Survei Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani dan Olahraga di SDK Munta Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat
Abstract
This study aims to determine the condition of physical education and sports facilities and infrastructure at Munta Elementary School, Macang Pacar District, West Manggarai Regency. The research method used was a survey with observation and documentation techniques, supplemented by interviews with physical education teachers. The research subjects were all sports facilities and infrastructure available at the school. The research results show that the availability of physical education facilities and infrastructure is still inadequate, both in terms of quantity and suitability. Some basic equipment, such as balls, fields, and traditional games, is available, but its quality is poorly maintained and insufficient to meet students' needs. Meanwhile, most infrastructure, such as permanent sports fields, equipment storage, and other supporting facilities, is not yet optimally available The conclusion of this study is that the physical education facilities and infrastructure at SDK Munta still need to be improved, both through new procurement and maintenance of existing facilities. The results of this study are expected to provide input for the school, local government, and related agencies in efforts to improve the quality of physical education instruction in elementary schools.
References
Alifia Azzahra (2024) Guru selalu berusaha agar anak didiknya terlibat secara tepat dalam suatu mata pelajaran,.jurnal Bestari
Ahmad Fajri dkk. (2024), Strategi Pembelajaran Efektif Dalam Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar pendekatan bermain, pendekatan kolaboratif / eksploratif / interaktif, dan pendekatan inovatif Jornal ilmiah Stok Guna Medan
Arikunto, Suharsimi & Yuliana 2009. Manajemen Pendidikan Yokyakarta Aditya Media
Barnawi, M. Arifin, 2012. Manajemen Sarana dan prasarana Sekolah. Jokjakarta:
Ar-Ruzz Media.
Depdiknas, 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta : Departemen pendidikan nacional.
E. Mulyasa. 2006. Kurikulum yang di sempurnakan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Helmy Firmansyah. (2009). Hubungan Motivasi Berprestasi Siswa dengan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia. (Volume 6, No.1).
Joko Fridio Anwar (2019) pendidikan jasmani adalah aktivitas jasmani (baik di dalam maupun di luar jam pelajaran) memiliki hubungan signifikan dengan kebugaran jasmani,Jurnal JPOK Vol 7.No 3
Setiawan, Fajar Rifqi (2021) Pengembangan perangkat pembelajaran TPSR berbasis keterampilan sosial pelajaran PJOK Journal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 18.No 22
Soraya, Dita Meysela Eka et al. (2021) bagaimana guru memilih dan menggunakan strategi agar siswa terlibat di pembelajaran daring, khususnya dalam mengembangkan kemampuan kognitif Mengembangkan Kemampuan Kognitif Siswa Selama Pembelajaran Secara Daring. Journal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9.No 2
M.Yunan Harahap (2022) Pembelajaran pada hakekatnya adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya sehingga terjadi perubahan ke arah yang lebih baik Journal Kajian Islam Multiperspektif Vol 7.No 2
Mulyanto, Respaty. 2014. Belajar dan Pembelajaran Penjas. Bandung: UPI.
Jakarta.
Notoatmodjo, S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Permendiknas. 2007. Stadar Sarana dan
Prasarana untuk SD/MI, SMP/MTs,
SMA/MAN. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.
Prayogo Dwi Santoso, Mudjihartono M (2016), pendidikan jasmani merupakan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dikemas dalam aktivitas fisik, yang implikasinya aktivitas jasmani sebagai media pencapaian tujuan pendidikan jasmani. Jornal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vo 1. No1
Rosdiani, Dini. 2013. Model Pembelajaran Langsung Dalam Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan











