Pendidikan di Era Revolusi Mental, Intelektualisme dan Spritualisme

  • Mutiara Enda mutiara Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Siti Nur Laila Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Ismail Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Keywords: Revolusi Mental, Intelektualisme, Spiritualisme, Pendidikan Karakter

Abstract

Penelitian ini menganalisis integrasi penting antara Revolusi Mental, Intelektualisme, dan Spiritualisme dalam sistem pendidikan nasional Indonesia untuk membentuk individu yang utuh. Pergeseran ini diperlukan akibat perubahan global dan krisis karakter bangsa, menuntut pendidikan untuk melampaui transfer pengetahuan semata menjadi pembangunan karakter komprehensif. Permasalahan penelitian berfokus pada implementasi konsep Revolusi Mental dalam pendidikan, peran guru dalam melahirkan "Generasi Emas," dan pencapaian keseimbangan antara Intelektualisme dan Spiritualisme. Intelektualisme didefinisikan sebagai pengembangan nalar kritis, kreativitas, dan literasi digital untuk memecahkan masalah kompleks. Sebaliknya, Spiritualisme menekankan pada pengembangan kecerdasan spiritual (SQ), nilai moral yang kokoh, dan karakter yang selaras dengan ajaran agama, guna mencegah penyalahgunaan kecerdasan intelektual. Metode yang digunakan adalah analisis filosofis dan konseptual terhadap ketiga elemen ini. Temuan utama adalah bahwa konvergensi ketiga aspek ini merupakan kunci untuk menghasilkan generasi yang berdaya saing global namun tetap berakar pada nilai-nilai luhur (Insan Kamil). Transformasi ini membutuhkan guru sebagai ujung tombak pelaksanaan pendidikan karakter melalui keteladanan dan pembiasaan.

References

Alawiyah, F. (2012). Kebijakan dan Pengembangan Pembangunan Karakter Melalui Pendidikan di Indonesia. 87–102.
Alfatah, A. I., Rahayu, M., & Sabiq, A. F. (2021). Tantangan pendidikan karakter religius, nasionalis, dan mandiri pada masa new normal. Mercu Buana, 3, 86–94.
Juanda, A. (2016). Aliran-Aliran Filsafat Landasan Kurikulum dan Pembelajaran. CV.CONFIDENT.
Lestari, T. (2023). Relevansi Konteks Pendidikan Karakter Abad-21 di Indonesia Dengan Pemikiran Pendidikan Driyarkara. Universitas Nahdatul Ulama Indonesia.
Miswanto, & Ilham, M. (2024). Merancang Kurikulum Pendidikan Islam yang mengakomodasi kebutuhan spiritual dan intelektual. Arriyadhah, XXI(2), 20–28.
Mulyasa, E. (2017). Revolusi Mental Dalam Pendidikan Untuk Merevitalisasi Nilai-Nilai Pancasila dan Menumbuhkembangkan Wawasan Kebangsaan. November.
Sahroni. (2023). Pendidikan Spiritual Dalam Membentuk Akhlak Anak Perspektif Al-Qur’an. 5, 11–23.
Sofwan, M., Puteri, A. R., Asmiralda, F., Daulay, H., & Dahlan, Z. (2025). Wahdatul ‘Ulum dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan Mental dalam Perspektif Pendidikan Islam. Journal of Innovative Research, 02, 560–568.
Zamhariroh, N. M., Azis, A. R., Nata, B. R., Fahmi, M., & Salik, M. (2024). Relevansi Pemikiran Pendidikan Al-Ghazali Dengan Pendidikan Islam Kontemporer Tentang Keseimbangan Intelektual Dan Spiritual. Kariman, 12(2), 169–181.
Published
2025-12-04
How to Cite
mutiara, M. E., Nur Laila, S., & Ismail. (2025). Pendidikan di Era Revolusi Mental, Intelektualisme dan Spritualisme. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 315 - 322. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.9279