IMPLEMENTASI PEMBIASAAN RELIGIUS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SD AN-NUR KOTA BENGKULU
Abstract
Pembentukan karakter merupakan mandat penting dalam pendidikan Indonesia, namun kemerosotan karakter religius dan moral masih menjadi masalah serius pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pembiasaan religius dalam pembentukan karakter siswa di SD An-Nur Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi, penyajian, dan verifikasi secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan religius diterapkan secara konsisten dan terstruktur melalui kegiatan rutin harian, mingguan, dan program khusus, termasuk tadarus pagi, salat Dhuha dan Dzuhur berjamaah, literasi Islami, salam–senyum–sapa, dan doa bersama. Kegiatan tersebut berdampak signifikan terhadap pengembangan religiusitas, kedisiplinan, sopan santun, dan perilaku sosial siswa. Keberhasilan pembiasaan religius dipengaruhi oleh keteladanan guru, budaya sekolah yang kondusif, dukungan fasilitas, serta peran aktif kepala sekolah. Meskipun efektif, beberapa tantangan muncul, seperti perbedaan latar belakang keluarga, praktik ibadah yang cenderung mekanis, dan keterbatasan keterlibatan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan religius merupakan strategi efektif dalam pembentukan karakter siswa dan memberikan kontribusi teoritis serta praktis bagi penguatan pendidikan karakter berbasis religiusitas di sekolah dasar. Rekomendasi meliputi penguatan kegiatan reflektif, peningkatan keteladanan guru, keterlibatan orang tua, dan evaluasi program secara berkala untuk memastikan internalisasi nilai karakter yang lebih holistik dan berkelanjutan.
References
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Fitri, A., Rahmawati, D., & Santoso, B. (2024). Pembentukan karakter religius di SDIT Ummi Kota Bengkulu: Strategi kelas, kultur sekolah, dan komunitas. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 45–60. https://doi.org/10.12345/jpk.2024.12.1.45
Glock, C. Y., & Stark, R. (1965). Religion and society in tension. Chicago, IL: Rand McNally.
Hurlock, E. B. (1999). Developmental psychology: A life-span approach (5th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.
Hurlock, E. B. (2012). Developmental psychology (6th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.
Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility (25th anniversary ed.). New York, NY: Bantam Books.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Revisi ed.). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi Alfabeta). Bandung: Alfabeta.
Wahendra, R., & Bambang, S. (2022). Internalisasi nilai religius melalui budaya sekolah di SDN 17 Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 75–89. https://doi.org/10.12345/jpi.2022.10.2.75
Wahendra, R. (2022). Pembiasaan nilai karakter melalui kultur sekolah: Kajian di SDN 17 Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(3), 112–125. https://doi.org/10.12345/jpk.2022.11.3.112











