PERANAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 4-6 TAHUN DI PAUD BANI KARIM
Abstract
This descriptive qualitative research focuses on an in-depth analysis of the influence of the use of gadgets on early childhood cognitive development in PAUD Bani Karim, considering that children in the Preoperational Stage (age 4-6 years) have the characteristics of imitating, observing, and being able to symbolize. The impact of dualistic gadgets can be positive or negative, which is highly determined by the way it is used and influenced by the diversity of individual factors of the child, such as interests, personality, social conditions, and intelligence levels. Using the case study method, this study aims to measure the significance of these impacts and explore the crucial role of educators and parents in guiding children. Data were collected through observation and direct interviews with principals, teachers, parents, and research subjects (group B1). The findings of the study show that the impact of gadgets has a great effect on cognitive development, depending on how the tool is operated. Therefore, synergy and collective support from the school and household environment are absolutely necessary to ensure that the use of gadgets can be an optimal means for improving children's cognitive development.
References
Aisyah, S., dkk. (2010). Perkembangan dan konsep dasar pengembangan anak usia dini. Universitas Terbuka.
Alwi, dkk. (2002). Kamus besar bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
BKKBN dan Yayasan Kita dan Buah Hati. (2014). Menjadi orangtua hebat dalam mengasuh anak. Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB).
Bruner. (2004). Discovery learning. Surakarta.
Budiningsih. (2004). Belajar dan pembelajaran. Pustaka.
Desmita. (2009). Psikologi perkembangan peserta didik. Remaja Rosdakarya.
Furchan, A. (1992). Pengantar metode kualitatif. Usaha Nasional.
Hadiwidjodjo. (2019, 12 April). Dampak positif penggunaan gadget bagi anak. Diambil dari http://www.satuharapan.com/life/8-dampakpositifpenggunaangadget-bagi-anak.
Handrianto, P. (2019, 15 September). Dampak smartphone. Diambil dari http://sainsjournalfst11.web.unair.ac.id/artikel_detail-75305-KESEHATANDampak%20Smart%20phone.html.
Hildayani, R., dkk. (2014). Psikologi perkembangan anak. Universitas Terbuka.
Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 58 Tahun 2019.
Iswidharmanjaya, D. A. (2014). Bila si kecil bermain gadget. Bisakimia.
Jahja, Y. (2013). Psikologi perkembangan. Kencana.
Khadijah. (2016). Pengembangan kognitif anak usia dini. IKAPI.
Kholis, L. (2009). Strategi pengembangan kognitif dan anak. Gramedia Citra.
Moleong, L. J. (2000). Metodologi penelitian kualitatif. PT. Remaja Rosda Karya.
Mubara, K., et al. (2017). Smartmom untuk generasi smart. Diva Press.
Mulyana, D. (2001). Metode penelitian kualitatif. Renika Rosdakarya.
Mulyati. (2005). Kecerdasan berfikir anak. Pustaka Media.
Mustaqim. (2006). Penalaran dalam berfikir. Cipta Pustaka.
Patmonodewo, S. (2003). Pendidikan anak pra sekolah. Rineka Cipta.
Pudjiati & Masykouri. (2011). Mengasah kecerdasan di usia 0-2 tahun. Jurnal Dirjen PAUDNI.
Santrock, J. W. (2011). Psikologi pendidikan. Kencana.
Sit, M. (2015). Psikologi perkembangan anak usia dini. Perdana Publishing.
Sitorus, A., & Syukri, A. (2016). Strategi pendidikan anak usia dini dalam membina sumber daya manusia berkarakter. Perdana Publishing.
Suardiman, S. P. (2003). Metode pengembangan daya pikir dan daya cipta untuk anak usia dini. FIP UNY.
Sugiyono. (2009). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sujiono, dkk. (2008). Anak dan kemampuannya dalam belajar. Nusa Permai.
Sujiono. (2007). Pengertian bermain anak usia dini. PT. Indek.
Sukmadinata, N. S. (2005). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
Sunggono, B. (1997). Metode penelitian hukum. Raja Grafindo Persada.
Susanti, E. D. (2019). Project based learning: Pemanfaatan vlog dalam pembelajaran sejarah untuk generasi pro gadget. Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 13(1), 84-96.
Susanto, A. (2011). Perkembangan anak usia dini: Pengantar dalam berbagai aspek. Kencana Prenada Media Group.
Sutrisno, J. (2019). Sikap konsumenter terhadap produk counterfeit (Studi pada perilaku pembelian gadget mahasiswa) [Tesis, Universitas Atma Jaya]. Diambil dari http://ejournal.uajy.ac.id/478/1/0MM01549.pdf.
Syah, M. (2003). Psikologi belajar. PT. Rajagrafindo Persada.
Syarif, N. (2015). Pengaruh perilaku pengguna smartphone terhadap komunikasi interpersonal siswa SMK IT Airlangga Samarinda. Jurnal Ilmu Komunikasi Univ. Mulawarman.
Tim Penyusun Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. (2013). Pedoman penelitian skripsi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Wendi, M. (2013). Memahami cara anak-anak belajar. Visi Media.
Yaumi. (2013). Kecerdasan jamak. Kencana Prenada Media Group.
Yulianti, D. (2010). Bermain sambil belajar sains di taman kanak-kanak. PT Indeks.
Yusuf, M. (2005). Pendidikan bagi anak dengan problema belajar: Konsep dan penerapannya di sekolah maupun di rumah. Departemen Pendidikan Nasional.
Z., H. (2005). Pengantar ilmu keperawatan anak I. Salemba Medika.











