PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOLASE ANORGANIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SENI BUDAYA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI ROMANG RAPPOA
Abstract
The purpose of this study was to determine the work of fourth-grade students of
Romang Rappoa Elementary School in using inorganic collage media and to
determine the effect of inorganic collage media on the learning outcomes of art and
culture subjects in fourth-grade students of Romang Rappoa Elementary School,
Gowa Regency. This study used mixed methods research using the "One Group
Pretest Postest Design" design. The population of this study was all fourth-grade
students of Romang Rappoa Elementary School, totaling 18 people. The data
collection technique used in this study was by administering pretest and posttest
tests. The data collected in this study were analyzed using descriptive analysis
techniques and inferential statistics, in the use of inferential statistics, T statistics (t-
test) were used. Based on the results of the study using inferential data analysis
using the normality test of student learning outcomes taught by applying inorganic
collage media, a significant value was obtained in the pretest of 0.075, posttest
0.090 and inorganic collage 0.160. The significant value obtained was > 0.05 so that
the data was normally distributed, it can be concluded that there is an influence on
the learning outcomes of fourth-grade students in the arts and culture subject at
Romang Rappoa Elementary School, Gowa Regency.
References
a. Ketepatan menempel dalam
mengikuti pola yang telah diberikan
mendapatkan skor 17, karena
masih terdapat bagian hasil
penempelan yang keluar dari batas
gambar yang seharusnya.
b. Kerapian hasil penempelan
gambar mendapatkan skor 16,
karena terdapat bahan yang
longgar atau terlepas
c. Kesenjangan menggunakan
warna untuk simbol tertentu
mendapattkan skor 14 karena tidak
sesuainya dalam memilih warna
seperti pada
daun yang seharunya warna hijau
sebagaimana biasanya
d. Pemahaman atau
pengetahuan tentang kualitas
warna, dan penggunaan warna
yang masih tergolong minim
mendapatkan skor 14 karena
terlihat dari pemilihan warna yang
kurang tepat dalam
menggambarkan simbol atau objek
pada karya kolase.
e. Kesukaan terhadap warna
tertentu mendapatkan nilai 14
karena Pemilihan warna
didominasi oleh warna-warna
favorit seperti merah dan cokelat,
sehingga kurang mencerminkan
warna alami objek yang
digambarkan
Maka, keseluruhan skor yang di
peroleh sebesar 75
Pada gambar 4.2 penjelasannya:
a. Ketepatan menempel dalam
mengikuti pola yang telah diberikan
mendapatkan skor 19, karena tidak
adanya bagian hasil penempelan
yang keluar dari batas gambar
yang seharusnya.
b. Kerapian hasil penempelan
gambar mendapatkan skor 19,
karena tidak adanya bahan yang
longgar atau terlepas
c. Kesenjangan menggunakan warna
untuk simbol tertentu mendapatkan
skor 18, penggunaan warna yang
sebagian besar sesuai dengan
simbol aslinya, seperti daun
berwarna hijau dan batang
berwarna cokelat.
d. Pemahaman atau pengetahuan
tentang kualitas warna, dan
penggunaan warna yang masih
tergolong minim mendapatkan skor
18, Penggunaan warna
menunjukkan pemahaman yang
cukup, namun masih ada
ketidaksesuaian antara warna yang
dipilih dan fungsi simboliknya,
terutama pada bagian kelopak dan
tengah bunga.
e. Kesukaan terhadap warna tertentu
mendapatkan skor 18, karena
Siswa menunjukkan
kecenderungan memilih warna
berdasarkan kesukaan, terutama
pada dominasi warna emas
Maka, keseluruhan skor yang di
peroleh sebesar 93











