UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SEKOLAH DASAR INPRES MALANUZATAHUN PELAJARAN 2023/2024
Abstract
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yaitu rendahnya kompetensi pedagogik Guru Mata Pelajaran dalam proses pembelajaran di kelas. Solusinya yaitu dengan mengefektifkan pelaksanaan supervisi akademik. Permasalahannya apakah pelaksanaan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam proses pembelajaran di kelas semester satu tahun 2023/2024 di SDI Malanuza. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan supervisi akademik dalam upaya meningkatkan kompetensi pedagogik Guru Mata Pelajaran dalam pembelajaran di kelas, yang manfaatnya bagi kepala sekolah adalah untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus, masing-masing siklus kegiatannya ada empat tahapan yaitu perencanaan, observasi, pelaksanaan, dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah; 1) hasil observasi kepala Sekolah maupun observasi guru selama proses pendampingan telah memperoleh skor rata-rata > 5,2, 2) hasil akhir > 85% dari jumlah peserta pendampingan memperoleh nilai rata-rata > 71,01 (kategori baik). Hasil penelitian pada siklus I observasi Kepala Sekolah rata-rata (3,137), observasi guru rata-rata (3,28) dan hasil supervisi akademik Guru Mata Pelajaran rata-rata nilai (73,53). Pada siklus II observasi kepala Sekolah rata-rata (5,43) dengan persentase ketercapaian (100%), observasi guru rata-rata (5,23) dengan prosentase ketercapaian (100%) dan hasil supervisi akademik rata-rata nilai (87,73) dengan persentase ketercapaian (100%). Indikator keberhasilan telah tercapai, penelitian di nyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus II.Kesimpulan; Hasil penelitian pada siklus ke 2 menunjukkan peningkatan kompetensi Guru dalam proses pembelajaran di kelas senyatanya. Disarankan agar Kepala Sekolah lainnya melakukan penelitian sejenis dalam upaya peningkatan kompetensi guru, dan kepada Guru Mata Pelajaran sejenis agar melakukan proses pembelajaran sesuai dengan skenario yang telah direncanakan dengan baik, tanggung jawab, bersunggung-sungguh demi peningkatan prestasi belajar peserta didik sesuai dengan bidang studi/mata pelajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
References
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. 1982. Alat Penilaian Kemampuan Guru: Buku I. Jakarta: Proyek Pengembangan Pendidikan Guru.
Direktorat Jendral Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Nasional.2011. Pendidikan karakter dalam pembelajaran PKN. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Emzir. 2007. Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Huda, Miftahul.2011. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ismiyatun.20113. Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw untuk Meningkatan Hasil Belajar Siswa pada Matapelajaran IPA di kelas IV SD Inpres Ambesia Kecamatan Tomini. Jurnal Kreatif Tadulako Online,Volume 4, Nomor 7 Tahun 20113 (Jurnal). http://jurnal.untad.ac.id/../35113 diakses Senin 13 juni 20113.
Laksana, Dek Ngurah Laba dan Katarina. 2015. Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan LKS dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA dan Aktivitas Siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan CitraBakti, Volume 2, Nomor 1 Tahun 2015 (Jurnal) halaman 79.
Ismail. 2008. Ilmu Pendidikan Teoritis. Jakarta:Ganeca.
. 1982. Panduan Umum Alat Penilaian Kemampuan Guru.Jakarta: Proyek Pengembangan Pendidikan Guru.
. Alat Penilaian Kemampuan Guru: Hubungan antar Pribadi.Buku III. Jakarta: Proyek Pengembangan Pendidikan Guru.
. Alat Penilaian Kemampuan Guru: Prosedur Mengajar. Buku II. Jakarta: Proyek Pengembangan Pendidikan Guru.
Suhardjono, A. Azis Hoesein, dkk (1995). Pedoman penyusunan KTI di Bidang Pendidikan dan Angka Kredit Pengembangan Profesi Guru. Digutentis, Jakarta : Diknas
Suhardjono. 2005. Laporan Penelitian Eksperimen dan Penelitian Tindakan Kelas sebagai KTI, makalah pada Pelatihan Peningkatan Mutu Guru di LPMP Makasar, Maret 2005
Suhardjono. 2009. Tanya jawab tentang PTK dan PTS, naskah buku.
Suharsimi, Arikunto. 2002. Penelitian Tindakan Kelas, Makalah pada Pendidikan dan Pelatihan (TOT) Pengembangan Profesi bagi Jabatan Fungsionla Guru, 11-20 Juli 2002 di Balai penataran Guru (BPG) Semarang.
Suharsimi, Suhardjono dan Supardi. 20013. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : PT Bumi Aksara
Supardi. 2005. Penyusunan Usulan, dan Laporan Penelitian Penelitian Tindakan Kelas, Makalah disampaikan pada “Diklat Pengembangan Profesi Widyaiswara”, Ditektorat Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional
Prastowo, Andi. 2004 Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: Diva Press.
Riskya. 2004. Lembar Kerja Siswa. Tersedia pada digilib.ump.ac.id/files/disk1/8/jhptump-a-ekoriskya-400-2-babii.pdf. diakses pada hari senin, 01 Maret 20113
Rusman. 2012. Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer. Bandung: Alfabeta.
Sutrisno, Leo, dkk. 2007. Pengembangan Pembelajaran IPA SD (Bahan Ajar Cetak). Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional 2007.
Suwarno. 20013. Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jogjakarta:AR-RUZZ Media.
Wena, Made. 2008. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta Timur:Bumi Aksara.











