LEKSIKON FLORA DAN FAUNA DALAM LINGKUP HIDUP MASYARAKAT KAMPUNG NAGA

  • ameliatul kholisoh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Siti Kurniasih Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Novita Ramaddini Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Siti Hanina Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Najla Nur Alifah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Muhammad Rinzat Iriyansah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Odien Rosidin Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Keywords: Kampung Naga, leksikon flora dan fauna, kearifan lokal, ekologi budaya.

Abstract

Penelitian ini mengkaji leksikon flora dan fauna masyarakat Kampung Naga, Jawa Barat, yang mencerminkan hubungan budaya, bahasa, dan lingkungan. Metode kualitatif dengan wawancara mengungkapkan pengelolaan budidaya, pemanfaatan, dan aturan adat dalam konsumsi serta pengolahan hasil alam. Leksikon lokal mencerminkan pengetahuan ekologis dan nilai budaya yang berperan dalam tradisi dan upacara adat. Studi ini menunjukkan bagaimana bahasa dan budaya memelihara kearifan lokal dalam menjaga kelestarian alam dan identitas komunitas.

 

References

Dewi, S., Kosasih, A., & Rahayu, P. (2024). Nilai budaya dan hubungan manusia dengan alam di masyarakat Indonesia. Bandung: Pustaka Budaya Nusantara.
Fadilah. (2021). Representasi Lingkungan dalam Serat Tata Cara: Analisis LeksikonFlora dan Fauna. Semarang: Sutasoma.
Permana, Sidik. (2015). Pengetahuan Ekologi Tradisional dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Tumbuhan. Yogyakarta: Plantaxia.
Febryanti, R., & Sulistyowati, E.
(2021). Leksikon flora dan fauna dalam bahasa lokal: Studi kasus masyarakat Sunda. Jurnal Antropolinguistik, 12(1), 45-60.
Dewi, Akbar, & Sarimanah. (2024). Leksikon Flora Dan Fauna Dalam Kakawihan Permainan Tradisional Sunda: Kajian Ekolinguistik. Kuningan: Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Hymes, D. (1974). Foundations in Sociolinguistics: An Ethnographic Approach. Philadelphia: University of Pennsylvania Press.
Kartini, L. (2017). Norma adat dan
pelestarian lingkungan di masyarakat Sunda. Jurnal Studi Budaya, 10(3), 77-89.
Mariani, dkk. (2016). Studi
Etnofarmakognosi Etnofarmakologi Tumbuhan Sebagai Obat Di Kampung Naga Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Farmasi Galenika, 2 (1).
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Rahman, A. (2016). Leksikon ekologi dan budaya: Studi leksikon adat. Jurnal Linguistik Terapan, 4(2), 89-102.
Setiawan, D. (2018). Peran simbolik tanaman dan hewan dalam ritual adat Kampung Naga. Jurnal Etnografi, 5(1), 33-47.
Sutrisno, B. (2019). Sistem pertanian tumpangsari di Jawa Barat. Jurnal Agraria, 7(2), 101-114.
Wijayanti, S. (2020). Tradisi pengolahan makanan dan ritual di masyarakat adat. Jurnal Kebudayaan, 8(2), 120-134.
Published
2025-07-06
How to Cite
kholisoh, ameliatul, Kurniasih , S., Ramaddini , N., Hanina, S., Nur Alifah, N., Iriyansah, M. R., & Rosidin, O. (2025). LEKSIKON FLORA DAN FAUNA DALAM LINGKUP HIDUP MASYARAKAT KAMPUNG NAGA. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 235 - 253. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i02.6586