EFEKTIVITAS ASESMEN DIAGNOSTIK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPAS MATERI WARISAN BUDAYA INDONESIA YANG MENDUNIA PADA KELAS VI SEKOLAH DASAR
Abstract
Mayoritas guru sekolah dasar selama ini dalam mengajar langsung ke penyampaian materi tanpa mengetahui terlebih dahulu bagaimana kekuatan dan kelemahan siswanya. Sehingga seringkali dalam proses pembelajaran banyak siswa yang mengalami kesulitan, bahkan ketika menerima soal asesmen formatif tidak mendapatkan nilai yang menunjukkan tuntas materi. Maka pentingnya pelaksanaan asesmen diagnostic agar guru dapat merancang rencana pelaksanaan pembelajaran yang dapat memgakomodir kebutuhan murid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan asesmen diagnostic pada mata pelajaran IPAS materi warisan budaya Indonesia yang mendunia di kelas VI dan menganalisis tindak lanjut untuk siswa yang belum mencapai target pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi soal asesmen diagnostic dan hasil perkerjaan siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa dengan diberikan asesmen diagnostic sebelum pembelajaran maka dapat diketahui ternyata kemampuan awal siswa kelas VI dalam pembelajaran IPAS materi warisan budaya Indonesia yang mendunia berbeda-beda. Sehingga dengan diketahuinya kekuatan dan kelemahan siswa tersebut guru dapat merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa, dan siswa akan mudah dalam sukses belajar mencapai tujuan pembelajaran.
References
Amalia, K., Rasyad, I., & Gunawan, A. (2023). Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Inovasi pembelajaran. Journal Of Education And Teaching Learning (JETL), 5(2), 185–193. https://doi.org/10.51178/jetl.v5i2.1351
Anggrayni, M., Amril, & Vilda Agustina. (2023). Pengembangan Asesmen Diagnostik Ipas Dalam Kurikulum Merdeka Kelas Iv Sdn 01 Sitiung. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 5812–5820. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1375
Ayuni, M. Di, Dwijayanti, I., Roshayanti, F., & Handayaningsih, S. (2023). Analisis Karakteristik peserta didik melalui asesmen diagnostik (Studi kasus : kelas 6 SDN Pandean Lamper 04). INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(2), 3961–3976.
Dahlia, Syawaluddin, A., & Khaerunnisa. (2020). Pengaruh strategi pembelajaran aktif. Repository Universitas Negeri Makassar, 5(1), 1–17.
Dwi Suprapti, & Ahmad Rosyid Ridho. (2024). Asesmen Diagnostik Sebagai Penilaian Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka di MIN 2 Boyolali. Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Matematika, 1(2), 253–263. https://doi.org/10.62383/katalis.v1i2.447
Eni Astuti, N. P., Margunayasa, I. G., Suarni, N. K., Wirawan, I. P. H., & Sulastra, P. (2024). Permasalahan Asesmen Pada Kurikulum Merdeka. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 22–32. https://doi.org/10.37329/cetta.v7i1.2954
Ermiyanto, E., B.S, I. A., & Ilyas, A. (2023). Asesmen Diagnostik Gaya Belajar Siswa Kelas VII di SMPN 4 Padang Panjang. Manazhim, 5(1), 166–177. https://doi.org/10.36088/manazhim.v5i1.2845
Fauzia, R., & Hadikusuma Ramadan, Z. (2023). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1608–1617. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5323
Firmanzah, D., & Sudibyo, E. (2021). Implementasi Asesmen Diagnostik Dalam Pembelajaran Ipa Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Smp/Mts Wilayah Menganti, Gresik. Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains, 9(2), 165–170. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/pensa/index
Forniawan, A., & Wati, D. R. (2024). Analisis dan Tindak Lanjut Hasil Asesmen Diagnostik Kognitif Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Sekolah Dasar. Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, 4(2), 164–179. https://doi.org/10.32332/al-jahiz.v4i2.7962
Hilman, I., Akmal, R., & Nugraha, F. (2023). Analisis Gaya Belajar Peserta Didik Melalui Assessment Diagnostik Non Kognitif Pada Pembelajaran Diferensiasi di Sekolah Dasar. Naturalistic: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 8(1), 161–167. https://doi.org/10.35568/naturalistic.v8i1.3911
Nandini, S., & Montessori, M. (2024). Hambatan Guru dalam Pelaksanaan Asesmen Diagnostik pada Pembelajaran PPKn Berdasarkan Kurikulum Merdeka. Journal of Educatian, Cultural and Politics, 4(2), 333–345.
Nur Budiono, A., & Hatip, M. (2023). Asesmen Pembelajaran Pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Axioma : Jurnal Matematika Dan Pembelajaran, 8(1), 109–123. https://doi.org/10.56013/axi.v8i1.2044
Nur, N. L. D., Joko Sulianto, & Qoriati Mushafanah. (2023). Analisis Hasil Asesmen Diagnostik Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial Kelas Iv Sekolah Dasar. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 4979–4994. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1127
Rachmadhani, S. A. D., & Kamalia, P. U. (2023). Analisis Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Hasil Belajar Peserta Didik: Systematic Literature Review. Asatiza: Jurnal Pendidikan, 4(3), 178–192. https://doi.org/10.46963/asatiza.v4i3.1231
Serani, G., & Hairida, H. (2024). Implementasi Asesmen Pembelajaran Kurikulum Merdeka: Kesulitan Dan Tantangan Guru Di Sekolah Dasar Kota Sintang. VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 15(1), 79–90. https://doi.org/10.31932/ve.v15i1.3386
Supriyadi, S., Lia, R. M., Rusilowati, A., Isnaeni, W., Susilaningsih, E., & Suraji, S. (2022). Penyusunan Instrumen Asesmen Diagnostik untuk Persiapan Kurikulum Merdeka. Journal of Community Empowerment, 2(2), 67–73. https://doi.org/10.15294/jce.v2i2.61886
Waruwu, M. (2024). Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211. https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.236
Yolanda, M., Isrokatun, I., & Sunaengsih, C. (2024). Analisis Kesiapan Guru dalam Implementasi Asesmen Diagnostik di SDN Pengampon III Kota Cirebon. Jurnal Educatio, 10(1), 251–257. https://doi.org/10.31949/educatio.v10i1.7856
Yusyfia, S., Purnamasari, I., & Arisyanto, P. (2025). Pemetaan permasalahan guru dalam melaksanakan asesmen diagnostik di sekolah dasar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era kurikulum merdeka. 11(1), 74–81.











