ANALISIS CERITA I LUTUNG TEKEN I KAKUA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN LITERASI ANAK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA BALI
Abstract
This study was conducted in response to the low literacy skills of elementary school students and the limited integration of local wisdom in Balinese language learning. The study aimed to analyze the literacy values contained in the folktale I Lutung teken I Kakua and examine its use as a learning medium in Balinese language learning at elementary schools. This study employed a qualitative descriptive approach using a literature review method. The primary data source was the folktale I Lutung teken I Kakua by I Nengah Tinggen, supported by various relevant studies on literacy and Balinese folktales. Data were collected through documentation techniques and analyzed descriptively through data reduction, data classification, and conclusion drawing. The results indicate that the folktale contains literacy values that support the development of listening, speaking, reading, writing, and critical thinking skills among students. In addition, the story presents moral and cultural values that contribute to character building and the preservation of local culture. Therefore, Balinese folktales serve as effective, contextual, and innovative literacy learning media in Balinese language learning at elementary schools.
References
Ain, S. Q., Mustika, D., & Wulandari, A. (2023). Permasalahan pembelajaran literasi numerasi dan karakter untuk siswa sekolah dasar. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(2), 152–158. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i2.452
Ariestiyani, K. R., Suweta, I. M., Suardipa, I. P., & Ardiawan, I. K. N. (2025). Development of a flipbook of Satua Bali I Lutung teken I Kakua with mathematical numeracy literacy in grade III elementary school. Indonesian Journal of Primary Science Education, 6(1), 62–70. https://doi.org/10.33752/ijpse.v6i1.9222
Arsyad, A. (2020). Media pembelajaran. Raja Grafindo Persada.
Dewi, N. L. P., dkk. (2023). Efektivitas kegiatan mesatua Bali dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini. Generasi Emas. https://journal.uir.ac.id/index.php/generasiemas/article/view/13630
Harahap, D. G. S., Nasution, F., Nst, E. S., & Sormin, S. (2022). Analisis kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 2089–2098. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2400
Hidayat, T., Sari, I., & Noviani, D. (2025). Pengaruh literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di era Society 5.0. Jurnal Multidisiplin West Science, 4(8), 1404–1415. https://doi.org/10.58812/jmws.v4i08.2589
Kartina, K., Akrom, A., & Farhurohman, O. (2021). Pengembangan media pembelajaran scrapbook berbasis budaya lokal pada mata pelajaran IPS. Primary: Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Dasar, 13(2), 119–130. https://doi.org/10.32678/primary.v13i2.5442
Kemendikbudristek. (2021). Panduan penguatan literasi di sekolah dasar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://repositori.kemdikbud.go.id
Kemdikbud. (2020). Gerakan literasi sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://gln.kemdikbud.go.id
Lestari, P. I., & Prima, E. (2023). Penguasaan kosakata bahasa Bali anak kelompok B PAUD Saraswati IV dalam cerita Buyung dan Nguing. Prosiding SINTESA, 5. https://doi.org/10.36002/snts.v5i0.2277
Margunayasa, I. G., & Riastini, P. N. (2021). Pelestarian tradisi mesatua Bali dalam pendidikan anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://jurnal.iaihpancor.ac.id/index.php/aura/article/view/46
OECD. (2022). Programme for International Student Assessment (PISA) results. OECD Publishing. https://www.oecd.org/pisa
Parta, I. B. M. W., & Aryasuari, I. G. A. P. I. (2024). Transformasi satua Bali untuk membentuk karakter anak. Prosiding Seminar Nasional Sastra, Bahasa dan Budaya (SEBAYA).
Rohman, A. (2022). Literasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis di era disrupsi. EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 2(1), 40–47.
Sadwika, I. N., & Astawan, I. N. (2020). Cerita rakyat Bali (satua) sebagai media pembelajaran kekritisan penalaran anak usia sekolah dasar dan pendidikan karakter. Widyadari, 21(2), 605–614. https://doi.org/10.5281/zenodo.4049413
Sanjaya, W. (2020). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Sritaman, N. L., Suastra, I. W., & Arnyana, I. B. (2024). Etnopedagogi dalam cerita Ni Diah Tantri: Strategi kreatif meningkatkan literasi membaca siswa sekolah dasar. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni. https://doi.org/10.59672/stilistika.v13i2.4435
Sudatha, I. G. W., dkk. (2025). Pengembangan media pembelajaran berbasis satua Bali untuk meningkatkan literasi siswa. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/86242
Sudiarta, I. G. N., dkk. (2021). Satua Bali sebagai media pembelajaran berbasis budaya lokal.
Supriyati, & Muhyidin, A. (2025). Literatur review penggunaan cerita rakyat pada keterampilan berbahasa di sekolah dasar. Journal of Educational Experts, 8(1). https://doi.org/10.30740/jee.v8i1.252
Tarigan, H. G. (2015). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.
Widayanti, G. A. N. P., Margunayasa, I. G., & Sudatha, I. G. W. (2025). Pop up book satua Bali Lutung Teken Kekua Memaling Isen pada topik bagian tubuh tumbuhan untuk meningkatkan literasi sains siswa. Journal of Education Action Research, 9(1), 59–68. https://doi.org/10.23887/jear.v9i1.91448
Widiastuti, N. K., dkk. (2020). Nilai-nilai dalam satua Bali sebagai media pendidikan karakter.











