ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI MOJOAGUNG 01 KABUPATEN PATI
Abstract
Researchers found that there were still several second grade students at Mojoagung
01 Elementary School who had low reading abilities, such as difficulty recognizing
letters, stringing together syllables/words, spelling words and reading sentences
well and fluently. Furthermore, there have been no literacy studies or research
related to reading skills at the school. This research is also motivated by the
importance of reading skills for student success. Good reading skills have a big
influence on understanding the concepts and theories studied at school.
Conversely, poor reading skills can be a hindering factor in students educational
success. This research uses a qualitative research type. Data collection in this study
was carried out using interview and questionnaire methods with class II teachers
and class II students of Mojoagung 01 Elementary School, Pati Regency. The
results of this study indicate that the initial reading ability of grade II students of
Mojoagung 01 Elementary School, Pati Regency, There are 15 students (71.43%)
of whom are fluent in reading correctly and there are 6 students (28.57%) of whom
are not yet fluent in reading.
References
sebanyak 15 (71,43%) siswa sudah
lancar dalam membaca dengan tepat,
sedangkan 6 (28,57%) siswa belum
lancar dalam membaca permulaan
dengan tepat. Kemampuan membaca
tersebut meliputi mengenal dan
membaca huruf, membaca suku kata,
membaca kata dan membaca kalimat.
Faktor faktor pendukung dan
penghambat kemampuan membaca
permulaan siswa kelas II SD Negeri
Mojoagung 01 Kabupaten Pati terbagi
menjadi 2 faktor, yaitu faktor internal
dan faktor eksternal. Faktor internal
meliputi rasa tidak percaya diri saat
membaca maupun saat di suruh maju
kedepan kelas, rendahnya semangat
siswa dan motivasi belajar siswa,
kurangnya kebiasaan membaca siswa
bersama orang tua, tidak memiliki
koleksi buku saat di rumah, serta tidak
mengikuti les maupun bimbingan saat
dirumah. Faktor eksternal yaitu
kurangnya dukungan perhatian orang
tua dalam belajar, pengontrolan emosi
dan pemusatan perhatian pada setiap
siswa berbeda, serta minat membaca
yang kurang walaupun motivasi sering
diberikan oleh guru.
Tindakan seperti meningkatkan
rasa percaya diri dengan
membiasakan membaca secara rutin
baik di sekolah maupun dirumah,
menyediakan buku atau bahan
bacaan yang menarik minat pribadi,
memanfaatkan waktu istirahat untuk
membaca buku-buku yang menarik
atau mengikuti program literasi di
sekolah dapat menjadi cara untuk
mengatasi faktor penghambat siswa
yang belum bisa membaca
permulaan.
DAFTAR PUSTAKA
Buku :
Dalman. 2017. Keterampilan
Membaca. Jakarta: PT
Rajagrafindo Persada.
Hasan, M., Harahap, T. K., Hasibuan,
S., Rodliyah, I., Thalhah, S. Z.,
Rakhman, C. U., ... & Arisah, N.
(2023). Metode penelitian kualitatif.
Penerbit Tahta Media.
Jurnal :
Astia,M.(2020)."Analisis Faktor
Penghambat Pembelajaran
Membaca Permulaan di Kelas II SD
Negeri 93 Palembang"
SCHOLASTICA JOURNAL
JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH
DASAR MembacaDAN
PENDIDIKAN DASAR (Kajian Teori
dan hasil Penelitian),3(1)
Damaiyanti, R., Satrijono, H., Hutama,
F. S., Ningsih, Y. F., & Alfarisi, R.
(2021). "Kemampuan Permulaan
Siswa Kelas I SDN Patrang 01
Jember pada Masa Pembelajaran
Daring". Jurnal Ilmu Pendidikan
Sekolah Dasar, 8(2), 75-87.











