DAMPAK STUNTING TERHADAP PRODUKTIVITAS ANAK SEKOLAH DASAR DI KOTA SERANG
Abstract
Stunting is a public health problem with long-term impacts on the
quality of human resources, including the productivity of school-age children.
In Serang City, stunting prevalence remains a concern despite a decreasing
trend in recent years. This study aims to analyze the impact of stunting on the
productivity of elementary school children in Serang City by utilizing
stunting prevalence data from the Health Office and findings from national
and international research published between 2020 and 2025. The research
employed a descriptive method based on secondary data analysis and a
systematic literature review. The results indicate that stunting negatively
affects cognitive abilities, academic achievement, attendance rates, and
learning participation among elementary school students. These findings
demonstrate that stunting not only influences physical growth but also has
direct implications for children’s learning productivity. Therefore,
strengthening integrated interventions between the health and education
sectors is essential to reduce the impact of stunting and improve the quality
of human resources in Serang City.
Keywords: stunting, learning productivity, elementary school children,
Serang City
Abstrak : Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang
berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia, termasuk
produktivitas anak usia sekolah. Di Kota Serang, prevalensi stunting masih
menjadi perhatian meskipun menunjukkan tren penurunan dalam beberapa
tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak stunting
terhadap produktivitas anak sekolah dasar di Kota Serang dengan
memanfaatkan data prevalensi stunting dari Dinas Kesehatan serta hasil
penelitian nasional dan internasional periode 2020–2025. Metode penelitian
yang digunakan adalah deskriptif dengan analisis data sekunder dan telaah
pustaka sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stunting
berpengaruh terhadap kemampuan kognitif, prestasi akademik, tingkat
kehadiran, dan partisipasi belajar siswa sekolah dasar. Temuan ini
menunjukkan bahwa stunting tidak hanya berdampak pada aspek
pertumbuhan fisik, tetapi juga berimplikasi langsung terhadap produktivitas
belajar anak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan intervensi terintegrasi
antara sektor kesehatan dan pendidikan guna menurunkan dampak stunting
dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Serang.
Kata kunci : Stunting, Produktivitas Terbatas, Anak Sekolah Dasar,
Kota Serang
References
KemenPPPA.
Bappenas. (2020). Strategi nasional percepatan pencegahan stunting 2020–2024.
Kementerian PPN/Bappenas.
Bappenas. (2023). Pembangunan sumber daya manusia dan penurunan stunting.
Kementerian PPN/Bappenas.
Dewey, K. G., & Begum, K. (2021). Long-term consequences of stunting in early life.
Maternal & Child Nutrition.
Indonesia, K. K. R. (2020). Pedoman pencegahan dan penanganan stunting. Kementerian
Kesehatan RI.
Indonesia, K. K. R. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023. Kementerian
Kesehatan RI.
Nurcahyani, D. (2022). Hubungan Stunting dengan Prestasi Belajar Anak Sekolah Dasar.
Jurnal Gizi Dan Kesehatan.
Nurcahyani, D., Lestari, S., & Rahmawati, E. (2022). Hubungan stunting dengan prestasi
belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Gizi Dan Kesehatan Indonesia.
Oktaviani, A. M. (2024). Pembelajaran Berbasis Lingkungan dalam Meningkatkan Aktivitas
Belajar Siswa SD. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(2).
Oktaviani, A. M., & Fadliansyah, F. (2024). Strategi Pembelajaran Inklusif pada Siswa
Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar. Arus Jurnal Pendidikan, 4(2).
Oktaviani, A. M., & Nupus, S. (2025). Analisis Kesulitan Belajar Membaca pada Siswa
Sekolah Dasar. Arus Jurnal Pendidikan, 5(1).
Oktaviani, A. M., & Sadiyah. (2025). Peran Sekolah dalam Mengembangkan Kemampuan
Kognitif Peserta Didik. Arus Jurnal Pendidikan, 5(2).
