STRATEGI PEMASARAN JASA PENDIDIKAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN MUTU, BRAND IMAGE, DAN DAYA SAING PERGURUAN TINGGI ISLAM
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi cara pemasaran layanan pendidikan Islam di institusi pendidikan tinggi Islam demi meningkatkan kualitas, citra merek, dan daya saing lembaga. Dalam situasi persaingan yang bersifat global dan tuntutan masyarakat akan pendidikan yang berkualitas, institusi pendidikan tinggi Islam diharapkan untuk mengimplemetasikan strategi pemasaran yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui pencarian artikel ilmiah yang relevan dari Google Scholar, dengan rentang publikasi dari tahun 2023 hingga 2025. Seleksi literatur dilakukan dengan mengikuti kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas dan relevansi data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi bauran pemasaran jasa (7P) yang meliputi produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik, menjadi pendekatan utama yang diterapkan oleh perguruan tinggi Islam. Strategi ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan jumlah pendaftar, memperkuat reputasi institusi, serta membangun daya saing di antara perguruan tinggi. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital, media sosial, dan kolaborasi antara tim pemasaran internal dan eksternal menjadi elemen penting dalam keberhasilan pendekatan promosi ini. Penelitian ini menemukan bahwa strategi pemasaran yang responsif terhadap perubahan teknologi dan tuntutan pasar dapat memperkuat posisi lembaga pendidikan Islam sebagai penyedia pendidikan berkualitas. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup pentingnya inovasi yang berkelanjutan, penilaian strategi secara rutin, serta kerja sama antar unit dalam melaksanakan promosi pendidikan.
References
Juran, J. M., & Godfrey, A. B. (1998). Juran’s quality handbook (5th ed.). McGraw- Hill.
Keller, K. L. (1993). Conceptualizing, measuring, and managing customer-based brand equity. Journal of Marketing, 57(1), 1–22. https://doi.org/10.2307/1252054
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Malarangan, H., Wulandari, E., & Ermawati, E. (2020). Pre-marriage pregnancy in Islamic law compilation. International Journal of Contemporary Islamic Law and Society, 2(2), 18–32. https://doi.org/10.24239/ijcils.Vol2.Iss2.19
Shobri, M. (2020). Strategi meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Hasan Jufri. Cendekia: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 123–135.
Shobri, M., et al. (2021). The leadership role of the International Class Program (ICP) in improving academic quality. Harmony Philosophy, 1(3), 50–60.https://doi.org/10.70062/harmonyphilosophy.v1i3.50
Suardana, I. M., et al. (2021). Occupational health and safety (OHS) risk analysis in the villa development project. International Journal of Physical Sciences and Engineering, 7(2).
Sari, J. P., Setio, J., Satria, R., Oviyanti, F., & Maryamah, M. (2024). Tantangan Madrasah Di Era Digital: Transformasi Pendidikan Agama Islam Dalam Konteks Teknologi. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 14(2), 211. https://doi.org/10.22373/jm.v14i2.23489
Suharto, H. B. (2015). Marketing Pendidikan; Menata Ulang PTKI Menghadapi Pasar Bebas ASEAN. LKIS Pelangi Aksara.
Triandini, E., Jayanatha, S., & Indrawan, A. (2019). Metode systematic literature review untuk identifikasi platform dan metode pengembangan sistem informasi di Indonesia. Indonesian Journal of Information Systems, 2(1), 1– 10.
Porter, M. E. (1985). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. Free Press.











