PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN JAM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SD NEGERI 58 BENGKULU SELATAN
Abstract
This study aims to determine the significant effect of using clock-based instructional
media on the mathematics learning outcomes of second-grade. The background of
this research is based on the low mathematics learning outcomes, the limited use
of clock-based instructional media, the lack of teacher creativity in utilizing media
according to students' needs, and the limited student interaction and engagement
in learning activities.This research uses a quantitative approach with a quasi-
experimental method and a pretest-posttest control group design. The sample
consisted of two classes, each with 19 students, namely class II A as the
experimental group and class II B as the control group. The instrument used was a
multiple-choice learning outcome test.The results showed that the average pretest
score of the experimental group was 31.5, which increased to 71.5 in the posttest.
Meanwhile, the control group’s score increased from 27.3 to 43.6. The independent
sample t-test showed a significance value of 0.011 < 0.05 and a t-count of 2.682 >
t-table value of 2.028, indicating a significant difference between the two groups,
indicating a significant effect after the treatment. Thus, the use of clock-based
instructional media is proven to be significant and highly effective in improving the
mathematics learning outcomes of second-grade elementary students.
References
signifikan dari penggunaan media
pembelajaran jam terhadap hasil
belajar siswa menunjukkan bahwa
media ini efektif dalam meningkatkan
hasil belajar matematika. Media
pembelajaran jam berhasil
menciptakan suasana belajar yang
menarik, bermakna, dan memotivasi
siswa sejak awal pembelajaran.
Dalam proses pembelajaran siswa
benar-benar tertarik untuk belajar
ketika melihat media jam yang begitu
unik, kemudian siswa diajak untuk
fokus melalui pertanyaan pemantik,
dikaitkan dengan pengalaman mereka
sendiri, diberikan tantangan yang
dapat mereka capai, serta
penghargaan atas pencapaian
mereka. Dengan demikian, media
pembelajaran jam terbukti mampu
meningkatkan hasil belajar
matematika siswa. Hal ini juga sejalan
dengan pendapat (Aisyah, 2023)
penggunaan media pembelajarn,
khususnya media konkret seperti jam
memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap pembelajaran matematika.
Penggunaan media konkret seperti
jam membantu siswa dalam
memahami konsep pengukuran waktu
secara lebih baik. Dalam konteks
pembelajaran, peran guru sebagai
pemimpin kelas sangat penting untuk
menciptakan proses pembelajaran
yang efisien dan informatif. Media
pembelajaran, seperti jam,
memberikan kemudahan dalam
memahami materi, meningkatkan
minat belajar siswa, dan memberikan
dukungan bagi guru dalam
menjelaskan materi yang sebelumnya
bersifat abstrak menjadi lebih konkret.
Hal ini mengindikasikan bahwa media
ini efektif meningkatkan hasil belajar
siswa.
Berdasarkan hasil analisis di
atas, dapat disimpulkan bahwa
pembelajaran dengan menggunakan
media pembelajaran lebih efektif
dibandingkan pembelajaran dengan
model konvensional. Hal ini
dikarenakan kelas eksperimen
mendapatkan perlakuan
pembelajaran dengan media
pembelajaran jam yang mampu
menarik perhatian siswa, mengaitkan
materi jam dengan pengalaman
mereka, membangun rasa percaya
diri dengan berpendapat, serta
memberikan kepuasan melalui
penghargaan dan pujian positif
sehingga termotivasi dalam belajar











