Pengaruh Attachment Style dan Kepuasan Hubungan Romantis pada Dewasa Awal yang Mengalami Perceraian Orang Tua

  • Endang Citra Kumala Putri Universitas Tarumanagara
  • Roswiyani Universitas Tarumanagara
Keywords: attachment style, kepuasan hubungan romantis, perceraian orang tua, dewasa awal

Abstract

Fenomena perceraian orang tua di Indonesia yang terus meningkat memengaruhi perkembangan psikososial anak, termasuk pola keterikatan (attachment style) dan kepuasan hubungan romantis di masa dewasa awal. Permasalahan ini penting diteliti karena individu dengan pengalaman perceraian orang tua berisiko memiliki insecure attachment yang berdampak pada kualitas hubungan romantis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh attachment style terhadap kepuasan hubungan romantis pada dewasa awal yang mengalami perceraian orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode non-eksperimental. Populasi penelitian adalah individu dewasa awal berusia 19–40 tahun di Indonesia yang sedang menjalin hubungan pacaran atau pernikahan minimal 6 bulan dan memiliki riwayat perceraian orang tua, dengan jumlah partisipan sebanyak 216 orang yang diperoleh melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen The Experience in Close Relationship-Revised (ECR-R) dan Relationship Assessment Scale (RAS) melalui survei daring, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, korelasi Pearson, regresi linier sederhana, ANOVA, dan uji beda (t-test) dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa attachment style berpengaruh signifikan terhadap kepuasan hubungan romantis dengan kontribusi sebesar 43,9%, di mana dimensi avoidant attachment memiliki pengaruh paling kuat (57,1%) dibanding anxious attachment (17,2%). Uji beda juga menunjukkan terdapat perbedaan signifikan attachment style dan kepuasan hubungan berdasarkan status hubungan (berpacaran dan menikah). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi praktisi psikologi dalam membantu individu memahami pola keterikatan dan meningkatkan kualitas hubungan romantis meskipun memiliki latar belakang keluarga bercerai.

