini. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 4(5), 581–594.
Jailani, M. S. (2014). Teori pendidikan keluarga dan tanggung jawab orang tua dalam pendidikan anak usia dini. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 245–260.
Kasmiati, K. (2025). Optimalisasi pendidikan anak usia dini dalam membangun fondasi karakter dan kognitif anak. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(5), 5458–5461.
Khaerani, H., Putri, D., Puspita, I., Winarti, D., Sulastri, F., & Wulansuci, G. (2024). Pandangan guru terhadap pentingnya penilaian hasil karya dalam pendidikan anak usia dini. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 1–9.
Maryani, K., & Sayekti, T. (2023). Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada lembaga pendidikan anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 609–619.
Minarti, K., Santi, N. N., & Hunaifi, A. A. (2025). Optimalisasi peran guru dalam peningkatan kreativitas siswa melalui pembelajaran seni budaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 4272–4277.
Nababan, M. L., Gaol, N. T. L., & Agustina, W. (2023). Manajemen strategi dalam meningkatkan pengelolaan lembaga pendidikan anak usia dini pada era 4.0. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 5(2), 84–95.
Ngaisah, N. C., & Aulia, R. (2023). Perkembangan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka pada pendidikan anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 1–25.
Nisviati, S., Handayani, N. A., Udmah, S., & Sianturi, R. (2025). Pendidikan holistik integratif dalam pembentukan karakter anak usia dini: Systematic literature review. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(2), 1195–1202.
Novitasari, Y., & Fauziddin, M. (2022). Analisis literasi digital tenaga pendidik pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3570–3577.
Nursarofah, N. (2022). Meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui pembelajaran kontekstual dengan pendekatan merdeka belajar. Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 38–51.
Pebrianty, R. D., & Pamungkas, J. (2023). Menggambar sebagai alternatif pendekatan konsepsi pendidikan seni rupa anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 536–547.
Piaget, J. (1972). The psychology of the child. Basic Books.
Rahma, S. (2025). Pendidikan anak usia dini. Universitas Ivet.
Rahman, A., Arifin, J. D., & Sartika, R. (2024). Peran guru dalam mendorong kreativitas siswa Gen Z di era digital. Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru, 16, 403–418.
Rohmah, U. (2025). Perkembangan dan pendidikan kemampuan kognitif anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 130–138.
Runco, M. A., & Jaeger, G. J. (2012). The standard definition of creativity. Creativity Research Journal, 24(1), 92–96. https://doi.org/10.1080/10400419.2012.650092
Santrock, J. W. (2011). Child development (13th ed.). McGraw-Hill.
Suryana, D. (2022). Mengembangkan kreativitas anak melalui kegiatan bermain balok. Jurnal PAUD Lectura, 5(2), 131–144.
Torrance, E. P. (1974). Torrance tests of creative thinking. Personnel Press.
Tasesep, E. Y., & Teintang, R. (n.d.). Peran stimulasi bermain dalam meningkatkan kreativitas anak di taman kanak-kanak (TK) aku anak cerdas.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wardani, I. K., Hafidah, R., & Dewi, N. K. (2021). Hubungan antara peran guru dengan rasa percaya diri anak usia dini. Kumara Cendekia, 9(4), 225–233.
Warahmah, M., & Jailani, M. S. (2023). Pendekatan dan tahapan penelitian dalam kajian pendidikan anak usia dini. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(2), 72–81.
Witarsa, R., & Alim, M. L. (2022). Kompetensi profesional guru pada lembaga pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5799–5807.
Wijaya, E., & Nuraini, F. (2024). Pentingnya interaksi sosial dalam pendidikan anak usia dini. Tiflun: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 9–13.
Zulkarnaen, D. W. J., Katoningsih, S., & Asmawulan, T. (2023). Manfaat model pembelajaran project based learning untuk pendidikan anak usia dini dan implementasinya dalam kurikulum merdeka. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas (BRUE), 9(2), 394–400.











