PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI VIDIO VISUAL UNTUK PEMBELAJARAN MATERI BENCANA ALAM DI SEKOLAH DASAR

  • Agus Sunyoto Universitas PGRI Palembang
  • Yusni Arni Universitas PGRI Palembang
  • Tantri Pranuwita Universitas PGRI Palembang
  • Nina Haifa Hafifah Universitas PGRI Palembang
  • Anti Amalia Universitas PGRI Palembang
Keywords: Media, Learning, Disaster

Abstract

This study aims to explore how the use of learning media in the form of animated videos can help students in mastering the material delivered by the teacher during the learning process. This media also strongly supports the role of teachers in delivering material, especially on the topic of natural disasters in science learning for elementary school level IV students. With this media, students will also prefer to follow the learning process in the classroom because elementary school students prefer different and fun learning methods. With this kind of learning media, schools must have adequate facilities and infrastructure so that all teachers can apply video animation learning media or other learning media using communication tools.

References

Arni, Y. (2024). Animasi video mempermudah peserta didik dalam menghafal konsep yang diberikan melalui visualisasi yang lebih jelas dan menarik. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(2), 100-115.
Agrestin, L., & Maulidiyah, E. C. (2021) Kreasi Media animasi vidio untuk Meningkatkan Pemahaman tentang Bencana Alam Banjir untuk Anak Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Islam Sekolah Dasar Indonesia, 5(2), 90-111
BNDP. (2014). Bencana alam merupakan kejadian atau fenomena alam yang berbahaya di negara Indonesia. Jurnal Bencana Alam Indonesia, 1(1), 1.
Faturrahman. (2011). Pentingnya kesiapsiagaan akan kesadaran dan meningkatkan pemahaman terhadap upaya untuk menghadapi dan penyelamatan diri. Jurnal Kesiapsiagaan Bencana, 2(2), 45-58.
Hapsari, G. P. P., & Zulherman, Z. (2021). Penggunaan Aplikasi Canva dalam Pembutan Media Animasi untuk Prestasi Belajar Siswa dan Meningkatkan Motovasi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2384-2394.
Irawan. (2006). Makna kontruksi pada bencana alam yang berbeda. Jurnal Sosial Bencana, 3(1), 67-78.
Januszewski A., & Molenda M. (2008).Mendesain Model ADDIE pada sistem
instruksional dengan pendekatan sistem. Jurnal Pendidikan Teknologi, 5(2), 89102.
Kusumasari. (2014). Tindakan kolektif merupakan aspek atau upaya kegiatan sebelum terjadinya bencana. Jurnal Mitigasi Bencana, 4(3), 123-136.
Mardhian Ningrum A., Tri Sayekti, & Ratih Kusumawardani. (2021). Edukasi Mitigasi Melalui Vidio tentang Bencana Banjir. Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Sekolah Dasar, 6(4), 179-192
M. Saparwati T., Trimawati,& Wijayanti F. Pemahaman Kesiapsiaan Untuk Anak Sekolah Dasar Terhadsp Bsnjir, Pro Heal. J. Ilm. Kesehat., vol. 2, no. 1, pp. 23–28, Jun. 2020, doi: 10.35473/proheallth.v2i1.385.
Mulyasa. (2013). Bagian dari integral adalah pengelolaan media pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(4), 201-214.
Paripurano. (2007). Kegiatan mengurangi resiko bencana. Jurnal Pengurangan Resiko Bencana, 7(1), 56-69.
N. H. Pratiwi, U. E. E. Rasmani, &N. S. Zuhro.. (2024). Peningkatan Pemahaman Pengembangan Video Animasi dengan Fokus pada Mitigasi Bencana melalui Aktivitas Kesiapsiagaan Bencana Banjir bagi Anak Sekolah Dasar ; Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 8(3), 280-290.
Qurrotaini, L., & Diana, D. (2021). Penelitian tentang Kesiapan dalam Menghadapi Bencana Banjir. Jurnal Geografika, 2(2), 70.
Rahardi. (2013). Sumber belajar atau yang biasa disebut dengan media pembelajaran.
Jurnal Media Pembelajaran, 8(3), 1.
M. H. Ramdan, N. Helmi, D. Ningsih, N. Sagita, & T. Nuraya. (2024) Pembelajaran Edukasi Bencana Banjir di Sekolah Dasar. Jurnal Bina Bahari, 3(1), 7-13.
Sonny. (2010). Pola antara interaksi manusia dan lingkungannya. Jurnal Lingkungan Hidup, 9(2), 34-47.
Syahri. (2010). Kondisi geologi Indonesia juga sangat rawan terhadap bencana alam.
Jurnal Geologi Bencana, 10(1), 23-36.
Weber, M. (2011). Berfikir tetapi juga melaksanakan dan menempatkan diri dalam lingkungan. Jurnal Sosial dan Lingkungan, 11(4), 78-91.
Wibawa. (2010). Alat yang dapat menumbuhkan imajinasi seseorang. Jurnal Kreativitas, 12(2), 1.
Wibawa. (2010). Semua saluran pesan yang digunakan sebagai alat komunikasi dari penerima pesan disebut Media. Jurnal Komunikasi, 13(1), 1.
Yohana, C. (2017). Banjir Merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia.
Jurnal Banjir dan Bencana, 14(3), 110-122.
Yusni, A., Budiman, T., & Sari, D. A. (2024). Pengaruh Pembelajaran Aktif terhadap Peningkatan Kognitif, Psikomotorik, dan Emosional Siswa. Education Achievement: Journal of Science and Research, 5(2), 123-135.
Published
2025-01-23
How to Cite
Sunyoto, A., Arni, Y., Pranuwita, T., Haifa Hafifah, N., & Amalia, A. (2025). PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI VIDIO VISUAL UNTUK PEMBELAJARAN MATERI BENCANA ALAM DI SEKOLAH DASAR. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(04), 331 - 345. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i04.4874