Analisis ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN KELAS II SD NEGERI KLEDUNG KRADENAN

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN KELAS II SD NEGERI KLEDUNG KRADENAN

  • Hendry Wahyu Nugroho Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Rintis Rizkia Pangestika Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Titi Anjarini Universitas Muhammadiyah Purworejo
Keywords: kesulitan siswa; operasi hitung; penjumlahan; pengurangan; sekolah dasar;  matematika;

Abstract

ABSTRAK

“Analisis Kesulitan Siswa dalam Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Kelas II SD Negeri Kledung Kradenan”. Skripsi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2025. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan kelas II 2) mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal menghitung penjumlahan dan pengurangan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas II SD Negeri Kledung Kradenan yang berjumlah 15 siswa dan yang diambil 7 anak sesuai dengan kesulitan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan tes dan wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan pengujian Credibility, pengujian Transferability, pengujian Dependability, dan pengujian Objektivitas. Analisis data yang digunakan merujuk pada Miles dan Hubermen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesulitan siswa dalam menghitung penjumlahan dan pengurangan meliputi: 1) kesulitan dalam teknik meminjam dan kesalahan menghitung hasil pengurangan bersusun 2) kesalahan pada penempatan nilai pengurangan nilai ratusan dengan puluhan 3) tidak memahami perintah soal pada kesulitan dalam menghitung hasil penjumlahan dengan teknik bersusun. Faktor internal dan faktor eksternal kesulitan menghitung 1) faktor internal, motivasi belajar yang rendah yaitu sikap dalam belajar dan kurangnya minat belajar matematika sehingga motivasi belajar yang rendah dan menimbulkan kesulitan dalam belajar matematika. 2) faktor eksternal, kurangnya pendekatan siswa dengan guru, malu bertanya atau diam membuat pembelajaran terganggu, kurangnya perhatian orang tua dalam memotivasi belajar peserta didik.

 

References

Sugiyono, P. D. "metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan)." Metode Penelitian Pendidikan 67 (2019).
Ningsih, S. K., Amaliyah, A., & Rini, C. P. (2022). Analisis kesulitan belajar matematika pada siswa kelas ii sekolah dasar. Berajah Journal, 2(1), 44-48.
Fransiska, F., Suryameng, S., & Sumiati, Y. (2023). Peran guru dalam menanamkan kemampuan empati pada anak usia 5-6 tahun di TK Santa Maria Sintang. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 9(1), 190-203.
Dipayana, I. K. M., Gading, I. K., & Japa, I. G. N. (2019). Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Minat Komputasi. Mimbar PGSD Undiksha, 7(3).
Published
2025-08-07
How to Cite
Hendry Wahyu Nugroho, Rintis Rizkia Pangestika, & Titi Anjarini. (2025). Analisis ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN KELAS II SD NEGERI KLEDUNG KRADENAN: ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN KELAS II SD NEGERI KLEDUNG KRADENAN. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(03), 268 - 274. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i03.7518

Most read articles by the same author(s)