PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TES EKSPLANASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA SISWA KELAS XI DKV SMK TV WATAMPONE
Abstract
SARINI, 2025. Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi Berbasis
Kearifan Lokal pada Siswa Kelas XI DKV SMK TV Watampone. Skripsi Program
Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Muhammadiyah Bone. Dibimbing oleh Pembimbing I Dr. Irna Fitriana,
S.S., M.Pd. dan Pembimbing II A. Nurhabibi Marwil, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks
eksplanasi siswa kelas XI DKV SMK TV Watampone melalui penerapan
pembelajaran berbasis kearifan lokal. Jenis penelitian yang digunakan adalah
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek
penelitian berjumlah 32 siswa kelas XI. Data penelitian dikumpulkan melalui
observasi, angket, tes menulis, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
adanya peningkatan kemampuan menulis siswa dari siklus I ke siklus II. Pada
siklus I, nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 58,34, masih di bawah Kriteria
Ketuntasan Minimal (KKM). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, nilai rata-
rata meningkat menjadi 84,76 dan telah melampaui KKM. Respon siswa
berdasarkan hasil angket juga menunjukkan sikap positif terhadap pembelajaran
berbasis kearifan lokal, khususnya melalui tema Songko Recca. Siswa terlihat
lebih antusias, termotivasi, dan aktif dalam kegiatan menulis karena materi yang
digunakan dekat dengan kehidupan budaya mereka. Dengan demikian,
penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam
meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi pada siswa kelas XI DKV
SMK TV Watampone.
References
sikap terhadap nilai-nilai budaya
lokal. Hal ini menjadi indikator
bahwa siswa tidak hanya
mengalami peningkatan teknis
dalam menulis, tetapi juga
dalam berpikir kritis dan reflektif
terhadap topik.
E. Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa
pelaksanaan pembelajaran menulis
teks eksplanasi berbasis kearifan
lokal pada siswa kelas XI SMK TV
Watampone melalui siklus I dan
siklus II terbukti berhasil
meningkatkan kemampuan menulis
siswa. Penerapan strategi ini
memberikan dampak yang signifikan,
terlihat dari kenaikan rata-rata nilai
siswa yang semula 58,34% pada
siklus I—masih berada di bawah
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)—
menjadi 84,76% pada siklus II, yang
telah melampaui standar KKM.
Perbaikan yang dilakukan
pada siklus II, seperti penggunaan
metode pembelajaran yang lebih
interaktif dan pendekatan individual,
berhasil meningkatkan keterlibatan
siswa dalam proses pembelajaran.
Dengan demikian, penelitian tindakan
kelas ini berhasil meningkatkan hasil
belajar siswa, dan tidak diperlukan
tindakan lanjutan pada siklus
berikutnya karena kriteria
keberhasilan telah tercapai pada
siklus II. Hal ini membuktikan bahwa
pembelajaran menulis teks
eksplanasi berbasis kearifan lokal
pada Songko Recca efektif untuk
diterapkan dalam meningkatkan
kompetensi menulis siswa.
DAFTAR PUSTAKA
Alimuddin, A. 2018. Komunikasi
Simbolik Songkok Recca ’ Di
Kabupaten Bone Abstrak
Pendahuluan Budaya
merupakan pengetahuan
turun-temurun yang diwariskan
oleh nenek moyang . Budaya
menjadi suatu ciri khas yang
me`lekat pada beberapa hal
misalnya komunitas ,
kelompok , daerah d. Jurnal Al
Qisthi, VIII(dessember), 1–21.
Andi Patangai, S. F. 2019.
Peningkatan Kemampuan
Menulis Teks Eksplanasi
dengan Menggunakan
Pendekatan CTL (Contextual
Teaching and Learning) pada
Siswa Kelas VIII.B MTs Negeri
2 Tana Toraja. Jurnal
Pendidikan Bahasa dan Sastra
Indonesia, 19(2), 101-110.











