Pengaruh Eksperimen Balon Ajaib terhadap Kemampuan Sains Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 11 Kota Padang

  • Nadia Putri Yuliani Universitas Negeri Padang
  • Nur Hazizah Universitas Negeri Padang
Keywords: Kemampuan Sains; Anak Usia Dini; Metode Eksperimen; Balon Ajaib; Pembelajaran PAUD

Abstract

Kemampuan sains merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini karena membantu membentuk cara berpikir logis, rasa ingin tahu, dan pemahaman terhadap fenomena alam di sekitar mereka. Namun, pembelajaran sains di PAUD masih sering dilakukan secara konvensional melalui penjelasan verbal guru tanpa melibatkan anak secara aktif dalam eksperimen. Kondisi ini menyebabkan anak kurang memahami konsep ilmiah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen Balon Ajaib terhadap kemampuan sains anak usia 5–6 tahun di Taman Kanak-kanak Aisyiyah 11 Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 11 Kota Padang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling . sampel yang digunakan yaitu kelas B2 sebagai kelas eksperimen dan kelas B1 sebagai kelas kontrol yang masing-masing kelas berjumlah 10 anak. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan tabel uji hipotesis dibuktikan dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0,004 < 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata kemampuan sains anak di kelas eksperimen meningkat dari 9,3 pada pre-test menjadi 22,1 pada post-test, sedangkan pada kelas kontrol hanya meningkat dari 8,5 menjadi 18,9.  Dengan demikian ada perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sehingga dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen Balon Ajaib efektif meningkatkan kemampuan sains anak usia dini melalui kegiatan belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Metode ini dapat dijadikan alternatif inovatif bagi guru PAUD dalam mengembangkan pembelajaran sains berbasis pengalaman langsung.

References

Abidza, A., & Hazizah, N. (2025). Pengaruh metode eksperimen telur terhadap kemampuan sains anak di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina 01 Padang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 240–253.
Annisa, A., & Yaswinda, Y. (2022). Pengaruh penerapan eksperimen rambatan air terhadap kemampuan berpikir kritis anak taman kanak-kanak. JCE (Journal of Childhood Education), 6(2), 405–419.
Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. PT Bumi Aksara.
Febrianty, A., & Yaswinda, Y. (2025). Pengaruh metode eksperimen sawi putih terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia dini di Taman Kanak-kanak Pertiwi 1 Kantor Gubernur Padang. Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 138–150.
Madyawati, L., Zubadi, H., & Yudi, D. (2015). Multiple intelligence games model untuk mengasah kecerdasan anak di daerah rawan bencana Jawa Tengah. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 1(1), 13–27. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v1i1.50
Mirawati, M., & Nugraha, R. (2017). Meningkatkan keterampilan proses sains anak usia dini.
Moeslichatoen, R. (2004). Metode pengajaran di taman kanak-kanak. Departemen Pendidikan Nasional.
Pratiwi, V., & Yaswinda, Y. (2024). Pengaruh eksperimen pelangi terhadap kemampuan sains anak di Taman Kanak-kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang. JCE (Journal of Childhood Education), 8(2), 126–135.
Purwanti, R. (2025). Eksperimen balon ajaib: Edukasi interaktif sains dasar bagi anak usia dini di TKIT Salman Al-FaNadia Putri Yuliani 2 Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia, 8(1), 1–6.
Qolbiah, N. N. (2023). Peningkatan kemampuan konsep sains melalui eksperimen balon ajaib di TK Adinda Desa Sukamukti. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 7(1), 177–182.
Ramita, R., & Utoyo, S. (2023). Pengaruh metode eksperimen terhadap kemampuan sains anak usia 5–6 tahun di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 11 Kota Padang. JCE (Journal of Childhood Education), 7(2), 88–100.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryameng, S., & Marselina, T. Y. (2019). Metode eksperimen dalam pembelajaran sains untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini di TK Santa Yohana Antida 2 Sintang. Dunia Anak: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 46–58.
Susanto, A. (2011). Perkembangan anak usia dini: Pengantar dalam berbagai aspeknya. Kencana.
Suyadi. (2015). Teori pembelajaran anak usia dini. Pedagogia.
Utami Suci Putri. (2019). Pembelajaran sains untuk anak usia dini [E-book edition].
Wahid, S. M., Marasabesy, A., Mododahi, J., & Majia, H. N. (2024). The effect of simple experiments on the science process skills of 5–6 year old children. Journal of Childhood Development, 4(1), 196–209.
Yaswinda, Y., & Sumarsih, S. (2024). Eksperimen dalam pembelajaran anak usia dini. Rajagrafindo Persada.
Yawan, D. J., Ponglimbong, M., Pattisiiana, M. S., & Bwarleli, K. (2025). Penerapan metode eksperimen pada pembelajaran sains anak usia dini di PAUD Tunas Harapan. KHOMBO IME: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 50–63.
Published
2025-11-20
How to Cite
Putri Yuliani, N., & Hazizah, N. (2025). Pengaruh Eksperimen Balon Ajaib terhadap Kemampuan Sains Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 11 Kota Padang . Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 254 - 273. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.8943