PENGEMBANGAN AUGMENTED REALITY PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI DI KELAS V SEKOAH DASAR
Abstract
This study aims to develop a valid and practical Augmented Reality (AR)-based
learning media for teaching geometry in fifth-grade elementary school. The
research employs a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE
model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development,
Implementation, and Evaluation. Data were collected through interviews and
questionnaires, then analyzed using quantitative and qualitative methods. The
validation results show an Aiken’s V validity index of 0.94, indicating a very high
level of validity. A one-to-one trial revealed that the media functioned effectively
without significant issues and received positive feedback from students.
Practicality was assessed through teacher and student questionnaires, with
average scores of 97.5% and 97.87%, respectively, both categorized as very
practical. The feedback from both teachers and students was overwhelmingly
positive. Therefore, the developed AR learning media is considered valid and
practical, making it suitable for use in teaching geometry to fifth-grade elementary
school students.
References
Aditia, R. (2024). Peran dan
tantangan teknologi
augmented reality dalam
meningkatkan pengalaman
pengguna media. Jurnal Ilmu
Sosial dan Humaniora Vol 4,
No.1 2024, 35-43 E-ISSN,
(1), 35–43.
Aini, N., P., & Surabaya, N. (2021).
Ika Kurniasari. Jurnal Ilmiah
Pendidikan Matematika, 10(2).
Ambarwati, D., dkk. (2022). Studi
literatur: Peran inovasi
pendidikan pada pembelajaranberbasis teknologi digital.
Jurnal Inovasi Teknologi
Pendidikan, 8(2), 173–184.
Ananda, D., dkk. (2024).
Mengajarkan konsep dasar
geometri di SD: Langkah awal
menuju pemahaman
matematika. A Rumman-
Journal of Education and
Learning Evaluation, 1(2),
–769.
Aprilia, N., dkk. (2025). Analisis
kesulitan siswa sekolah dasar
pada pembelajaran geometri:
Tinjauan literature review.
Atmotfer, 3(1).
Arisanti, N., & Qolbiyah, A. (2022).
Pembelajaran di era digital.
Jurnal Penelitian Ilmu
Pendidikan Indonesia.
Azmi, M. N., Mansur, H., & Utama,
A.H. (2024). Potensi
pemanfaatan virtual reality
sebagai media pembelajaran
di era digital. Jurnal Dimensi
Pendidikan dan Pembelajaran,
(1), 211–226.
Billinghurst, M., Clark, A., & Lee, G.
(2014). A survey of augmented
reality. Foundations and
Trends in Human-Computer
Interaction, 8(2–3), 73–272.
Cahyani, N. P. M., Sujana, I.N., &
Widiantara, M.M. (2021).
Visum et repertum sebagai
alat bukti dalam tindak pidana
penganiayaan. Jurnal Analogi
Hukum, 3(1), 122–128.
Ernawati, D., dkk. (2024). Pengaruh
media mabarung berbasis
augmented reality terhadap
kemampuan bernalar kritis
matematis siswa SD. Jurnal
Scientia: Social Sciences dan
Humanities ISSN, 3(2),
–333.
Fauzia, T.A., Juandi, D., dan Purniati,
T. (2017). Desain didaktis
konsep barisan dan deretaritmetika pada pembelajaran
matematika sekolah
menengah atas. Journal on
Mathematics Education
Research, 1(1), 49–59.
Al Habsyih, H. (2023).
Pengembangan media
pembelajaran animasi 3
dimensi untuk peningkatan
keterampilan sholat di SDN
Pesanggrahan 01 Kota Batu.
Jurnal Pendidikan Taman
Widya Humaniora, 2(4),
–2129.
Hidayat, W.N., dkk. (2019).
Peningkatan keterampilan
pembuatan media
pembelajaran berbasis
augmented reality untuk guru
SMK. Jurnal Graha
Pengabdian, 1(2), 93–103.
Hodge, G.A. (2018). Teknik Marker
Based Tracking Augmented
Reality untuk Visualisasi
Anatomi Organ Tubuh
Manusia Berbasis Android.
Intecoms: Journal of
Information Technology and
Computer Science, 66, 8–18.
Mailani, E., dkk. (2024). Kurva
geometri dalam pembelajaran
matematika di sekolah dasar:
Teori, penerapan, dan
pengembangan model
pembelajaran. Jurnal
Pendidikan, (November),
–5423.
Masri, M., & Lasmi, E. (2018).
Perancangan media
pembelajaran tata surya
menggunakan teknologi
augmented reality dengan
metode markerless. Journal of
Electrical Technology, 3(3),
–47.
Marisa, U., Yulianti, & Hakim, A. R.
(2020). Pengembangan e-
modul berbasis karakter peduli
lingkungan di masa pandemi
Covid-19. Seminar Nasional
PGSD UNIKAMA, 323–330.
