PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI EFEK NEGATIF MEDIA SOSIAL DI KALANGAN PESERTA DIDIK

  • Arman Noor Efendy UIN Antasari Banjarmasin
Keywords: Efek Negatif Media Sosial, Pendidikan Agama Islam, Peran Guru.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi efek negatif media sosial di kalangan peserta didik agar mereka dapat menggunakan media sosial secara lebih bijak serta tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan guru PAI dalam mengatasi dampak negatif media sosial terhadap peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menjalankan peranannya melalui upaya preventif, seperti pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah, kegiatan Muhadharah mingguan, serta pengaitan materi pelajaran agama dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Sanksi atau hukuman diterapkan berupa penyitaan telepon genggam ketika peserta didik kedapatan menggunakannya atau mengakses media sosial saat pembelajaran berlangsung, hingga pemanggilan orang tua apabila pelanggaran yang dilakukan sudah dianggap berat. Selain itu, guru PAI juga memberikan bimbingan berupa nasihat, arahan, dan teguran kepada peserta didik yang menunjukkan perilaku bermasalah baik di dalam maupun di luar proses pembelajaran.

References

Akmal, H. (2013). Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Rosyad, A. M. (2019). Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Indramayu. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 4(1), Juli.
Amir, F. (2015). Analisis kebijakan dan efektivitas organisasi. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik, 19(1).
Wijayati, A. D. (2021). Pengaruh penggunaan aplikasi Telegram terhadap peningkatan pengetahuan keamanan (Skripsi). Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Araniri. (2020). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan sikap keberagamaan yang toleran. Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 6(1).
Bungin, B. (2006). Sosiologi komunikasi: Teori, paradigma, dan diskursus teknologi komunikasi di masyarakat (Cet. ke-2). Jakarta: Kencana.
Sumara, D., Husaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Kenakalan remaja dan penanggulangannya. Jurnal Penelitian dan PPM, 4(2).
Permadi, D., & Arifin, D. (2001). Kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan komite sekolah (Cet. ke-1). Bandung: PT Sarana Panca Karya Nusa.
Rohman, D. A. (2019). Komunikasi dakwah melalui media sosial. Jurnal Diklat Keagamaan, 13(2).
Adawiyah, D. P. R. (2020). Pengaruh penggunaan aplikasi TikTok terhadap kepercayaan diri remaja di Kabupaten Sampang. Jurnal Komunikasi, 207(2).
Firman, M. N. A. (2021). Pengguna internet mulai bosan media sosial. VIVA Media Baru. Retrieved from https://teknologi.news.viva.co.id/news/read/282747-pengguna-internet-mulai-bosan-media-sosial
Published
2025-12-03
How to Cite
Arman Noor Efendy. (2025). PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI EFEK NEGATIF MEDIA SOSIAL DI KALANGAN PESERTA DIDIK. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 238 - 252. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.8993