Peningkatan Minat Baca Anak Melalui Storytelling dan Pembentukan Perpustakaan Mini di Panti Asuhan
Abstract
Rendahnya minat baca anak panti asuhan masih menjadi persoalan yang kurang mendapat perhatian dalam konteks pendidikan nonformal, terutama karena minimnya program literasi berbasis kegiatan langsung. Penelitian ini memiliki tujuan meningkatkan minat baca anak melalui program storytelling dan pembentukan perpustakaan mini di Panti Asuhan Karisma Harapan Anak Bangsa. Kegiatan dilaksanakan pada 22 November 2024 melibatkan 20 anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, dokumentasi, dan penilaian perilaku literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh anak terlibat aktif, dengan 70% peserta menunjukkan peningkatan minat baca. Peningkatan terlihat pada frekuensi memilih buku (naik 65%), keaktifan berdiskusi cerita (naik 72%), serta pemanfaatan perpustakaan mini (naik 68%). Temuan ini menegaskan bahwa intervensi literasi sederhana melalui penyediaan lingkungan literat dan aktivitas membaca yang menyenangkan efektif dalam meningkatkan minat baca anak. Penelitian ini merekomendasikan pelaksanaan program literasi yang berkelanjutan agar dampaknya lebih optimal dan berjangka panjang.
References
Fatimah, A., & Maryani, K. (2018). Visual literasi media pembelajaran buku cerita anak. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 5(1), 15–26.
Fitriyani, R., & Rahmawati, E. (2024). Analisis metode bercerita berbasis digital untuk meningkatkan minat baca pada anak usia dini. Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 7(1), 45–53.
Harefa, S. M., Mustapa, N., Kurniati, E., & Wardhani, W. D. L. (2023). The effect of reading one picture storybook each day on children’s language skills and character growth. PAUDIA, 14(4), 250–260.
Lestari, S., & Rukiyah, R. (2018). Pengaruh storytelling dan permainan kata terhadap kemampuan literasi dini siswa TK Yayasan Gedung Wanita Semarang. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 5(4), 331–340.
Nurrita, T. (2021). Peningkatan kemampuan literasi awal melalui media big book pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 987–995.
Priyantini, L. D. E., & Yusuf, A. (2020). The influence of literacy and read-aloud activities on the early childhood education students’ receptive language skills. Journal of Primary Education, 9(3), 210–218.
Putri, D. M., & Lestari, S. (2021). Pengaruh pojok baca terhadap perkembangan minat literasi pada anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(3), 412–420.
Rahman, A., & Sari, N. P. (2024). Storytelling berbasis digital sebagai inovasi pembelajaran literasi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 9(1), 55–66.
Ramadhani, S., & Wahyuni, N. (2023). Pengaruh kegiatan read aloud terhadap peningkatan minat baca anak sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(2), 1250–1260.
Su, M., Fan, Y., Wu, J., Qiao, B., & Zhou, W. (2022). The influence of the literacy environment on children’s writing development in Chinese. Frontiers in Psychology, 13, 1–12.
Wijayanti, D. A., & Hapsari, F. (2022). Pengembangan lingkungan literasi ramah anak di lembaga PAUD. Jurnal Golden Age, 6(1), 34–45.
Yanti, S., Purwandari, E., Subakti, A., Anggereni, D. T., & Agusta, O. L. (2022). Implementation of the storytelling method to improve early children’s language skills. PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 9(2), 102–111.











