KAJIAN ETNOSAINS PADA TRADISI PENANGKAPAN IKAN BILIH DANAU SINGKARAK DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI PENGUATAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA
Abstract
Penelitian kualitatif ini mengkaji aspek etnosains dari tradisi penangkapan ikan bilih di Danau Singkarak sebagai upaya penguatan sikap peduli lingkungan siswa. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif dengan kajian pustaka, mengumpulkan data dari jurnal ilmiah terkait etnosains dan kearifan lokal dalam pendidikan. Penelitian berfokus pada metode penangkapan ikan tradisional, kearifan lokal, dan upaya konservasi ekologis di area Danau Singkarak. Temuan mengungkapkan bahwa masyarakat lokal telah mengembangkan praktik penangkapan ikan berkelanjutan yang melestarikan populasi ikan bilih endemik dan menjaga ekosistem danau. Dengan mengintegrasikan pengetahuan budaya lokal ke dalam pembelajaran sains (IPAS), penelitian menunjukkan bagaimana praktik tradisional dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan dan sikap konservasi pada siswa. Studi menekankan pentingnya menanamkan kearifan lokal ke dalam pendekatan pendidikan untuk mengembangkan kepedulian lingkungan dan pemahaman budaya siswa.
References
Amanda, F. F., Ghofur, A., & Ibrohim. (2016). Studi rekruitmen dan eksploitasi ikan bilih di Danau Singkarak Sumatera Barat. Proceeding Biology Education Conference, 13(1), 701-703.
Apriliani, Y., Muthmainnah, A., Putri, H. S., Amrillah, N. I., & Muhaimin, M. (2023). Analisis Kesulitan Belajar Peserta Didik Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran IPAS di SD Negeri 1 Mantingan Kabupaten Jepara. IJM: Indonesian Journal of Multidisciplinary, 1, 1227–1234. https://journal.csspublishing.com/index.php/ijm/article/view/302
Aryani, N. (2014). Ikan dan perubahan lingkungan. http://link.springer.com/10.1007/978-3-319-76887.
Aulia, I. (2021). Dampak kenaikan harga ikan bilih pada tingkat kesejahteraan nelayan di Nagari Padang Laweh Malalo. http://www.ufrgs.br/actavet/31-1/artigo552.pdf.
Azmi, F., & Elfyetti. (2017). Analisis sikap peduli lingkungan siswa melalui program Adiwiyata di SMA Negeri 1 Medan. Jurnal Geografi, 9(5), 125–132.
Davies, T. E., Beanjara, N., & Tregenza, T. (2009). A socio-economic perspective on gear-based management in an artisanal fishery in south-west Madagascar. Fisheries Management and Ecology, 16, 279-289.
Fadilah, I. (2019). Ethnoscience study of the application and delivery procession of adat Melayu Jambi as science learning resources. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains, 8(2).
Festiyed, E., M., Diliarosta, S., & Anggana, P. (2022). Pemahaman guru biologi SMA di sekolah penggerak DKI Jakarta terhadap pendekatan etnosains pada kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 152-163.
Fua, J. L., Wekke, I. S., Sabara, Z., & Nurlila, R. U. (2018). Development of environmental care attitude of students through religion education approach in Indonesia. Earth and Environmental Science.
Gunarto, A. (2009). Pelestarian ikan bilih (Mystacoleucus paadangensis) melalui pengembangan agrowisata perikanan di Danau Singkarak Sumatera Barat. Jurnal Rekayasa Lingkungan 5(2): 145-156.
Ilmi Zajuli Ichsan, Iriani, E., & Hermawati, F. M. (2018). PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI VIDEO BERBASIS KASUS PENCEMARAN LINGKUNGAN. Concept and Communication, 3(23), 12–18. https://doi.org/10.15797/concom.2019..23.009
Koeshendrajana, S., Purnomo, K., & Kartamihardja, E.S. (2005). Permasalahan dan alternatif solusi pemacuan stok ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) di Danau Singkarak, Sumatera Barat (Kajian sosial ekonomi dan kelembagaan). Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 11(3), 51-54.
Kartamihardja, E.S. (2009). Pengelolaan sumberdaya ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) introduksi di Danau toba, Sumatera Utara. J. Kebijak. Perikan. Ind 1(2), 87-98.
Khaira Ummah, K., & Mustika, D. (2024). Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Pada Muatan IPAS di Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan, 13(2), 1573–1582. https://jurnaldidaktika.org
Mustofa, A. (2010). Kamus lingkungan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Netti Aryani. (2014). Ikan dan perubahan lingkungan (pp. 1–115).
Ramadhan, F., Nadeak, T., & Anwar, A. S. (2022). Sosialisasi Pembelajaran Ekosistem dan Proses Kehidupan IPA di SDN Dayeuhluhur 1. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1585–1591.
Rahmayati, G. T., & Prastowo, A. (2023). Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial Di Kelas IV Sekolah Dasar Dalam Kurikulum Merdeka. Elementary School Journal Pgsd Fip Unimed, 13(1), 16. https://doi.org/10.24114/esjpgsd.v13i1.41424
Sadiman, & Ningsih, T. (2015). Ilmu pengetahuan alam untuk SMP/MTS. Jakarta: Duta.
Sudarmin. (2014). Pendidikan karakter, etnosains dan kearifan lokal (konsep dan penerapannya dalam penelitian dan pembelajaran sains). Semarang: FMIPA Universitas Negeri Semarang.
Syandri, H., Junaidi, & Azrita. (2011). Pengelolaan sumberdaya ikan bilih (Mystacoleucus padangensis Blkr.) endemic berbasis kearifan lokal di Danau Singkarak. J. Kebijak. Perikan. Ind, 3(2), 135-144.
Sumarni, W., Dinar, S. R., Sri, W., & Sri, S. (2022). STEM-PBL-local culture: Can it improve prospective teachers’ problem-solving and creative thinking skills? Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 3(2), 70–79. https://doi.org/10.46843/jiecr.v3i1.45.
Syahriati, R., Fitriani, S., & Fitri, A. (2024). Penerapan Project Based Learning Terhadap Kreativitas Pembelajaran Ipas Materi Ekosistem Dengan Membuat Saringan Air Di Kelas V Sdn Lampeuneurut. Penerapan Project Based Learning Terhadap Kreativitas Pembelajaran Ipas Materi Ekosistem Dengan Membuat Saringan Air Di Kelas V Sdn Lampeuneurut, 2(3), 481–487.
Wibowo, A., & Gunawan. (2015). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.











