PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP HASIL PUKULAN SERVIS ATAS FLOATING BOLA VOLI PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMK AL-IHYA SELAJAMBE KABUPATEN KUNINGAN

  • Iman Firmansyah Universitas Muhammadiyah Kuningan
  • Dedi Iskandar Universitas Muhammadiyah Kuningan
Keywords: Arm muscle strength, floating overhead serve, volleyball

Abstract

This study aims to determine the effect of arm muscle strength training on the

performance of overhead floating serve in volleyball among extracurricular

participants at SMK Al-Ihya Selajambe, Kuningan Regency. The background of this

research is the difficulty faced by many students in mastering the basic technique

of the overhead floating serve correctly, thus requiring specific training to improve

this skill. The research method used was an experimental approach with a one-

group pretest-posttest design. The sample consisted of 10 students selected using

purposive sampling. The research instrument was a floating serve skill test

conducted before (pretest) and after (posttest) the treatment, which consisted of

push-up training for 10 sessions over 5 weeks.The results showed an increase in

the average score from 18.10 in the pretest to 24.40 in the posttest. The normality

and homogeneity tests indicated that the data were normally distributed and

homogeneous. The hypothesis test using a paired samples t-test obtained a

significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of arm muscle

strength training on the overhead floating serve performance. Therefore, it can be

concluded that arm muscle strength training is effective in improving the overhead

floating serve performance in volleyball extracurricular participants at SMK Al-Ihya

Selajambe, Kuningan Regency.

References

menyoroti bahwa konseling rasional
emotif behavioral dapat menjadi
intervensi yang efektif untuk
meningkatkan kemampuan Self
Regulated Learning siswa, dengan
membantu mereka mengatasi
hambatan emosional dan
mengembangkan strategi yang lebih
baik dalam mengelola proses belajar
mereka.
Sehubungan dengan hal
tersebut maka perlu dilakukan
penelitian tentang,”Efektivitas
Konseling Kelompok Behavioral
dengan Teknik Self Monitoring untuk
Meningkatkan Self Regulated
Learning Siswa Kelas X-E14 Di MAN
1 Surakarta Tahun Pelajaran
2024/2025”viewer untuk menilai
naskah yang dikirim.
B. Metode Penelitian
Dalam penelitian ini, digunakan
metode kuantitatif eksperimen.
Penelitian eksperimen adalah metode
yang dilakukan melalui percobaan,
yang termasuk dalam metode
kuantitatif, dengan tujuan untuk
mengetahui pengaruh dari variabel
independen (perlakuan). Sementara
itu, variabel dependen (hasil) diukur
dalam kondisi yang terkontrol
Sugiyono (2020: 110).
Penelitian eksperimental ini
menerapkan desain pre-experimental
dengan one-group pretest-posttest
design. Dengan desain ini, peneliti
melakukan pre-test sebelum
menerapkan intervensi tertentu.
Tujuannya adalah agar peneliti dapat
membandingkan kondisi sebelum dan
sesudah intervensi. Dalam konteks ini,
peneliti ingin menguji apakah terdapat
perbedaan setelah pemberian
layanan konseling kelompok
behavioral dengan teknik Self
Monitoring untuk meningkatkan Self
Regulated Learning pada siswa.
Populasi dalam penelitian ini
adalah 21 peserta didik, dan
pengambilan sampel dengan teknik
purposive sampling, yang melibatkan
6 orang peserta didik Berdasarkan
pertimbangan peneliti. Teknik
pengumpulan data meliputi angket
dan dokumentasi. Instrumen di uji
validitas dengan metode korelasi
Product Moment dan uji reliabilitas
teknik belah dua dengan rumus
Product Moment, sedangkan analisis
data menggunakan rumus uji t atau t-
test untuk varians yang dipasangkan,
yang digunakan untuk menguji
Published
2025-09-04
How to Cite
Iman Firmansyah, & Dedi Iskandar. (2025). PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP HASIL PUKULAN SERVIS ATAS FLOATING BOLA VOLI PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMK AL-IHYA SELAJAMBE KABUPATEN KUNINGAN. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(03), 264 - 273. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i03.7975