Menggugah Nilai Lokal Melalui Gerak: Integrasi Permainan Tradisional dalam Koreografi Pendidikan Anak

Menggugah Nilai Lokal Melalui Gerak: Integrasi Permainan Tradisional dalam Koreografi Pendidikan Anak

  • Titis Sefi Andhini Universitas Negeri Malang
  • Rika Mellyaning Khoiriya Universitas Negeri Malang
Keywords: children's choreography, traditional games, character values.

Abstract

The choreography of “Sangkan Paraning Dolanan” is a traditional dance that incorporates Javanese children's games such as Cublak-Cublak Suweng, Engklek, and Ular Naga as a medium for teaching character to elementary school students. Through a descriptive choreography analysis approach, this work shows how the simple movements of traditional games can convey the values of honesty, sportsmanship, unity, and mutual cooperation. The integration of regional songs and local cultural elements reinforces the relevance of enjoyable, meaningful, and child-appropriate arts education. As a result, this dance is not only an artistic expression, but also a means of cultural preservation and character building based on direct experience.

References

Barthes, R. (2012). Elemen-elemen semiologi. Basabasi.
Dewey, J. (1938). Experience and education: Kappa Delta Pi. International Honor Society in Education.
Fibiona, I. (2021). Cublak Cublak Suweng Dan Gobak Sodor: Pengembangan Karakter Anak Dalam Permainan Tradisional Yogyakarta.
Habsy, B. A., Malora, P. I., Widyastutik, D. R., & Anggraeny, T. A. (2023). Teori Jean Piaget vs Lev Vygotsky dalam Perkembangan Anak di Kehidupan Bermasyarakat. Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 4(2), 576–586.
Hidajat, P. D. R. (2025). Seni Pertunjukan & Pariwisata Budaya Indonesia. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Korpinen, K. (2024). “Wild” languaging: A practice of embodied language learning when integrating dance in early additional language education. Apples - Journal of Applied Language Studies, 18(4), 25–51. https://doi.org/10.47862/apples.138534
Nursyam, R., Cahyadi, O., & Suwandi, T. (2023). Kreatifitas Gerak Melalui Proses Imajinasi dan Intuisi dalam Bentuk Koreografi. Jurnal Pendidikan Tari, 4(1), 120–134.
Rohayati, H. (2023, Juni 20). Penerapan Aspek Kognitif, Psikomotorik Dan Afektif Pembelajaran Tari Sembah Batin Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Tari Di SMKN 1 Negeri Besar [Skripsi]. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN. https://digilib.unila.ac.id/73788/
Sullivan, G. (2010). Art practice as research: Inquiry in visual arts. Sage.
Surahman, Y. T., & Fauziati, E. (2021). Maksimalisasi kualitas belajar peserta didik menggunakan metode learning by doing pragmatisme by John Dewey. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 3(2), 137–144.
Published
2025-12-04
How to Cite
Titis Sefi Andhini, & Rika Mellyaning Khoiriya. (2025). Menggugah Nilai Lokal Melalui Gerak: Integrasi Permainan Tradisional dalam Koreografi Pendidikan Anak : Menggugah Nilai Lokal Melalui Gerak: Integrasi Permainan Tradisional dalam Koreografi Pendidikan Anak . Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 373 - 383. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.9304