ANALISIS BAHASA SINDIRAN PADA MEDIA SOSIAL TIKTOK
Abstract
This research is entitled "Analysis of Satire Language on TikTok Social Media." This raises the issue of the language style used by TikTok social media account users. This research aims to describe the style of satirical language used by TikTok social media users. The approach used is a qualitative approach. The method used is a qualitative descriptive method. The data taken in this research is in the form of posts and comments taken from TikTok social media. Data collection techniques used In this research, the technique used by researchers was the note-taking technique. The listening method is a method used in language research by listening to the use of language in the object to be studied. This observation technique was carried out by researchers because the object to be studied in this research is the social media TikTok. Then proceed with the note-taking technique, namely by recording the data in a data tabulation with a writing tool or certain instruments.
References
Aminuddin. (2013). Pengantar apresiasi karya sastra. Sinar Baru Algensindo.
Arika Rinia, Kusuma Peny Kuncarab, & R. D. S. (2022). Penggunaan Gaya Bahasa Pada Tulisan Di Bak Truk: Kajian Stilistika Pragmatik. 10, 15–28.
Asrianti, S. (2022). Penggunaan Gaya Bahasa Sindiran Sinisme Dan Sarkasme Dalam Lingkungan Pasar Karuwisi Kota Makassar. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 96–103.
Ayu Suciartini, N. N. (2020). Bahasa Satire dalam Meme Media Sosial. Pustaka : Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, 20(1), 1. https://doi.org/10.24843/pjiib.2020.v20.i01.p01
Cahyanti, A. S., & Sabardila, A. (2020). Analisis Penggunaan Kalimat Sarkasme oleh Netizen di Media Sosial Instagram. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 186–195.
DILAH, K. (2020). Analisis Diksi Dan Gaya Bahasa Dalam Acara “Okay Boss!” Di Trans7 Skripsi. In Liquid Crystals (Vol. 21, Nomor 1).
Edhi, N. A. (2020). Gaya Bahasa Satire Dalam Film Er Ist Wieder Da Karya David Wnendt. IDENTIAET: Jurnal bahasa dan sastra Jerman, 9(3), 48–56.
Heribertus, L. S. (2021). Kajian Pragmatik Siber Tuturan Sindiran Pada Kolom Komentar Tik Tok Periode Februari-Juni 2020. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Heru, A. (2018). Gaya Bahasa Sindiran Ironi, Sinisme Dan Sarkasme Dalam Berita Utama Harian Kompas. Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia), 8(2), 43. https://doi.org/10.31851/pembahsi.v8i2.2083
Ibrahim, N. A., & Yusof, M. (2020). The irony in media social: The speech act perspective. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 36(2), 269–288. https://doi.org/10.17576/JKMJC-2020-3602-16
Ika, S. (2019). Ragam Gaya Bahasa. Intan Pariwara.
Irfan, M. (2022). Aplikasi Tik Tok Sebagai Media Informasi Berita ( Studi Kasus Karyawan. Jurnal pendidikan, sejarah dan ilmu-ilmu sosial, 6(2), 13–18.
Keraf, G. (1986). Diksi dan Gaya Bahasa. PT Gramedia Pustaka Utama.
Keraf, G. (2008). Diksi dan Gaya Bahasa. Gramedia Pustaka Utama.
Keraf, G. (2010). Diksi dan Gaya Bahasa. PT Gramedia Pustaka Utama.
Lia Junita, Emilda, M. (2022). Analisis Gaya Bahasa Dan Diksi Dalam Acara Humor Stand Up Comedy Season 7 Di Kompas Tv. Pendidikan, 3(1), 49–63.
Magdalena Puspa Kurnianti. (2020). Gaya bahasa ironi, sinisme, dan sarkasme dalam situs artikel opini (Vol. 3, Nomor 1). Universitas Sanata Dharma.
Mutia Rosdiana, H, S. W. . H. (2016). Efektifitas Komunikasi Dalam Penggunaan Media Sosial Instagram Sebagai Media Komunikasi Di Kalangan Mahasiswa FISIP Universitas Surakarta. 14(3).
Nasrullah, Dewi Indah Susanti, S. Y., & Fakultas. (2021). Gaya Bahasa Pertentangan Dalam Novel Bahebbak Kay Suatu Senja Di Bukit Qarbus Karya Elita Duatnofa Dan Implikasinya Terhadap Pemebelajaran Bahasa Indonesia. Pendidikan, 121–127.
O’Reilly dan Sarah Milstein. (2009). The Twitter Book 2nd Edition. O’Reilly Media, Inc.
Rahma, S. (2014). Perkembangan Masyarakat Informasi dan Teori sosial Kontemporer. Kencana.
Ratna, N. (2009). Stlistika Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Puataka Belajar.
Rulli, N. (2014). Teori dan Riset Media Siber. Kencana.
Rulli, N. (2015). Media Sosial; Persfektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Serli Yanti Lase, H., Markus Perangin Angin, J., Sartika, L., & Hutagalung, T. (2021). Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme Pada Lirik Lagu Enau Berjudul “Negara Lucu”:Kajian Semantik (Use of Sarcasm Style in Enau Song Lyrics Titled “Negara Lucu” : Semantic Study). Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra, 3(1), 43–51.
Setyani, N. I. (2013). “Pengguna Media Sosial Sebagai Sarana Komunikasi Bagi Komunitas.” Jurnal Komunikasi Surakarta.
Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa : pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Sanata Dharma University Press.
Tarigan, H. G. (2013). Pengajaran Gaya Bahasa. Angkasa.
Ulfah, M. (2020). Gaya Bahasa Sinisme Pada Kolom Komentar Instagram Artis Nikita Mirzani Dan Implikasi Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sma” Skripsi (Vol. 21, Nomor 1).
Ulfatun, U. (2021). Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme Netizen di Media Sosial Instagram. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 7(2), 411–423. https://doi.org/10.30605/onoma.v7i2.1255
Umami, S., & Anto, P. (2020). Gaya Bahasa Perbandingan Pada Kumpulan Puisi Dalam Pembelajaran Sastra Di Sma. El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 3(1), 14–26. https://doi.org/10.54125/elbanar.v3i1.40
Untari, D. (2017). Gaya Bahasa Sindiran sebagai Kritik Sosial dalam Wacana Meme Berbahasa Jawa di Akun Instagram Dagelan_Jowo (Kajian Stilistika Pragmatik).
Waridah, E. (2017). Kumpulan Lengkap,Peribahasa,Pantun, dan Majas. PT Kawahmedia.