References

Cassidy, J., & Shaver, P. R. (2016). Handbook of Attachment: Theory, Research, and Clinical Applications (3rd ed.). Guilford Press.
Delicia, C. A., & Hasanat, N. U. (2022). Understanding the Meaning-Making of Romantic Relationships among Emerging Adults after Parental Divorce. Jurnal Psikologi, 49(2), 195. https://doi.org/10.22146/jpsi.73571
Elizabeth, & Ariela, J. (2020). Forecasting Relationship Quality of Indonesian Newlywed Individuals: A Quantitative Study on the Role of Attachment. Asia Pacific Journal of Counselling and Psychotherapy, 11(2), 109–121. https://doi.org/10.1080/21507686.2020.1781668
Gagné, F. M., & Lydon, J. E. (2003). Identification and the Commitment Shift: Accounting for Gender Differences in Relationship Illusions. Personality and Social Psychology Bulletin, 29(7), 907–919. https://doi.org/10.1177/0146167203029007009
Gómez-López, M., Viejo, C., & Ortega-Ruiz, R. (2019). Well-Being and Romantic Relationships: A Systematic Review in Adolescence and Emerging Adulthood. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(13), 1–31. https://doi.org/10.3390/ijerph16132415
Hazan, C., & Shaver, P. (1987). Romantic Love Conceptualized as an Attachment Process. Journal of Personality and Social Psychology, 52(3), 511–524. https://doi.org/10.1037/0022-3514.52.3.511
Kalamsari, N. S., & Ginanjar, A. S. (2023). Kelekatan, Resolusi Konflik, dan Kepuasan Hubungan Berpacaran Pada Dewasa Muda: Model Analisis Jalur. Jurnal Psikologi Ulayat, 10(1), 39–58. https://doi.org/10.24854/jpu507
Kansky, J. (2018). What’s Love Got to Do With it? Romantic Relationships and Well-Being. Handbook of Well-Being, October, 1–24. https://doi.org/nobascholar.com
Kurniati, G. (2015). Pengelolaan Hubungan Romantis Jarak Jauh: Studi Penetrasi Sosial Pasangan yang Terpisah Jarak Geografis. Jurnal Komunikasi Indonesia, 4(1). https://doi.org/10.7454/jki.v4i1.8876
Liana, I., & Suryadi, D. (2018). Gambaran Trust pada Dewasa Awal yang Mengalami Perceraian Orangtua dan Sedang Berpacaran (Studi Kasus di Jakarta). Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 2(1), 378–385. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i1.1768
McNelis, M., & Segrin, C. (2019). Insecure Attachment Predicts History of Divorce, Marriage, and Current Relationship Status. Journal of Divorce & Remarriage, 60(5), 404–417. https://doi.org/10.1080/10502556.2018.1558856
Mikulincer, M., & Shaver, P. R. (2007). Attachment in Adulthood: Structure, Dynamics, and Change. Guildford Publications.
Morrison, S. C., Fife, S. T., & Hertlein, K. M. (2017). Mechanisms Behind Prolonged Effects of Parental Divorce: A Phenomenological Study. Journal of Divorce & Remarriage, 58(1), 44–63. https://doi.org/10.1080/10502556.2016.1262652
Mutiara, S. I., Riza, W. L., & Mubina, N. (2023). Pengaruh Attachment dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Kepuasan Hubungan Romantis Jarak Jauh Pada Dewasa Muda. In Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang (Vol. 3, Issue 1). Universitas Buana Perjuangan Karawang.
Nazri, A. Q., Ramli, A. U. H., Mokhtar, N., Jafri, N. A., & Bakar, N. S. A. (2019). The Effects of Divorce on Children. 1–19. www.ejoms.com
Olivia, B. C. T., & Cahyanti, Yi. Y. (2023). Hubungan Asertivitas dengan Kepuasan Hubungan Romantis pada Mahasiswa di Masa Emerging Adulthood The Relation between Assertiveness and Romantic Relationship Satisfaction Among College Students in Emerging Adulthood. 49–55.
Overall, N. C., Fletcher, G. J. O., & Friesen, M. D. (2003). Mapping the Intimate Relationship Mind: Comparisons between Three Models of Attachment Representations. Personality and Social Psychology Bulletin, 29(12), 1479–1493. https://doi.org/10.1177/0146167203251519
Pramantari, A. C. G., & Soetjiningsih, C. H. (2023). Secure Attachment dan Kualitas Hubungan Berpacaran pada Dewasa Awal yang Menjalani LBR. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(5), 1845–1856. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i5.4602
Prastio, G. (2023). Kesejahteraan Psikologis pada Dewasa Awal yang Orang Tuanya Bercerai Ditinjau dari Kepuasan Hubungan Romantis. 1–86.
Renanda, S. (2018). Hubungan Kelekatan dan Kepuasan Hubungan Romantis pada Mahasiswa Politeknik Kesehatan Dr. Soepraoen Malang yang di Mediasi oleh Kepercayaan. Jurnal Ecopsy, 5(1), 29. https://doi.org/10.20527/ecopsy.v5i1.4882
Riza, W. L. (2018). Asosiasi Antara Attachment Styles Dalam Hubungan Romantis Pada Relationship Satisfaction (Kepuasaan Dalam Suatu Hubungan). Psychopedia Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang, 3(1). https://doi.org/10.36805/psikologi.v3i1.707
Sanz-Vergel, A. I., Demerouti, E., Mayo, M., & Moreno-Jiménez, B. (2011). Work-Home Interaction and Psychological Strain: The Moderating Role of Sleep Quality. Applied Psychology, 60(2), 210–230. https://doi.org/10.1111/j.1464-0597.2010.00433.x
Steven, W. (2017). Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Experiences in Close Relationships-Revised (ECR-R) Versi Bahasa Indonesia. In Journal of The Indonesian Medical Association (Vol. 67). Universitas Indonesias.
Ursila, F. M. (2012). Hubungan antara Kepuasan Hubungan Romantis dan Psychological Well-Being pada Mahasiswa yang Berpacaran. Universitas Indonesia.
Published
2025-07-27
How to Cite
Endang Citra Kumala Putri, & Roswiyani. (2025). Pengaruh Attachment Style dan Kepuasan Hubungan Romantis pada Dewasa Awal yang Mengalami Perceraian Orang Tua. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 250 - 266. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i02.7168