Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Anak Usia Dini
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka pada lembaga pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta mengidentifikasi implikasinya terhadap perkembangan holistik anak. Kurikulum Merdeka, dengan fokus pada proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) dan pembelajaran berdiferensiasi, menawarkan paradigma baru yang menekankan pada minat, potensi, dan kebutuhan individual anak. Serta faktor pendukung dan penghambatnya. Faktor yang mendukung adalah pemerintah senantiasa memberi dukungan atas pengimplementasian kurikulum merdeka dan hambatan yang dialami adalah orang tua peserta didik yang belum memahami kurikulum merdeka pada saat awal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengimplementasian kurikulum merdeka pada PAUD berjalan dengan baik karena guru dan Kepala Sekolah yang telah memahami betul tentang kurikulum merdeka dan berkat dukungan dari pemerintah meskipun tetap ada hambatan yang dialami.
References
Firmansyah, F. (2007). Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (Struktur dan Kendalanya). Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 134–144.
Idrus, M. (2009). Metode Penelitian Ilmu Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Erlangga.
Ismayati Marfuah, Problematika Guru PAUD dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar, Tarbiyah Jurnal: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (Tarbiyah Journal: Journal Of Teaching And Educational Sciences).
Leithwood, K. (1982). Implementing Curriculum Innovations. Ontario Institute for Studies in Education Press.
Mendikbudristek RI. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.
Ningtyas, A., R., et al. Implementasi Kurikulum Merdeka pada Satuan PAUD, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, IAIN Curup, Jln Dr. Ak. Gani No 1 Dusun Curup, Curup Utara, Bengkulu, Indonesia
Parkay, F. W., Hass, G. J., & Anctil, E. J. (2010). Curriculum Leadership: Readings for Developing Quality Educational Programs. Pearson.
Pengelola Web Direktorat SMP. (2022). Mengenal Tiga Keunggulan Kurikulum Merdeka. Direktorat Sekolah Menengah Pertama. https://ditsmp.kemdikbud.go.id/mengenal-tiga-keunggulan-kurikulum- merdeka/
Raco, J. R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik, dan Keunggulannya. Grasindo.
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P
(2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak.
Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319.
Sadaruddin, S., Ahmad, A., Jabu, B., Syamsuardi, S., Usman, U., & Hasmawaty,
H. (2023). Development of Design, Explain, Development, And Evaluation- Project Based Learning (DEDEn-PjBL) Model in Stimulating Children’s Creativity. Journal of Research and Multidisciplinary, 6(2), 770-786. https://doi.org/10.5281/jrm.v6i2.81
Saputra, B. R. A. (2022). Inilah Kelebihan dan Kekurangan Kurikulum Merdeka Belajar. Kompasiana.
https://www.kompasiana.com/bagasryandia/629cab3ddf66a74de87fa772/in ilah-kelebihan-dan-kekurangan-kurikulum-merdeka- belajar?page=2&page_images=1
Sari, F. I., Sunendar, D., & Anshori, D. (2023). Analisis Perbedaan Kurikulum 2013 Dan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(1), 146– 151.
Supini, E. (2022). Mengenal Karakteristik Kurikulum Merdeka. Kejar Cita. https://blog.kejarcita.id/karakteristik-kurikulum-merdeka/
Ulinniam, Hidayat, Barlian, U. C., & Iriantara, Y. (2021). Penerapan Kurikulum 2013 Revisi di Masa Pandemi pada SMK IBS Tathmainul Quluub Indramayu. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 118–126.
Yuli Tri Andini,dkk., Analisis Kendala Implementasi Kurikulum Merdeka Yang Dihadapi Guru Pendidikan Anak Usia Dini Di Jember, AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 1 Tahun 2024.
Zais, R. S. (1976). Curriculum: Principles and Foundation. Harper & Row Publishe











