ANALISIS PESAN MORAL PADA FILM NGERI-NGERI SEDAP KARYA BENE DION RAJAGUKGUK

  • Nanda Putri ISBI Singkawang
  • Safrihady ISBI Singkawang
  • Sri Mulyani ISBI Singkawang
Keywords: Pesan moral, Film, Ngeri-ngeri Sedap

Abstract

Film Ngeri-ngeri Sedap banyak sekali menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang kasih sayang dan kekeluargaan di dalam masyarakat Batak. Sebagai penonton, kita pasti mengetahui tema, tokoh, pesan moral, dan sebagainya. Namun banyak orang yang tidak menyadari betapa pentingnya memahami pesan moral dari menonton sebuah film untuk menjadi individu yang bermanfaat. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pentingnya pesan moral yang terdapat di dalam film ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan pesan moral yang terdapat pada film Ngei-ngeri Sedap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menyampaikan pesan moral tentang kejujuran, kasih sayang, adat dan budaya, musyawarah, dukungan, menghargai orang tua, memaafkan, dan memahami dalam hubungan keluarga.  Melalui pesan moral ini peneliti dapat menunjukkan bahwa di dalam keluarga yang sehat memerlukan komunikasi yang jujur, memerhatikan perasaan satu sama lain, mendukung dan menghargai keputusan seseorang, saling tolong menolong dan bermusyawarah. Penelitian ini menunjukkan bagaimana film Ngeri-ngeri Sedap tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi alat untuk menyebarkan pesan moral tentang hubungan keluarga, komunikasi, memahami, dan menghargai satu sama lain.

References

Asri, R. (2020). Membaca Film Sebagai Sebuah Teks: Analisis Isi Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)”. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 1(2), 74-86.
Akhmad, K. A. (2015). Pemanfaatan media sosial bagi pengembangan pemasaran UMKM (Studi deskriptif kualitatif pada distro di Kota Surakarta). Jurnal. Dutacom, 9(1), 43-43.
Baene, A. (2023). Analisis Pesan Moral Dalam Novel “Surga Untuk Ibuku” Karya Riri Ansar Dan Implikasi Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Faguru: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan, 2(1), 134-143.
Bawamenewi, A. (2020). Analisis Tindak Tutur Bahasa Nias Sebuah Kajian Pragmatik. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 3(2), 200-208.
Fauzi, M. R. (2023). Makna Pesan Moral dalam Film Ngeri-ngeri Sedap Karya Bene Dion Rajagukguk (Analisis Semiotika Roland Barthes).
Hidayatullah, A. (2018). Tema dan Gaya Bahasa Puisi Siswa SMP: Kajian Struktural. Journal of Language learning and Research (JOLLAR), 7.
Nasution, M. D. A. (2024). Representasi Nilai-nilai Budaya Batak pada Film Ngeri Ngeri Sedap. Multiverse: Open Multidisciplinary Journal, 3(1), 64-69.
Patria, T. A. D., Pamungkas, B. A., & Asadulloh, H. (2024). Analisis Film Ngeri-ngeri Sedap: Pendekatan Metode Roland Barthes. Aguna: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 17-31.
Permana, A., Juwita, L., & Zenab, A. S. (2019). Analisis unsur intrinsik novel menggapai matahari karya Dermawan Wibisono. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 21-26.
Ramdan, M., Sudrajat, R. T., & Kamaluddin, T. (2020). Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Film “Jokowi.”. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(4), 550.
Sajali, M. R., & Manesah, D. (2024). Analisis Local Culture Batak Toba dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap Sutradara Bene Dion Melalui Mise En Scene. Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 1(1), 31-40.
Sumasari, Y. J. (2014). Analisis unsur-unsur intrinsik dalam hikayat cerita taifah. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(1).
Suparno, D. (2015). Film Indonesia “Do’a untuk Ayah” Tinjauan Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik. Jurnal Buletin Al-Turas, 21(1), 17-34.
Wahyuni, S., Gafar, A., & Amral, S. (2024). Nilai-nilai Moral Dalam Film Ngeri-ngeri Sedap Karya Bene Dion (Kajian Struktural). Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 380-391.
Published
2025-10-31
How to Cite
Putri, N., Safrihady, & Sri Mulyani. (2025). ANALISIS PESAN MORAL PADA FILM NGERI-NGERI SEDAP KARYA BENE DION RAJAGUKGUK. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 262 - 276. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.8435