Oktaviani, A. M., & Umamah, U. (2025). Media Pembelajaran dan Dampaknya terhadap
Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 4(3).
Organization, W. H. (2022). Global nutrition targets 2025: Stunting policy brief. WHO.
Prendergast, A. J. (2020). The Stunting Syndrome and Child Development. Paediatrics and
International Child Health.
Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2020). The stunting syndrome in developing countries.
Paediatrics and International Child Health.
Putri, A. R., Hadi, S., & Wibowo, T. (2023). Dampak status gizi terhadap produktivitas
belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar.
Serang, D. K. K. (2022). Profil Kesehatan Kota Serang Tahun 2022. Dinas Kesehatan Kota
Serang.
Suryani, N. (2021). Pendidikan Orang Tua dan Risiko Stunting Anak. Jurnal Kesehatan
Masyarakat.
Suryani, N., Handayani, R., & Kusuma, A. (2021). Analisis stunting berbasis wilayah dan
implikasinya terhadap pendidikan dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
WHO. (2022). Global Nutrition Targets: Stunting. World Health Organization.
Anak, K. P. P. dan P. (2021). Stunting dan dampaknya terhadap kualitas anak Indonesia.
KemenPPPA.
Bappenas. (2020). Strategi nasional percepatan pencegahan stunting 2020–2024.
Kementerian PPN/Bappenas.
Bappenas. (2023). Pembangunan sumber daya manusia dan penurunan stunting.
Kementerian PPN/Bappenas.
Dewey, K. G., & Begum, K. (2021). Long-term consequences of stunting in early life.
Maternal & Child Nutrition.
Indonesia, K. K. R. (2020). Pedoman pencegahan dan penanganan stunting. Kementerian
Kesehatan RI.
Indonesia, K. K. R. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023. Kementerian
Kesehatan RI.
Nurcahyani, D. (2022). Hubungan Stunting dengan Prestasi Belajar Anak Sekolah Dasar.
Jurnal Gizi Dan Kesehatan.
Nurcahyani, D., Lestari, S., & Rahmawati, E. (2022). Hubungan stunting dengan prestasi
belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Gizi Dan Kesehatan Indonesia.
Oktaviani, A. M. (2024). Pembelajaran Berbasis Lingkungan dalam Meningkatkan Aktivitas
Belajar Siswa SD. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(2).
Oktaviani, A. M., & Fadliansyah, F. (2024). Strategi Pembelajaran Inklusif pada Siswa
Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar. Arus Jurnal Pendidikan, 4(2).
Oktaviani, A. M., & Nupus, S. (2025). Analisis Kesulitan Belajar Membaca pada Siswa
Sekolah Dasar. Arus Jurnal Pendidikan, 5(1).
Oktaviani, A. M., & Sadiyah. (2025). Peran Sekolah dalam Mengembangkan Kemampuan
Kognitif Peserta Didik. Arus Jurnal Pendidikan, 5(2).
Oktaviani, A. M., & Umamah, U. (2025). Media Pembelajaran dan Dampaknya terhadap
Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 4(3).
Organization, W. H. (2022). Global nutrition targets 2025: Stunting policy brief. WHO.
Prendergast, A. J. (2020). The Stunting Syndrome and Child Development. Paediatrics and
International Child Health.
Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2020). The stunting syndrome in developing countries.
Paediatrics and International Child Health.
Putri, A. R., Hadi, S., & Wibowo, T. (2023). Dampak status gizi terhadap produktivitas
belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar.
Serang, D. K. K. (2022). Profil Kesehatan Kota Serang Tahun 2022. Dinas Kesehatan Kota
Serang.
Suryani, N. (2021). Pendidikan Orang Tua dan Risiko Stunting Anak. Jurnal Kesehatan
Masyarakat.
Suryani, N., Handayani, R., & Kusuma, A. (2021). Analisis stunting berbasis wilayah dan
implikasinya terhadap pendidikan dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
WHO. (2022). Global Nutrition Targets: Stunting. World Health Organization.











