PENINGKATAN KETERAMPILAN INTERAKSI SOSIAL ANAK MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA EDUKASI DI TAMAN KANAK-KANAK YAPIGUNA GUGUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
Abstract
This classroom action research aimed to improve children’s social interaction skills through educational snakes and ladders games at TK Yapiguna Guguak, Lima Puluh Kota Regency. The study used the Kemmis and McTaggart classroom action research model consisting of planning, acting, observing, and reflecting stages conducted in two cycles. The subjects were 15 children aged 5–6 years. Data collection techniques included observation, field notes, documentation, and child development assessment sheets. The results showed an increase in children’s social interaction skills in every cycle. In the pre-action stage, only 33% of children achieved the criteria of Developing as Expected (BSH) and Very Well Developed (BSB). In Cycle I, the percentage increased to 60%, and in Cycle II it reached 86%. The improvement was seen in communication, cooperation, empathy, and social adaptation aspects. Educational snakes and ladders games provided opportunities for children to communicate, cooperate, wait for turns, obey rules, and build positive social relationships. Therefore, educational snakes and ladders games can be used as an effective and innovative learning method to improve early childhood social interaction skills.
References
Arikunto, S. (2023). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Aulia, R., & Afrianingsih, D. (2024). Pengaruh permainan edukatif berbasis kelompok terhadap kemampuan kerja sama anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 115–123.
Aulia, R., & Afrianingsih, D. (2026). Hambatan komunikasi sosial anak usia 4–6 tahun dalam pembelajaran kelompok. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 45–54.
Dewi, N. (2024). Variasi metode pembelajaran dan pengaruhnya terhadap interaksi sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan PAUD Indonesia, 6(1), 66–74.
Fitriani, L. (2023). Aktivitas bermain kelompok dalam meningkatkan rasa percaya diri anak usia dini. Jurnal Golden Age, 7(2), 98–106.
Hidayati, S. (2024). Lingkungan belajar interaktif dan perkembangan komunikasi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 21–30.
Kurniawan, A. (2024). Play-based learning dalam pembelajaran anak usia dini. Alfabeta.
Lestari, P. (2025). Kemampuan berbagi dan bekerja sama pada anak usia dini di lingkungan PAUD. Jurnal PAUD Nusantara, 5(2), 88–97.
Maharani, D., & Sari, Y. (2025). Permainan edukatif berbasis kelompok untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 11(1), 34–42.
Nurhayati, E., Sari, D., & Putri, N. (2025). Penggunaan permainan ular tangga edukasi dalam meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(3), 201–210.
Pratiwi, R., & Nugraha, A. (2023). Pengaruh pola asuh demokratis terhadap perilaku sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Keluarga, 4(2), 55– 63.
Putri, A. (2024). Adaptasi sosial anak usia dini dalam kegiatan bermain kelompok. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif, 3(1), 70–79.
Putri, M., & Suryana, D. (2022). Teori belajar sosial dalam perkembangan perilaku anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 13456–13463.
Rahmawati, I. (2023). Pengalaman sosial positif dan perkembangan empati anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 8(3), 140–149.
Rahmawati, I., & Lestari, P. (2024). Kemampuan komunikasi anak dalam permainan kelompok di PAUD. Jurnal Golden Age, 8(1), 12–20.
Rohmiana, S., Fitri, A., & Yuliana, D. (2024). Dampak rendahnya keterampilan sosial terhadap perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 5(1), 77–85.
Sanjaya, W. (2022). Penelitian tindakan kelas. Kencana.
Sari, N., Putri, E., & Wulandari, F. (2023). Pengembangan empati anak usia dini melalui permainan interaktif. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 144–152.
Setiasih, R., & Suryadi, A. (2025). Teori sosiokultural Vygotsky dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Humaniora, 9(1), 25–33.
Smits-van der Nat, M., van der Wilt, F., van der Veen, C., & van Kruistum, C. (2024). The value of pretend play for the development of social competence in early childhood: A meta-analysis. Educational Psychology Review, 36(4).
Sulistyani, D., Rahma, Y., & Kurniawati, E. (2023). Metode bermain dalam meningkatkan interaksi sosial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 320–329.
Suryana, D. (2023). Pendidikan anak usia dini: Teori dan praktik pembelajaran. UNP Press.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wulandari, F. (2024). Penilaian autentik perkembangan sosial anak usia dini melalui observasi. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 10(2), 110– 118.
Yunitasari, R., Handayani, S., & Putra, M. (2023). Permainan edukatif kelompok dalam meningkatkan komunikasi dan kerja sama anak usia dini. Jurnal PAUD Indonesia, 6(3), 155–164.











