Nilai-Nilai Pendidikan Islam Melalui Tradisi Menyaratus Dengan Khatamul Quran di Kabupaten Barito Kuala
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekayaan budaya dan nilai keagamaan masyarakat Indonesia yang terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu tradisi yang menarik untuk dikaji adalah tradisi Manyaratus yang disandingkan dengan kegiatan Khatamul Qur’an pada masyarakat Dayak Bakumpai di Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang kemunculan tradisi Manyaratus, menganalisis proses pelaksanaannya, serta mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalamnya berdasarkan perspektif etnopedagogik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Manyaratus dengan Khatamul Qur’an telah dilaksanakan sejak masa Qodhi H. Abdusshamad Albakumpai. Prosesi pelaksanaan dimulai dengan pembacaan Al-Qur’an pada malam hari, dilanjutkan dengan baakramal dan pembacaan kitab Khatamul Qur’an pada pagi harinya, serta doa-doa dan dzikir khas Bakumpai. Tradisi ini mengandung nilai religius, sosial, dan budaya lokal yang memperkuat internalisasi ajaran Islam dalam masyarakat. Temuan ini penting karena menunjukkan peran tradisi lokal dalam memperkuat pendidikan Islam melalui pendekatan budaya
References
Ainah, N. (2024). SOCIAL DYNAMICS AND CONTINUITY IN THE BATAMAT TRADITION ON BANJAR SOCIETY. Al-Banjari, 23(1).
Akhmad Supriadi, A. S., Faridatunnisa, N., Akbar, A., & Mualimin, M. (2022). Batamat: the Reception of Dayak To the Qur’an. Jurnal Lektur Keagamaan, 20(2), 445–478. https://doi.org/10.31291/jlka.v20i2.1081
Darmawan, H., Hasanah, M., & Suraijiah. (2024). Determining The Design of The Islamic Education Curriculum For Three Levels of Madrasahs in Indonesia. IJETS: International Journal of Education, Technology and Science, 4(3).
Darmawan, H., Malik, H., Qadir, A., Khairani, A., & Effendy, A. N. (2024). Korelasi Konsep At-Ta’dib dan Conscientizacao Dalam Lingkup Pendidikan (Tinjauan Pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas dan Paulo Freire). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3). https://doi.org/10.23969/jp.v9i3.18186
Effendi, R. (2019). Seeing Nature and the Philosophy of Banjar Through Banjar Traditional Pantun. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 3, 10–21070. https://doi.org/10.21070/ijccd2019213
Haraimaini, I., Fuady, M. N., & Noor, H. (2025). SOSIAL KULTURAL AGAMA DALAM TRADISI MASYARAKAT DALAM PAGAR KALIMANTAN SELATAN. Al-Manba Jurnal Ilmiah Keislaman Dan Kemasyarakatan, 10(1), 24–30.
Husin, Gt. M. I. (2023). Equality And Gender Justice In Religious Rituals In Banjar Communities. INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 1(01), 1. https://doi.org/10.61590/int.v1i01.1
Jauhari, M. I. (2022). Relevansi Konsep Pendidikan ‘Athiyah Al-Abrasyi Terhadap Pendidikan Era Modern. Tawshiyah: Jurnal Sosial Keagaman Dan Pendidikan Islam, 17(1), 17–33. https://doi.org/10.32923/taw.v17i01.2584
Makmur, A. (2012). Peranan Ulama Dalam Membina Masyarakat Banjar Di Kalimantan Selatan. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 36(1). https://doi.org/10.30821/miqot.v36i1.114
Mariani, M. (2022). Pemikiran Pendidikan Islam Menurut Muhammad ‘Athiyah Al-Abrasyi. Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 12(1), 1. https://doi.org/10.18592/jtipai.v12i1.6461
Munir. (2013). Pendidikan dalam Perspektif Paradigma Islam : Mencari Model Alternative Bagi Konstruksi Keilmuan Islam”, dalam Toto Suharto dan Noer Huda, arah baru Studi Islam Indonesia; teori dan metodologi. In Ar-Ruzz Media (p. 126). Ar-Ruzz Media.
Rahmadi, R. (2014). Pembaruan Islam Di Kalimantan Selatan Pada Awal Abad Ke-20. Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(1). https://doi.org/10.18592/al-banjari.v13i1.390
Saputra, R. (2021). Dialektika Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Batamat al-Qur’an Urang Banjar. Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hadis, 3(1), 1–32. https://doi.org/10.15548/mashdar.v3i1.2771
Supriadi, A., Faridatunnisa, N., & ... (2022). Batamat: the reception of Qur’an in Dayak Bakumpai. Jurnal Lektur …, 20(2), 445–478. http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/4581/%0Ahttp://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/4581/1/Jurnal Batamat A.Supriadi.pdf
Syahrani, A. W., & Ramadhani, M. S. (2022). Interaksi Islam dengan Budaya Banjar. Cross-Border, 5(2), 981–994.
Thoha, H. M. C. (2006). Kapita Selekta Pendidikan Islam. Pustaka Pelajar.
Turiansyah, M., & Darmawan, H. (2023). The Concept of Fitrah in Islam from a Multidimensional Perspective. IJIP: International Journal of Islamic Psychology, 6.
Wijaya, A. R., Rahmadi, R., Saputra, R., & Agustina, D. (2024). Rituals of Passage: The Dayak Bakumpai Funeral Ceremony and its Religious Significance in Muara Tuhup Village, Central Kalimantan. Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 20(1), 1–12. https://doi.org/10.23971/jsam.v20i1.7179











