the GURU SEBAGAI AGEN PERUBAHAN UNTUK MENDORONG INKLUSI DAN KESETARAAN GENDER DALAM PEMBELAJARAN
Indonesia
Abstract
Artikel ini membahas peran guru sebagai agen perubahan dalam mendorong inklusi dan kesetaraan gender di lingkungan pembelajaran. Masalah utama yang diidentifikasi adalah masih adanya praktik pembelajaran yang bias gender, stereotip yang tidak disadari, serta keterbatasan pengetahuan pendidik dalam menerapkan pendekatan yang sensitif terhadap keberagaman. Kondisi ini berdampak pada partisipasi, dan hasil belajar antara peserta didik laki-laki dan perempuan, serta kelompok gender lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji sejauh mana guru dapat berperan sebagai transformasi sosial melalui strategi pedagogis yang inklusif, sekaligus mengidentifikasi praktik-praktik efektif yang dapat mendukung terciptanya kesetaraan gender di kelas.
Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada sekolah menengah yang telah menerapkan program pendidikan inklusif berbasis gender. Subjek penelitian terdiri dari guru-guru Menengah Pertama Pemilihan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi kelas, serta analisis dokumen kebijakan sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang memiliki pemahaman memadai tentang isu gender dan memperoleh dukungan institusi mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih setara. Praktik yang terbukti efektif meliputi penggunaan bahasa yang tidak bias, pemilihan materi ajar yang representatif, pembagian peran yang adil dalam aktivitas kelompok, serta penerapan metode pembelajaran partisipatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan budaya sekolah yang inklusif, dan penguatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan menjadi kunci untuk mewujudkan kesetaraan gender dalam proses pembelajaran.
References
Anwar, C., Komariyah, L., Aznem, A., Hasbar, H., Payung, L. T., & Kesuma, A. H. (2025). Evaluasi Kebijakan Pendidikan Inklusif di Indonesia: Pendekatan CIPP dan Perspektif Keadilan Sosial. Journal of Education Research, 6(3), 739–750.
Antoninis, M., et al. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in education: A tool on whose terms? UNESCO.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Rev. ed.). Rineka Cipta.
Arifin, A., Sugerman, S., & Amin, M. (2021). Respon Guru Tentang Pelanggaran yang dilakukan Siswa. Ainara Journal, 2(3), 193–205.
Biesta, G. (2015). What is education for? European Journal of Education, 50(1), 75–87.
Damanik, F. H. S., Sukmana, O., & Winarjo, W. (2025). Sosiologi Kritis dan Transformasi Pendidikan. Didaktika, 14(2), 2031–2048.
Dores, D. (2025). Evaluasi Penerapan Hak Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusif. JURNAL EDUKASI, 11(1), 60–84.
Erniati, E., & Hidayat, A. N. (2025). Teknologi Terhadap Perempuan dalam Sektor STEM. Musawa, 17(1), 74–105.
Erstiawan, M. S. (2021). Good Corporate Governance Penyelenggara Pendidikan. Majalah Ekonomi, 26(1), 40–51.
Faruq, U., & Bakar, M. Y. A. (2025). Pendidikan sebagai Alat Transformasi Sosial. Concept Journal, 4(1), 56–74.
Fitriani, E., & Neviyarni, N. (2022). Kesetaraan Gender dan Pendidikan Humanis. Naradidik, 1(1), 51–56.
Hadijaya, Y., Novita, W., & Yusdiana, E. (2025). Pendidikan sebagai Proses Transformasi Kebudayaan. Alacrity Journal, 276–287.
Hariyono, H., et al. (2025). Manajemen Pendidikan Bermutu. PT Sonpedia.
Hidayat, A. D. W., et al. (2025). Kompetensi Guru dalam Pendidikan Inklusi. Nusantara Educational Review, 3(1), 69–77.
Irayanti, I., Sulkipani, S., & Sapriya, S. (2023). Analisis Keteladanan Guru. SETARA, 5(02), 110–997.
Isroani, F., et al. (2024). Pendidikan Inklusif. Aina Media Baswara.
Judrah, M., et al. (2024). Peran Guru Pendidikan Agama Islam. Journal of Instructional and Development Researches, 4(1), 25–37.
Kemdikbudristek. (2022). Panduan pendidikan inklusif dan kesetaraan gender di sekolah.
Nugroho, F. A. (2022). Bias Gender Dalam Pendidikan Nasional Di Indonesia.
Oskar, R., Munir, M., & Karoma, K. (2025). Guru Sebagai Fasilitator Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(1).
Sari, D., & Wulandari, P. (2020). Peran guru dalam pendidikan inklusif. Jurnal Pendidikan Inklusif, 3(2), 45–58.
Solihah, R. I., Sudrajat, A., & Marzuki, M. (2024). Analisis Kritis Konstruksi Identitas Gender. JUPENSAL, 1(4), 587–598.
Sukraini, N. (2025). Representasi Etnis, Agama, dan Gender dalam Buku Teks. Auladuna, 7(1), 139–147.
Syamsuardi, E. M., et al. (2024). Peran Guru dalam Membentuk Lingkungan Belajar. Paramurobi, 7(1), 63–77.
UNESCO. (2019). Gender and education: Achieving inclusive and equitable quality education.
Wita, G., et al. (2025). Pendekatan Multikultural Sebagai solusi Bias Gender. Titikala Jurnal, 1(1), 86–99.
Yuniarti, K. Y., et al. (2025). Kajian Kebutuhan dan Dukungan Pendampingan Siswa Inklusi.











