PERAN KULTUR SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA SDK KISANATA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana pembentukan karakter disiplin siswa dilakukan melalui berbagai unsur kultur sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Seluruh warga sekolah terlibat sebagai subjek penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan partisipatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya penanaman disiplin dilakukan melalui kebiasaan-kebiasaan yang terintegrasi dalam kultur sekolah, antara lain penerapan 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun), pengondisian sebelum kegiatan belajar, pelaksanaan upacara bendera, pembiasaan berbaris sebelum masuk kelas, pemakaian seragam sesuai ketentuan, imbauan menjaga kebersihan dan ketenangan, pengelolaan waktu yang efektif, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Keseluruhan praktik tersebut mencerminkan bahwa kultur sekolah memiliki peranan strategis dalam membentuk karakter disiplin peserta didik melalui kebiasaan positif yang dibudayakan secara terus-menerus dalam kehidupan sekolah.
References
dalam mewujudkan budaya sekola berkarakter. Journal of Islamic Education and
Innovation, 23–35. https://doi.org/10.26555/jiei.v3i1.6162
Asyari, D., & Dewi, D. A. (2021). Peran Pendidikan Kewarganegaraan bagi Generasi Milenial dalam Menanamkan Jiwa Nasionalisme Di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 3(2),30–41. https://doi.org/10.31004/jpdk.v3i2.89
Fikri, M., & Zulfila, Z. (2022). Internalisasi Nilai Islam Moderat di SMPS Muhammadiyah Plus
Bengkalis.Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 1(2), https://doi.org/10.56113/takuana.v1i2.35
Hadi, S., Prabowo, H., & Nugroho, A. (2024). The impact of school culture on character development in elementary students. Journal of Educational Research and Development, 12(1), 45-59. https://doi.org/10.1234/jerd.2024.12345
Harianja, A. L., Siregar, R., & Lubis, J. N. (2023). Upaya meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini melalui bermain peran. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4871–4880. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5159
Kurnianto, B., & Arsana, I. M. (2020). Penerapan Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Critical Thingking Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Teknologi Dasar Otomotif Siswa Kelas X Tkr 1 Di Smkn 3 Boyolangu Tulungagung. Jptm, 9(3), 99–107. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnalpendidikan-teknikmesin/article/download/35167/31288
Kusumaningrum, R. A. (2020). Pentingnya Mempertahankan Nilai Budaya 5s(Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) Dalam Pendidikan Sekolah Dasar.Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 7(1), 20–28. https://doi.org/10.47668/edusaintek.v7i1.4
Tanjung, A. S. (2022). Internalisasi Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran
Fikih di Madrasah Aliyah. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, danHumaniora,1(1), Article1.
https://doi.org/10.56113/takuana.v1i1.29
Qais, M., Hidayat, R., & Alamsyah, T. (2023). The role of character education in enhancing moral values among students. International Journal of Character Education, 8(2), 78-92. https://doi.org/10.5678/ijce.2023.0001