Miasari, R.S., dkk. (2022). Teknologi
pendidikan sebagai jembatan
reformasi pembelajaran di
Indonesia lebih maju. Jurnal
Manajemen Pendidikan Al
Hadi, 2(1), 53.
Muhayat, U., dkk. (2017).
Pengembangan media
edukatif berbasis augmented
reality untuk desain interior
dan eksterior. Innovative
Journal of Curriculum and
Educational Technology, 6(2),
–48.
Nurseto, T. (2011). Membuat media
pembelajaran yang menarik.
Jurnal Ekonomi dan
Pendidikan, 8(1), 19–35.
Ngaisah, N.C., & M., M. (2023).
Perkembangan pembelajaran
berdiferensiasi dalam
kurikulum merdeka pada
pendidikan anak usia dini.
Bunayya: Jurnal Pendidikan
Anak, 9(1), 1.
Pangestu, I.A., Ruqoyyah, S., &
Siliwangi, I. (2023).
Pembelajaran daring materi
bangun ruang pada siswa
kelas V SD menggunakan
pendekatan realistic
mathematics education (RME).
Journal of Elementary
Education, 06(02), 228–234.
Purwa, I.B.G., dkk. (2022).
Pengembangan pendidikan
pemustaka berbasis
augmented reality di
perpustakaan Undiksha. Media
Sains Informasi dan
Perpustakaan, 2(2), 34–48.
Puspaningrum, C., Syahputra, E., &
Surya, E. (2021).
Pengembangan media
pembelajaran buku digital
interaktif berbasis pendekatan
matematika realistik untukmeningkatkan kemampuan
spasial siswa. Paradikma:
Jurnal Pendidikan Matematika,
(2), 1–10.
Puspitasari, M., Fuadiah, N.F., & M.,
M. (2021). Desain didaktis
konsep bangun ruang materi
kubus untuk kelas V sekolah
dasar. Journal of Mathematics
Science and Education, 4(1),
–16.
Putra, A.P., Widodo, T., & Rochmadi,
T. (2019). Membangun media
pembelajaran 7 keajaiban
dunia berbasis augmented
reality pada mata pelajaran
ilmu pengetahuan sosial kelas
VI. Indonesian Journal
ofBusiness Intelligence
(IJUBI), 1(2), 60.
Putri, M.R., & Mentari, A.O. (2021).
Pengenalan bangun ruang
menggunakan augmented
reality. Jurnal, (July).
Rizal, S., & Yermiandhoko, Y. (2018).
Pengembangan media
pembelajaran matematika
materi jaring-jaring kubus dan
balok berbasis augmented
reality pada kelas V sekolah
dasar. Jurnal Penelitian
Pendidikan Guru Sekolah
Dasar, 6(6), 989–998.
Safira, A.K., & Musdi, E. (2019). Teori
van Hiele dan hasil belajar
dalam bidang geometri. Jurnal
Edukasi dan Penelitian
Matematika, 8(2), 6–10.
Saleh, M. (2013). Strategi
pembelajaran fiqh dengan
problem-based learning. Jurnal
Ilmiah Didaktika, 14(1),
–220.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian
kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Alfabeta.
Setyo, R., dkk. (2003). Undang-
Undang Republik Indonesia
nomor 20 tahun 2003 tentangsistem pendidikan nasional.
Jurnal X, 2(4), 147–173.
Situmorang, R.U., & Sopia, N. (2020).
Meningkatkan hasil belajar
siswa melalui penggunaan alat
peraga pada materi geometri
ruang. J-PiMat: Jurnal
Pendidikan Matematika, 2(1),
–174.
Sudirman, J., & Suriani, B. (2023).
Augmented reality dalam
peningkatan kemampuan.
Jurnal X, 7(5), 6–8.
Suratiningsih, S., & Prasetyo, S.
(2024). Belajar geometri dari
sudut pandang filosofi
epistimologi bagi siswa SD/MI.
MIDA: Jurnal Pendidikan
Dasar Islam, 7(2), 271–286.
Susanto, S., & Mahmudi, A. (2021).
Tahap berpikir geometri siswa
SMP berdasarkan teori Van
Hiele ditinjau dari keterampilan
geometri. Jurnal Riset
Pendidikan Matematika, 8(1),
–116.
Susiloningsih, W. (2016). Model
pembelajaran CTL (Contextual
Teaching and Learning) dalam
meningkatkan hasil belajar
mahasiswa PGSD pada mata
kuliah konsep IPS dasar.
Pedagogia: Jurnal Pendidikan,
(1), 57–66.
Utari, A.R.P., dkk. (2022).
Komunikasi interpersonal
dosen-mahasiswa dalam ujian
tugas akhir. Prosiding Seminar











