AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PICTURE AND PICTURE DAN TALKING STICK DI SDN PEMURUS DALAM 6 BANJARMASIN
Abstract
Students in six second-grade classes at SDN Pemurus have problems with critical
thinking skills, lack of activity, and poor learning outcomes. If they are not engaged
and do not understand the concepts correctly, learning becomes boring and
useless. Classroom action research is the qualitative methodology employed in this
study. In order to ascertain whether a project-based learning model, photographs
and photos, and Talking Sticks could enhance critical thinking abilities, learning
outcomes, student activity, and instructor activity, this study was carried out over the
course of four sessions during the 2024–2025 academic year. Success indicators
for the data collected included individual completion rates of 70% and classical
completion rates of 82%. Teachers scored 31 in the "Very Good" category, student
activities scored 97% in the "Very Active" category, students' critical thinking skills
scored 97% in the "Very Skilled" category, and student learning outcomes scored
97% in the "Mastery level" category, according to the research findings. These
findings suggest that applying a well-thought-out learning approach can enhance
students' capacity for critical thought.
References
mencapai KKTP setidaknya 70 dan
indikator keberhasilan klasik
setidaknya 82% pada setiap
pertemuan hasil belajar meningkat.
Model ini juga dapat dijadikan
referensi untuk diterapkan dilain
kesempatan.
Sejalan dengan studi (Puspita
& Aslamiah, 2023). Pelaksanaan
pembelajaran yang efektif berperan
signifikan dalam mendorong
peningkatan capaian akademik
peserta didik. Kondisi ini
memungkinkan tercapainya indikator
keberhasilan maupun standar
ketuntasan yang telah ditetapkan oleh
peneliti. Temuan ini selaras dengan
hasil penelitian terdahulu yang turut
mengonfirmasi bahwa efektivitas
pembelajaran memiliki korelasi positif
terhadap peningkatan hasil belajar.
Peningkatan tersebut secara
signifikan dipengaruhi oleh hubungan
positif guru-siswa. Ini berarti bahwa
guru akan mempengaruhi pembinaan
hakikat pembelajaran dan hasil belajar
siswa (Fitria & Sari, 2024).
Meningkatnya hasil belajar
siswa mendasari tujuan akhir dari
kegiatan belajar mengajar. Guru
menggunakan berbagai pendekatan
untuk memastikan bahwa hasil belajar
siswa meningkat dengan setiap
pertemuan mereka. Penguasaan
pengetahuan atau keterampilan yang
diperoleh dari suatu topik dikenal
sebagai hasil belajar sendiri. Nilai atau
angka yang biasanya diberikan oleh
guru dikenal sebagai hasil belajar
sendiri (Raudah et al., 2024).
E. Kesimpulan
Hasil penelitian terhadap siswa
kelas II di SDN Pemurus Dalam 6
Banjarmasin menunjukkan bahwa
penggunaa talking stick, picture and
picture, dan pendekatan
pembelajaran berbasis proyek terbukti
mampu mengoptimalkan pemahaman
peserta didik dalam mata pelajaran
matematika. Baik aktivitas guru atau
siswa terus meningkat dan berada
dalam kategori sangat aktif, yang
menunjukkan bahwa siswa sangat
terlibat dalam pelajaran.











